Ari Ak2 (@Ari_Ak2) header
Ari Ak2 (@Ari_Ak2) profile picture
Joined November 2024
Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)Photo by Ari Ak2 (@Ari_Ak2)
Hal yang gak bisa ditiru pejabat Indonesia. Pejabat Hong Kong kompak menyampaikan permintaan maaf atas kebakaran hebat di kompleks apartemen Wang Fuk Court yang menewaskan 168 orang pada 26 November lalu.⁠ ⁠
7
14
2
31
1,287
Semua saham emiten terafiliasi Haji Isam (seperti BYAN, JARR, PGUN, TEBE) dipastikan bersih, legal, dan bebas masalah. Seluruh aksi korporasi dan skema pendanaannya lolos uji kepatuhan ketat sesuai regulasi BEI dan OJK. Pergerakannya murni berbasis ekspansi sektor riil.
Fasilitas kredit Rp40T Bank Mandiri ke Jhonlin Group sah secara hukum operasional. Wajar karena untuk ekspansi sektor riil dan didukung arus kas kuat. Namun, pengawasan tetap penting demi mitigasi risiko konsentrasi kredit, volatilitas agunan saham, dan menjaga transparansi GCG.
15
31
38
641
Ari Ak2 retweeted
Sederet emiten milik Haji Isam selain 30% saham BYAN Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) memiliki atau mengendalikan sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu: • PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR): Menguasai sekitar 84,64% saham sebagai pengendali di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit serta biodiesel. • PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN): Menguasai lebih dari 85% saham melalui PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Raya (serta kepemilikan keluarga) di bidang perkebunan kelapa sawit. • PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE): Menguasai sekitar 76,91% saham sebagai pengendali melalui PT Dua Samudera Perkasa yang bergerak di bidang infrastruktur dan jasa pelabuhan/pertambangan. • PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK): Memiliki kepemilikan minoritas sekitar 21,12% Kira-kira emiten apalagi yang akan dibeli oleh Haji Isam?
16
38
40
540
Ari Ak2 retweeted
INDONESIA BUTUH SINGAPURA, ATAU SINGAPURA YANG BUTUH KEKAYAAN INDONESIA? SDA dikeruk di Indonesia, keuntungan justru dipertanyakan mengalir ke mana. Ini soal kedaulatan, bukan antiasing! 🇮🇩
20
49
1
50
1,074
Ari Ak2 retweeted
Melansir laporan keuangan, JARR membukukan total penjualan senilai Rp3,52 triliun sepanjang 9 bulan 2026. Realisasi itu turut mengerek laba per saham JARR dari Rp24,27 per saham per September 2025, menjadi Rp37,84 per saham pada periode tahun ini. Dari sisi neraca keuangan, JARR turut membukukan total aset yang bertumbuh menjadi Rp4,46 triliun pada September 2026. Disclaimer: postingan ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.
20
40
3
44
961
Ari Ak2 retweeted
Haji Isam mengakuisisi 30,25 % saham PT BYAN yg dikenal sbg perusahaan batu bara milik LTK yg berstatus PMA. Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, menilai akuisisi tersebut tepat karena merujuk pada ketentuan divestasi saham dalam UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba. 🤔 ?
16
27
1
30
928
KEPENTINGAN SIAPAKAH GERANGAN? "Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman menilai, nilai transaksi akuisisi 30,25 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp26,1 triliun, sudah sah. Karena, harga akuisisinya sudah disepakati antara Low Tuck Kwong selaku pemilik BYAN dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam selaku pembeli!" #Ngik
22
42
1
47
811
Ari Ak2 retweeted
Sederhananya begini, jika BEI dan OJK saja diam berarti tidak ada masalah dengan proses akuisisi saham BYAN yang di lakukan, artinya semua melalui proses dan standar yang di tetapkan. Justru yang rajin kritik harus di pertanyakan apa kepentingannya, Jangan2 antek asing??
17
40
41
704
ONDONESIA KAYA, TAPI KEUNTUNGANNYA DINIKMATI SIAPA? Said Didu melontarkan kritik keras terhadap Singapura. Ia menyoroti posisi strategis Indonesia dalam perekonomian kawasan, sekaligus mengungkap persoalan serius tentang dugaan aliran uang hasil praktik ilegal dari Indonesia ke Singapura. Mulai dari praktik korupsi, permainan oligarki, hingga underinvoicing atau manipulasi nilai ekspor-impor yang berpotensi membuat negara kehilangan penerimaan. Ironisnya, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah dan pasar ekonomi yang besar. Namun, jika kekayaan itu justru mengalir keluar melalui praktik-praktik yang merugikan negara, siapa sebenarnya yang menikmati hasilnya? Persoalan ini bukan sekadar hubungan ekonomi Indonesia dan Singapura. Ini menyangkut keberanian negara dalam memberantas kebocoran kekayaan nasional, menindak para pemain yang merugikan negara, serta memastikan hasil kekayaan Indonesia benar-benar kembali untuk kesejahteraan rakyat. Presiden Prabowo harus serius melihat persoalan ini. Jangan sampai Indonesia hanya menjadi tempat sumber daya dikeruk, sementara keuntungan besarnya justru dinikmati pihak lain. Pertanyaannya: siapa yang sebenarnya diuntungkan dari sistem ekonomi seperti ini? Dan sampai kapan negara membiarkan kekayaan nasional mengalir keluar tanpa memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia? Kedaulatan ekonomi bukan sekadar slogan. Harus ada tindakan nyata!
20
37
2
51
970
Ari Ak2 retweeted
Singapura puluhan tahun Jajah Indonesia, dibuat mindset Indonesia hanya bisa jual SDA ke Singapura, padahal Singapura itu ada karena Indonesia. Gimana enggak, orang2 kaya seperti Wilmar, Low Tuck Kwong mereka kaya karena SDA Indonesia, belum lagi aliran uang ilegal dari Indonesia lewat oligarki, korupsi dan underinvoicing yang masuk ke Singapura. Sudah cukup Indonesia diperbudak, dirampok dan dijarah seperti ini.
19
47
52
818
Om Said Didu bongkar aliran uang kotor RI ke Spore Ia menyatakan bahwa ketidakteraturan tata kelola dan maraknya korupsi di Indonesia secara tidak langsung malah menopang pusat keuangan di Singapura Ia mendesak Singapura agar berhenti menjadi tempat persembunyian uang kotor atau dana haram yang berasal dari Indonesia
19
42
58
1,077
Ari Ak2 retweeted
Sepakat! Terpenting transaksinya enggak melanggar UU Pasar Modal atau UU Minerba. Jadi pihak² yang mendiskreditkan proses akuisisi saham BYAN oleh Haji Isam sejak awal hingga akhir, patut dipertanyakan ada motif apa!
18
47
5
49
1,421
Trump Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, 10 Pesawat Militer AS Bergerak ke Timur Tengah Amerika Serikat dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer baru terhadap Iran. Komandan Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper telah mempresentasikan sejumlah pilihan operasi kepada Donald Trump di Gedung Putih. Sementara itu, lebih dari 10 pesawat angkut militer AS dilaporkan mendarat di pangkalan udara Israel selatan dalam sepekan terakhir. Ketegangan juga meningkat setelah pejabat Iran mengklaim adanya upaya campur tangan dalam pemilu AS dan Israel. Di Selat Hormuz, Garda Revolusi Iran menyebut tiga kapal tanker meledak setelah menabrak ranjau laut. Namun, di tengah perkembangan militer tersebut, komunikasi diplomatik masih berlangsung melalui surat Wakil Presiden AS JD Vance kepada pejabat keamanan Iran. Simak selengkapnya dalam video berikut!
40
Warga Israel Geruduk Rumah Gadi Eisenkot, Desak Gabung Partai Arab Gulingkan Netanyahu Warga Israel menggelar aksi demonstrasi di depan rumah mantan Kepala Militer Israel yang memimpin kelompok oposisi dalam pemilu Israel, Gadi Eisenkot, pada Kamis (29/10/2026). Mereka mendesak Eisenkot dan partai-partai oposisi lainnya untuk membangun koalisi bersama partai-partai Arab guna mengakhiri pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Simak selengkapnya dalam video berikut!
42
Hasil Akhir Pemilu Israel: Netanyahu Tak Menang, tapi Juga Tak Kalah, Apa yang Terjadi Selanjutnya? Hasil penghitungan suara dalam pemilu Israel menunjukkan bahwa tidak ada satu pun kubu yang berhasil meraih mayoritas untuk membentuk pemerintahan. Hingga Kamis (29/10/2026), lebih dari 99 persen suara telah dihitung. Namun, baik koalisi pendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun blok oposisi sama-sama belum berhasil mencapai ambang batas 61 kursi yang dibutuhkan untuk menguasai mayoritas parlemen. Lantas, apa yang akan terjadi selanjutnya di Israel? Simak selengkapnya dalam video berikut!
23
Terbongkar! Iran Diduga Gandeng Rusia untuk Sasar Markas CIA Markas Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat, atau CIA, di Riyadh, Arab Saudi, diduga menjadi salah satu target serangan Iran yang dibantu oleh data satelit mata-mata Rusia. Informasi ini terungkap dari laporan Iran International yang mengutip investigasi media Associated Press. Data intelijen orbit milik Moskwa diduga disalurkan melalui Iran untuk mengarahkan serangan rudal dan drone presisi ke fasilitas intelijen dan militer AS di Timur Tengah. Berdasarkan keterangan seorang pejabat yang mengetahui penyelidikan di Arab Saudi kepada Associated Press, data intelijen satelit Rusia berperan langsung dalam serangan yang menyasar unit terkait markas CIA di dalam kompleks Kedutaan Besar AS di Riyadh. Simak selengkapnya dalam video berikut!
61
Iran Lumpuhkan Drone Mata-mata AS di Atas Selat Hormuz Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRCG) mengeklaim telah mencegat dan menjatuhkan pesawat nirawak (drone) MQM-170 di sebelah barat Selat Hormuz. Menurut Iran, dalam beberapa jam pasukan IRGC berhasil mengambil alih kendali sistem panduan dan navigasi dari drone mata-mata MQM-170 Outlaw milik angkatan darat Amerika Serikat itu. Drone tersebut diketahui ditugaskan untuk memata-matai pertahanan udara Iran di sepanjang pantai selatan. Dilansir dari The Eurasia Times, berdasarkan data yang diperoleh angkatan laut IRGC, pesawat nirawak itu lepas landas dari pantai salah satu negara di pantai selatan Teluk Persia. Drone MQM-170 AS itu juga disebut dijatuhkan tanpa mengalami kerusakan. Namun, klaim tersebut dibantah oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM). Juru bicara CENTCOM, Tim Hawkins, menyebut IRGC berulang kali menyampaikan klaim palsu dalam beberapa pekan dan bulan terakhir. Simak selengkapnya dalam video berikut!
42
Bikin Netanyahu Ketar-ketir, Ini Dua Partai Arab di Pemilu Israel Hasil pemilu Israel 2026 belum menghasilkan mayoritas bagi kubu Benjamin Netanyahu maupun oposisi yang dipimpin Gadi Eisenkot. Di tengah persaingan tersebut, dua kekuatan politik Arab, Raam dan Joint List, meraih total 19 kursi di Knesset. Jumlah ini berpotensi memengaruhi pembentukan pemerintahan berikutnya. Raam yang dipimpin Mansour Abbas pernah bergabung dengan pemerintahan Naftali Bennett dan Yair Lapid pada 2021. Sementara itu, Joint List merupakan aliansi politik yang menghimpun Hadash, Taal, dan Balad. Keduanya memiliki sejarah, ideologi, serta strategi berbeda dalam memperjuangkan kepentingan warga Arab di Israel. Simak selengkapnya dalam video berikut!
26
Perang Hari Ke-243: Iran Klaim Kuasai Drone AS dan Tembak Jatuh "Predator", 3 Kapal Tanker Terbakar Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim tiga kapal tanker minyak meledak dan terbakar setelah menabrak ranjau laut di Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, menurut pernyataan pada Kamis (29/10/2026). Iran menyebut ketiga kapal tersebut berusaha melintasi jalur selatan yang dinyatakan tidak resmi setelah mematikan sistem radar dan navigasi. IRGC memperingatkan kapal-kapal lain agar tidak mengabaikan peringatan terkait jalur tersebut. Selain itu, IRGC mengklaim berhasil mengambil alih sistem navigasi drone MQM-170 Outlaw milik Angkatan Darat Amerika Serikat dan mendaratkannya dengan aman. Dalam pernyataan terpisah, Iran juga mengaku menembak jatuh drone MQ-1 Predator di sebelah timur Selat Hormuz. IRGC menyebut insiden itu sebagai pencegatan ke-14 drone jenis tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Seluruh klaim tersebut berasal dari pihak Iran dan belum disertai verifikasi independen dalam bahan yang tersedia. Simak selengkapnya dalam video berikut!
51
Iran Beri "Deadlock", Peluang Menang Trump Tercekik "Deadline" hingga Akhir Masa Jabatan? Pangeran perang di Selat Hormuz kian membara saat AS terus memobilisasi pasukan meski Donald Trump diam-diam mengutus Wapres JD Vance untuk merayu faksi garis keras Teheran. Iran sengaja memainkan strategi ulur waktu menjelang pemilu paruh Waktu AS dengan memperketat blokade minyak, memicu melonjaknya harga solar yang melumpuhkan elektabilitas Partai Republik. Dengan ancaman serangan balasan meluas ke fasilitas siber hingga pangkalan AS di seluruh kawasan, Teheran membuktikan bahwa menggoyang stabilitasnya akan menelan biaya politik dan ekonomi yang teramat mahal bagi Washington. Simak selengkapnya dalam video berikut!
62