Ya sejujurnya sih begitu, karena banyak kajian progresif pun tercipta karena berharap kalau agamanya ramah padahal tidak sama sekali & banyak tokoh agama memberikan sedikit kebebasan dan narasi narasi ramah supaya nggak kehilangan pengikut walaupun realita tetep aja dianggap hina
Replying to @fahkta
Udah dibilangin jangan pinkwashing.
Jangan ngaku² agama kalian menerima dan menerka tuhan mencintai lgbt. Cukup jujur saja klo kalian stay menganut agama ya karena memang sulit lepas, atau alasan personal, atau takut krisis identitas. Daripada ngarang² gini.
Gak usah jauh jauh lah, kayak perkara selangkangan atau dlu di tahun 2015 - 2016, khususnya waktu pemerintah naikkan batas minimum pernikahan, mereka aja keberatan dan minta dispensiasi untuk tidak ikut aturan
Dan kasus poligami juga mereka ngebet dilegalkan negara wkwkwk
E Yarech retweeted
Again and again the Islamic State of Indonesia, through a group of people claiming to be the Islamic Jihad Front, has carried out the dissolution of worship and acts of violence against members of the Prosperous Mission Church in Bantul.
@coe
@EU_Commission
#pestababi
#DebateTécnico
Salah satu bukti kurangnya literasi tapi merasa paling benar tu gini.
Kata "Svarga" dalam sansekerta atau "Sagga" dalam bahasa pali juga kalau mau jujur sumbernya sendiri juga berasal dari agama dharmic. Dan konsep di agama dharmic itu untuk masuk surga nggak harus agama dharmic
E Yarech retweeted
Art work ini mengingatkan pada figur wanita dalam Prasasti Cebongan. Dalam prasastinya, figur ini bernama Bhagawatimah Cidyā Dewi, seorang dewi kesuburan lokal.
Namun peneliti lain menyebut bahwa pembacaan yang betul adalah Bhagawati Mahā Vidyā Dewi yang merujuk pada Hariti.
E Yarech retweeted
Assessment on geoarchaeological sensitivity value of the almost forgotten ancient river relocation in Prambanan Temple Complex, Indonesia
researchgate.net/publication…
Ya kalau dilihat dari perkembangan keagamaan sih wajar kalau monotheisme demikian, karena mereka terlahir dari fanatisme kepada suatu Tuhan ketika era Politheisme masih mendominasi, diawali dengan mengutamakan suatu dewa, memilih dewa primer sebagai pijakan dan fanatisme ujungnya
E Yarech retweeted
Call for Papers
"Prehistoric art in Indonesia and related regions"
scholarhub.ui.ac.id/wacana/
Sotthi Hotu,
Namo Buddhaya
Yuk bagi yang berminat ingin memperdalam ajaran Buddha atau ingin belajar tentang agama Buddha bisa ikuti kursus dasar ini, Kursus Dasar Buddha Dharma ini akan berfokus membahas hal hal fundamental dalam ajaran Buddha. Gratis dan terbuka untuk umum.
Setelah KDBD usai rencananya akan diadakan kursus menengah dan lanjutan yang akan membahas beragam tradisi buddha supaya saling memahami beragam tradisi di agama Buddha.
Yuk daftarkan dirimu di bit.ly/KDBD2026 atau scan barcode dibawah. Atas perhatiannya terimakasih ya































