Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
Greenpeace Indonesia mendesak pemerintah untuk serius menangani krisis iklim, melindungi sumber penghidupan masyarakat, dan memastikan kebijakan berpihak pada kualitas hidup rakyat.
Kirim Karangan Bunga dan Baca laporan lengkap “Besok Harga Naik!” untuk mengetahui temuan dan rekomendasinya.
Act.gp/mauhiduplayak
‘Perpetuating stupidity’: Indonesia comes under fire for response to burning and haze
news.mongabay.com/2026/10/pe…
Lagi-lagi kabar buruk untuk hutan Papua.
PTUN Jayapura menolak gugatan Masyarakat Adat Malind tentang pembangunan jalan 135 km dari Wanam hingga Muting, yang membelah hutan. Jalan ini dibangun untuk menopang proyek sengsara nasional (PSN) di Merauke.
greenpeace.org/indonesia/sia…
Tahun ini @JRMK_Jakarta dan @urbanpoor menginisiasi level-up pada sejumlah rumah di Kampung Muka, Jakarta Utara. Tidak hanya renovasi agar menjadi lebih tahan panasnya perkotaan akibat dampak Krisis Iklim, kini warga telah memiliki panel surya sebagai tambahan sumber listrik.
“Panel surya ini bukan komoditas. Setelah ini bisa diakses dan murah, berikutnya soal keberlanjutannya. Warga perlu bisa terlibat sehingga pemeliharaan dan cakupannya bisa lebih luas, tidak terbatas di rumah per rumah yang menerima manfaat itu,” ujar Apriyandi, perwakilan UPC.
Warga Kampung Muka jadi contoh kalau #FokusDiTerbarukan bukan soal solusi individu. Ini justru bisa jadi solusi kolektif yang semua orang bisa ambil peran dan rasakan manfaatnya.
Simak di Youtube Greenpeace Indonesia 🌞
youtu.be/sA0XN8Id9Jk
Ketiadaan kepemimpinan Presiden @prabowo untuk secara serius mengatasi karhutla gambut telah menempatkan jutaan warga dalam bahaya paparan kabut asap, mengancam satwa dan keanekaragaman hayati, dan memperparah krisis iklim.
greenpeace.org/indonesia/sia…
OH YA: titik sumber asap juga banyak ditemukan di lanskap gambut, baik gambut yang pernah direstorasi, yang dibebani konsesi PBPH hingga sawit, maupun lanskap gambut yang merupakan kawasan konservasi.





