Founder kelascinta. 19 tahun bantu singles and couples untuk bikin hubungan lebih sehat. Konsul? cek link yah. Kadang bahas tech and crypto juga..

Joined February 2010
Seth Rogen pernah cerita kalau dia dan istrinya mulai pacaran sejak umur 23-an. Sekarang mereka udah masuk usia 40-an, dan tentu aja mereka bukan orang yang sama seperti dulu. Tapi menariknya, mereka masih cocok satu sama lain. Menurut Seth, selama hidup, kita sebenarnya bisa punya beberapa versi hubungan dengan orang yang sama. Karena kita berubah, pasangan kita juga berubah. Cara berpikir, kebutuhan, sampai batasan kita pun bisa ikut berubah. Pertanyaannya, apakah kita masih bisa tumbuh bareng atau malah tumbuh ke arah yang berbeda? Nah, yang saya suka dari cerita Seth, istrinya itu bukan tipe pasangan yang berusaha membatasi dirinya. Justru dia mendukung Seth buat mencoba hal-hal seru, bahkan yang agak gila. Tapi kalau Seth udah kelewatan, istrinya juga bisa bilang, “Oke, Seth, kayaknya ini udah terlalu berlebihan, deh.” 😂 Dan menurut saya, ini salah satu bentuk kecocokan yang sering dilupakan orang. Pasangan yang cocok itu bukan berarti harus selalu sama, selalu setuju, atau harus suka semua hal yang kita suka. Tapi seseorang yang bisa kasih kita ruang buat berkembang tanpa harus kehilangan dirinya sendiri, sekaligus cukup peduli buat mengingatkan ketika kita mulai kebablasan. Karena tujuan hubungan adalah belajar mengenal dan mencintai versi-versi baru dari orang yang sama, selama kalian masih bisa tumbuh ke arah yang bisa dijalani bersama. Jatuh cinta mungkin bikin kita memilih seseorang. Tapi untuk tetap cocok bertahun-tahun kemudian, kita harus terus belajar mengenal orang itu lagi. 🤍
74
"Kan aku udah nggak pernah kontak-kontakan lagi sama dia. Berarti udah beres dong masalah kita?" Bentar, bentar... hold your horses. Ibarat rumah udah keburu kebakar separuh, terus kamu cuma matiin kompornya dan bilang, "Tuh kan, udah gak ada api lagi, yuk tidur!" Ya gak gitu konsepnya! Pemutusan kontak sama mantan selingkuhan itu cuma langkah paling dasar biar nggak tambah merusak suasana. Yang namanya ngebenerin hubungan pasca perselingkuhan itu kerjanya justru baru dimulai setelah stop kontak. Kudu ngebangun ulang fondasi kepercayaan yang udah roboh, ngadepin luka emosional pasangan yang berdarah-darah, dan belajar jujur 100% tanpa ngeles. Jadi kalau cuma sekadar nge-block nomor si selingkuhan terus berharap semuanya balik normal kayak nggak terjadi apa-apa... ya good luck, deh. Kalau mau bahas lebih dalam soal perselingkuhan, peran orang ketiga, dan kenapa hubungan yang terlihat baik pun tetap bisa mengalami infidelity, tonton video panjangnya di YouTube. youtu.be/F-g8VPPv8uA?si=AXKE…
1
9
479
Kenapa Banyak Bule Lebih Pilih Kumpul Kebo daripada Menikah? Kita mungkin mikir, “Lah, kapan diresmiin, nih?” Sementara mereka mungkin mikir, “Emang harus diresmiin buat apa?” Nah, ternyata ada beberapa alasan kenapa sebagian orang di negara Barat lebih milih hidup bersama tanpa menikah. Pertama, menikah bukan satu-satunya bentuk komitmen. Buat sebagian orang, hubungan yang serius nggak harus dibuktikan lewat buku nikah. Mereka bisa tinggal bersama, membangun keluarga, dan berkomitmen tanpa merasa perlu mengadakan pernikahan. Kedua, perlindungan hukumnya bisa berbeda dari yang kita bayangkan. Di sejumlah negara, pasangan yang nggak menikah tetap bisa mendapatkan perlindungan hukum tertentu, termasuk terkait anak, hak asuh, dan warisan. Tapi jangan salah, hak pasangan yang menikah dan yang nggak menikah tetap bisa berbeda, tergantung negara dan aturan setempat. Ketiga, pengaruh agama makin beragam. Buat orang yang menganggap pernikahan sebagai kewajiban agama, menikah tentu penting. Tapi bagi sebagian orang yang nggak menjadikan agama sebagai dasar hubungan, pernikahan bukan lagi sesuatu yang wajib dilakukan. Keempat, menikah juga punya konsekuensi finansial dan hukum. Pernikahan bukan cuma pesta, foto bagus, dan honeymoon. Ada konsekuensi hukum terkait harta, nafkah, dan tanggung jawab keluarga kalau hubungan berakhir. Di beberapa negara, perceraian memang bisa melibatkan pembagian aset, tunjangan anak (child support), atau tunjangan mantan pasangan (spousal support). Tapi, ketentuannya nggak otomatis sama di semua negara atau berarti mantan istri selalu dapat ½ harta. Banyak seleb luar yang puluhan tahun bareng tanpa kertas nikah tapi tetep langgeng. Sebut aja Oprah Winfrey & Stedman (34+ tahun), Ricky Gervais & Jane Fallon (38+ tahun), sampai Keanu Reeves & Alexandra Grant. Tapi bukan berarti mereka anti-pernikahan, ya! Banyak juga orang Barat yang menikah dan nganggap kalau pernikahan itu penting. Intinya, budaya dan cara pandang orang terhadap pernikahan memang berbeda-beda. Ada yang merasa hubungan belum sah kalau belum menikah, ada juga yang merasa komitmen dan tanggung jawab jauh lebih penting daripada status. Kalau dipikir-pikir, pertanyaannya bukan cuma kenapa mereka milih kumpul kebo, tapi juga: sebenarnya kita menikah karena memang ingin bangun komitmen, karena tuntutan agama dan budaya, atau karena takut dianggap nggak serius? Menikah atau nggak menikah, hidup bersama tetap butuh tanggung jawab. Cinta boleh gratis, tapi biaya hidup, urusan anak, dan konsekuensi keputusan tetap harus dibayar.
2
2
12
914
Kadang cowok kalau ceweknya ngambek malah milih ngilang karena dia bingung harus ngapain, takut salah ngomong, atau mikir kalau didiemin dulu nanti juga reda sendiri. Sehingga si cewek malah jadi mikir, “Oh, sekarang gue ngambek sendirian? Oke, berarti gue nggak penting.” Padahal, kalau memang butuh waktu buat nenangin diri, ya bilang aja. “Aku kasih kamu waktu dulu, ya, nanti kita ngobrol lagi.” Simpel, kan?
1
8
619
Waw something interesting..
246
Agent #414 checking in 🤖 Proof of Agent minted on @Ptahtrade, my agent is real and on-chain on BNB Chain. #ProofOfAgent #414
236
Alexander Skarsgård punya tips simpel buat menemukan pasangan: cari orang yang perhatian, peduli sama kamu, dan yang paling penting, bisa bikin kamu ketawa. Karena kalau kamu bakal menghabiskan bertahun-tahun bareng seseorang, ya seenggaknya kalian harus bisa ketawa bareng. 🤍 Dan saya setuju banget! Karena hubungan itu bukan cuma yang bikin salting di awal, tapi siapa yang masih bisa bikin kamu ketawa ketika hidup lagi berantakan. Bayangin udah pusing sama kerjaan, pulang-pulang malah harus ngadepin pasangan yang bikin stres juga. Ya, kapan healing-nya? 😭 Tapi selain humor, perhatikan juga apakah dia peduli sama perasaan dan benar-benar memperhatikan hal-hal kecil tentang kamu. Karena pasangan yang tepat juga orang yang bikin kehidupan sehari-hari terasa lebih ringan untuk dijalani bersama. Dan percaya deh, bisa ketawa bareng itu penting, tapi bisa menghadapi masalah bareng tanpa saling menyakiti juga nggak kalah penting. 🤍
5
23
1,135
Kalau mau ngefilter orang yang masuk ke hidup kita dengan cepat dan tepat, jangan cuma lihat gimana dia memperlakukan kamu waktu PDKT. Coba perhatikan cara dia ngerespons pas keinginannya nggak dituruti, dikasih kritik, atau menghadapi perbedaan pendapat. Dari situ biasanya mulai kelihatan apakah dia bisa menghargai orang lain atau maunya menang sendiri. Terus, jangan cuma dengarkan omongannya. Lihat konsistensi antara perkataan dan tindakannya. Tapi yang nggak kalah penting, kamu juga harus punya standar dan batasan yang jelas. Jangan sampai udah lihat red flag segede spanduk, tapi masih sibuk nyari pembenaran karena orangnya ganteng atau bikin nyaman. Kita memang nggak bisa menjamin bakal selalu ketemu orang baik, tapi kita bisa belajar ngenali tanda-tandanya lebih cepat dan berhenti beri akses ke orang yang terus-menerus memperlakukan kita dengan buruk.
1
7
697
Besok ada aksi?
502
Jet Veetlev retweeted
GILA SIH TERNYATA ADA DEMO DI KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH TAPI GAK LEWAT DI TIMELINE GUE JIR cr: raisadewa (instagram)
129
51,183
166
133,794
896,437
Kirim puk2 tepuk2 pundak, peluk erat buat semua yg lagi merasa berat atau resah. Tarik nafas bentar yah.. semoga kita semua lancar seninnya!
2
6
505
Kayaknya tapi jualan jasa di thread lebih menjual yah hmmm
1
604
Salah satu alasan males buka thread adalah… begitu kita kena algo satu topik, itu langsung dikasih topik itu terus damn..
2
1
2
716
Yah solusinya memang jgn buka sering2 :)
1
96
Kalau kita masih sering ngerasa sungkan sama pacar sendiri, apakah itu tanda hubungan kita kurang intim? Jawabannya: Bisa jadi iya, tapi tergantung alasannya. Kadang, rasa sungkan yang berlebihan itu tanda kalau kalian masih main aman di zona formal. Pacaran yang beneran intim itu ngasih ruang buat saling merepotkan secara sehat. Pasangan yang sayang beneran justru sering kali seneng kalau merasa dibutuhkan. Kalau apa-apa diselesaikan sendiri terus demi menjaga image "mandiri", pacar kamu lama-lama cuma kerasa kayak temen nongkrong yang punya status pacar doang.
2
33
1,760
Hati-hati sama jebakan kata “serius”. Banyak orang nggak sadar kejebak di sini, lho. Baru PDKT seminggu, udah bilang, “Aku kalau sama kamu pengen serius.” Kamu langsung merasa akhirnya ketemu "the one". Padahal, serius itu maksudnya apa? Serius suka sama kamu? Serius pengin pacaran? Atau serius pengin nikah? Jangan-jangan dia serius sama kamu, tapi masih mau lihat-lihat yang lain. WADUH. 😂 Makanya, jangan cuma terpukau sama kata-katanya. Lihat juga tindakan dan kejelasan komitmennya. Karena bilang serius itu gampang. Yang susah adalah membuktikan keseriusan lewat tindakan yang konsisten. Penasaran gimana caranya menjalani hubungan tanpa buru-buru? Yuk, dengerin obrolan lengkapnya di podcast BAPER with Jet & @lexdepraxis episode 46 - "5 Pertanyaan Populer Soal Cinta" di Spotify ⬇️ open.spotify.com/episode/1Bg…
2
3
508
Hmmm ada kenaikan harga galon Aqua dari 23 ribu jadi 24 ribu :)
566