饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62) header
饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62) profile picture
Jakarta Capital Region, Indone
Joined July 2020
Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)Photo by 饾暜饾暢饾暚饾暟饾枀 馃敟 (@Mata__Netizen62)
Perang Iran Hari ke-245: Mojtaba Khamenei Perintahkan Serangan Tanpa Batas Wilayah Memasuki hari ke-245 perang pada Sabtu (31/10/2026), Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengeluarkan instruksi tegas kepada para komandan senior angkatan bersenjata untuk membalas setiap ancaman dari Amerika Serikat dan Israel secara cepat serta tanpa batasan geografis. Militer Iran juga diinstruksikan memperbarui daftar target untuk menjangkau seluruh aset fisik maupun nonfisik musuh. Juru bicara militer Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia memperingatkan eskalasi militer oleh Presiden Donald Trump justru akan memperluas kobaran perang ke wilayah yang jauh lebih luas di luar kendali Washington, serta mengaktifkan mobilisasi paramiliter Basij di dalam negeri. Di tengah memanasnya retorika perang terbuka tersebut, upaya diplomasi darurat tetap berjalan lewat kunjungan delegasi Qatar yang dipimpin Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani ke Teheran untuk menghidupkan kembali gencatan senjata. Simak selengkapnya dalam video berikut!
1
65
Iran Tidak Mempan Dirayu-Ancam AS, IRGC Siapkan Taktik Perang Panjang Wakil Presiden AS JD Vance secara senyap mengirimkan surat diplomasi rahasia kepada Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei melalui mediator Qatar demi membuka kerangka perundingan baru di kawasan Teluk menjelang pemilihan paruh waktu AS. Namun, upaya diplomasi ini berjalan beriringan dengan gertakan Presiden AS Donald Trump yang memperingatkan sekutu Teluk untuk bersiap menghadapi potensi serangan militer kilat pasca-pemilu. Kombinasi rayuan diplomasi dan ancaman perang singkat ini sengaja dimainkan Washington untuk memaksa Teheran berlutut dan menghentikan program nuklirnya tanpa AS harus menanggung biaya konfrontasi yang mahal. Lantas, akankah strategi bujuk rayu dan ancaman AS ini berhasil membendung perang jilid dua? Simak selengkapnya dalam video berikut!
65
Sisi Rentan Kapal Induk AS Vs Iran, Petaka Jet Tempur "Kelelahan" Dijerat Perang Panjang Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan mengerahkan tiga armada kapal induk raksasa untuk mengepung Iran di Selat Hormuz demi menegakkan blokade laut dan melindungi pelayaran komersial di kawasan Teluk. Namun, laporan terbaru mengungkap bahwa intensitas penerbangan jet tempur F-35 dan F/A-18 yang tiada henti justru menciptakan tekanan hebat pada mesin, jaringan teknisi, dan stamina awak kapal perang. Kondisi ini menjadi celah strategis bagi Teheran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang siap memanfaatkan kelelahan logistik Amerika Serikat melalui doktrin perang panjang. Jika jet-jet tempur utama AS tak lagi mampu beroperasi 100 persen dan fokus keamanan Washington makin tergerus, strategi pengerahan armada raksasa ini berisiko menjadi senjata makan tuan bagi pemerintah Amerika Serikat. Akankah Selat Hormuz menjadi panggung kejayaan blokade Donald Trump, atau justru berubah menjadi perangkap panjang yang kembali membuat Amerika apes di Timur Tengah Simak selengkapnya dalam video berikut!
58
Prediksi Mode Tempur Iran: IRGC Ofensif, Buka Peluang Serang Lebih Dulu, AS Sulit Bebas Perang Pergeseran doktrin militer Iran dari defensif menjadi ofensif membuat Teheran siap mengambil inisiatif preemptive strike demi menggagalkan gertakan AS-Israel. Gugurnya Ali Khamenei justru memicu eksekusi matang tiga wasiat tempurnya: desentralisasi komando militer, penutupan Selat Hormuz beserta gempuran ke fasilitas energi Teluk, serta mobilisasi total jejaring proksi di kawasan. Tak berhenti di situ, ancaman pemutusan tujuh kabel internet bawah laut dan pembidikan pusat data AI kini menjadi senjata baru Teheran untuk melumpuhkan ekonomi global dan mengunci Washington tanpa jalan keluar. Simak selengkapnya dalam video berikut!
46
Rahasia Iran Berhasil "Jebak" AS dalam Perang Panjang, Jeratan Lama yang Sulit Dilepas Trump Di balik bualan diplomasi dan klaim penundaan gempuran hingga pemilu paruh waktu, Pentagon rupanya telah merampungkan skenario serangan kilat 72 jam yang disokong pengerahan tiga armada kapal induk ke Timur Tengah. Namun, Teheran tak tinggal diam dan siap melancarkan preemptive strike masif serta melumpuhkan infrastruktur energi regional demi menyeret AS ke dalam perang abadi. Ambisi perang kilat Paman Sam kini berbalik menjadi senjata makan tuan yang membakar anggaran hingga 47,1 miliar dolar AS dan memaksa Pentagon mengemis dana darurat tambahan. Simak selengkapnya dalam video berikut!
4
265
Iran Pamer Drone Baru, Diklaim Lebih Canggih untuk Gempur AS-Israel Iran memamerkan puluhan drone versi terbaru yang diklaim lebih canggih untuk menghadapi Amerika Serikat dan Israel, pada Kamis (22/10/2026). Sejumlah warga pun optimistis bahwa perang Iran bakal segera berakhir. Sementara, pejabat tinggi Iran juga terus menegaskan kembali posisinya terkait konflik melawan AS dan Israel. Simak selengkapnya dalam video berikut!
40
Hari ke-244 Perang Iran Vs AS-Israel: Terungkap Jaringan Rahasia Pengadaan Senjata Milik Iran Perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memasuki perkembangan baru. Investigasi Reuters mengungkap dugaan jaringan lebih dari 5.000 entitas yang terkait dengan Kementerian Pertahanan Iran dan digunakan untuk mendatangkan berbagai perlengkapan militer dari luar negeri, meski di tengah sanksi Barat dan blokade laut AS. Di sisi lain, Iran mengklaim berhasil menguasai drone pengintai Amerika Serikat di sekitar Selat Hormuz. Namun, pihak AS membantah klaim tersebut. Sementara itu, seruan agar Iran memiliki senjata nuklir kembali mengemuka setelah serangan militer, meski pandangan tersebut tidak disepakati semua pihak di Iran. Simak selengkapnya dalam video berikut!
70
Xi Jinping Pecat 33 Pejabat Korup, Bersih-bersih Terbesar dalam Sejarah China Partai Komunis China mengumumkan pemecatan 33 pejabat tinggi politik dan militer dalam langkah yang disebut sebagai salah satu pembersihan terbesar sepanjang sejarah partai. Sejumlah tokoh penting ikut disingkirkan oleh pemerintahan yang dipimpin Xi Jinping tersebut, termasuk mantan diplomat Liu Jianchao, sekretaris senior Xi Jinping yakni Zhong Shaojun, dan mantan jenderal tertinggi Zhang Youxia. Pembersihan ini berlangsung menjelang Kongres Partai Komunis China 2027, ketika Xi Jinping diperkirakan akan mengupayakan masa jabatan keempat sebagai sekretaris jenderal. Simak selengkapnya dalam video berikut!
43
Netanyahu "Ngambek" Partai Arab Jadi Kunci, Pemilu Israel Tak Ada Pemenang Hasil akhir Pemilihan Umum Knesset ke-26 di Yerusalem resmi mengonfirmasi bahwa blok sayap kanan pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kehilangan mayoritas di parlemen, pada Jumat (30/10/2026). Meluapkan kemarahannya atas hasil tersebut, Netanyahu secara terbuka menuduh partai-partai Arab telah "mencuri" pemilu demi mendelegitimasi kekalahannya. Dengan raihan hanya 53 kursi dari total 120 kursi parlemen, Netanyahu gagal mengamankan ambisinya meskipun tingkat partisipasi pemilih mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah sebesar 77,9 persen. Sebaliknya, gabungan partai-partai yang dipimpin kelompok Arab meraih lonjakan bersejarah hingga 19 kursi dan mendadak menjadi kingmaker yang memegang kunci utama pembentukan pemerintahan baru Israel. Langkah ini semakin menekan posisi Netanyahu setelah pemimpin partai oposisi Gadi Eisenkot mengecam tuduhan tersebut sebagai manuver terencana akibat panik kekalahan. Simak selengkapnya dalam video berikut!
2
4
270
Apa Maksud Strategi "Wortel dan Tongkat" AS yang Ditolak Iran? Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan strategi "wortel dan tongkat" atau pendekatan iming-iming dan ancaman Amerika Serikat tidak akan berhasil menekan Teheran. Dalam unggahan di akun X pada Kamis (29/10/2026), Ghalibaf menyebut Iran sudah berulang kali menyampaikan persyaratannya kepada para mediator. Ia menegaskan negosiasi hanya bisa mengalami kemajuan jika tujuh syarat Iran disepakati. Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan Presiden Donald Trump tidak akan membiarkan konflik dengan Iran menjadi perang berkepanjangan. Di sisi lain, Vance dilaporkan menawarkan pertemuan langsung dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, untuk membahas penyelesaian perang melalui negosiasi. Simak selengkapnya dalam video berikut!
50
Tanda-tanda AS Siap "Gigit" Iran: Kapal Induk, Jet, Bom, 9.000 Marinir Dikirim, Teheran Tak Gentar Amerika Serikat semakin menambah konsentrasi kekuatannya di kawasan Teluk Persia. Sepanjang Oktober 2026, Washington dikabarkan telah mengirim gugus tempur kapal induk USS Theodore Roosevelt ke Laut Arab. Pengerahan itu juga diikuti oleh 9.000 pasukan tambahan yang terdiri dari 7.000 pelaut dan 2.000 marinir. Amerika Serikat juga kabarnya membuka opsi untuk menggunakan bom terbesar yang dijuluki sebagai Mother of All Bombs di Iran. Simak selengkapnya dalam video berikut!
3
215
AS Siapkan Perang Babak 2 Vs Iran: Timteng Jadi "Taruhan", Bumerang bagi Trump, Teheran Siap Beraksi Sinyal eskalasi perang babak kedua antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel mulai mencuat. Menurut laporan Deutsche Welle, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kini membuka peluang untuk melancarkan serangan militer tahap kedua terhadap Iran. Namun, jika perang kembali pecah, dampaknya diperkirakan tidak hanya menyangkut kelangsungan pemerintahan Teheran. Pengaruh AS di kawasan Timur Tengah juga ikut dipertaruhkan. Di sisi lain, Iran berpotensi menerapkan strategi baru yang dapat memperluas risiko konflik dan membuat Washington menghadapi konsekuensi yang lebih besar. Lantas, apa yang mendorong AS dan Israel kembali mempertimbangkan serangan terhadap Iran? Simak selengkapnya dalam video berikut!
1
4
488
Bukti "Kekalahan" AS Lawan Iran: Pentagon Rugi Banyak, Ngemis ke Teheran, Minta Tolong Jepang Perang Iran telah menguras anggaran militer Amerika Serikat hingga 47,1 miliar dolar AS atau hampir Rp 854 triliun. Konflik di kawasan juga membuat amunisi Washington terkuras. AS kini bekerja sama dengan Jepang untuk memproduksi rudal. Wakil Presiden JD Vance pun masih membuka pintu diplomasi dengan mengirim surat kepada Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Mohsen Rezaei. Simak selengkapnya dalam video berikut!
1
2
4
261
Iran Ingin Punya Bom Atom, Seruan Ini Menggema Usai Perang dengan AS-Israel Seruan agar Iran membangun bom atom semakin menguat setelah perang dengan Amerika Serikat dan Israel. Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Garda Revolusi bahkan menampilkan wawancara warga sebagai gambaran dukungan terhadap senjata nuklir, meski tidak menunjukkan ukuran dukungan publik secara menyeluruh. Sejumlah pejabat dan anggota parlemen Iran menilai serangan militer menunjukkan bahwa komitmen internasional tidak cukup melindungi negara mereka. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya disepakati. Mantan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif justru menilai senjata nuklir tidak menjamin keamanan suatu negara. Simak selengkapnya dalam video berikut!
216
Serangan Siber Kacaukan Pangkalan Militer AS, Pentagon Lakukan Penyelidikan Pentagon menyelidiki dugaan serangan siber yang menyebabkan kerusakan sistem pendingin makanan di sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS). Gangguan yang terjadi pada Agustus 2026 tersebut membuat sejumlah bahan makanan yang disimpan di dalam lemari pendingin dan freezer rusak. Penyelidikan juga menelusuri kemungkinan keterkaitan serangan serupa di Perancis. Simak selengkapnya dalam video berikut!
1
4
10
612
Prediksi Taktik Iran Vs AS Jika Perang Lagi: Trump Andalkan Satu Jurus, IRGC Punya Banyak Cara Pasca pemilihan paruh waktu Amerika Serikat, eskalasi militer di Timur Tengah kembali mencapai titik didih tertinggi seiring langkah Komando Pusat (CENTCOM) dan Pentagon yang menyusun skenario serangan udara lanjutan bertajuk "Little Epic Fury" untuk menargetkan fasilitas nuklir serta infrastruktur vital Iran. Menghadapi agresi tersebut, Teheran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak tinggal diam; mereka secara resmi memperketat kendali penuh atas Selat Hormuz melalui zona maritim terkontrol yang baru, serta memperluas daftar target balasan hingga mencakup kabel komunikasi bawah laut dan pusat data kecerdasan buatan (AI) di kawasan Teluk. Konflik yang semula diproyeksikan Washington sebagai operasi kilat 72 jam demi meraih kemenangan politik instan kini berbalik menjadi bumerang finansial, dengan total tagihan perang Pentagon yang telah menembus angka 47,1 miliar dolar. Simak selengkapnya dalam video berikut!
4
535
Pengumuman Hasil Resmi Pemilu Israel: Blok Netanyahu 53 Kursi, Kubu Oposisi 48 Kursi Komite Pusat Pemilihan Israel telah menghitung suara 90,4 persen per Kamis (29/10/2026). Menurut hasil komite, blok Netanyahu meraih 52 kursi dan lawannya Gadi Eisenkot mengantongi 48 kursi dan partai-partai Arab 20 kursi masing-masing Joint List 12 dan Ra'am 8. Sementara itu, Warga Israel melakukan protes di luar rumah Eisenkot guna mendesak partai-partai oposisi yang berupaya menggulingkan Netanyahu untuk bergabung dengan partai-partai yang dipimpin Arab demi mengamankan cukup kursi untuk membentuk pemerintahan baru. Simak selengkapnya dalam video berikut!
1
1
2
524
Iran Jamu Turkiye-Pakistan-Saudi, Ungkap Sekongkol "Tendang" AS dari Teluk Perwakilan Arab Saudi, Pakistan, dan Turki bertemu dengan para pejabat Iran di Teheran dalam upaya untuk mencegah pertempuran kembali antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, Senin (26/10/2026). Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman, Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir, dan Ibrahim Kalin, kepala dinas intelijen Turki, bertemu dengan para pejabat keamanan dan negosiator senior Iran untuk mendorong kesepakatan antara Teheran dan Washington. Pembicaraan ini berlangsung di tengah kekhawatiran di Iran tentang kemungkinan kembalinya perang habis-habisan, karena para pemimpin Israel dan AS telah mempertajam ancaman mereka menjelang pemilihan di kedua negara. Sementara itu, para pemimpin Iran tetap bersikap menantang. Simak selengkapnya dalam video berikut!
3
7
617
Warga Israel Turun ke Jalan Usai Pemilu, Serukan Oposisi dan Partai Arab Bersatu Ratusan warga Israel turun ke jalan di Tel Aviv dan Yerusalem, Rabu (28/10/2026) mendesak oposisi bekerja sama dengan partai-partai Arab untuk mengakhiri pemerintahan Benjamin Netanyahu. Desakan serupa juga disampaikan warga yang mendatangi rumah pemimpin oposisi Gadi Eisenkot. Setelah berakhir, pemilu Israel masih menyisakan ketidakpastian mengenai pembentukan pemerintahan baru Israel karena tidak adanya kelompok yang meraih suara mayoritas di parlemen. Simak selengkapnya dalam video berikut!
1
1
254
Mengenal MOD 346428, Lembaga Rahasia di Balik Kekuatan Militer Iran Laporan investigasi Reuters membongkar keberadaan jaringan rahasia beranggotakan ribuan lembaga misterius yang berafiliasi langsung dengan Kementerian Pertahanan Iran. Salah satu entitas kuncinya, MOD 346428, tercatat mengimpor komponen vital bernilai miliaran dolar untuk merakit berbagai jenis senjata. Melalui celah perbankan luar negeri dan jalur logistik khusus, pasokan bahan peledak hingga truk peluncur terus mengalir mulus ke pabrik pertahanan. Ekosistem pengadaan terselubung inilah yang terbukti menjadi penopang utama ketahanan militer Teheran di tengah gempuran sanksi serta blokade ketat Barat. Simak selengkapnya dalam video berikut!
2
3
343