Pinned Tweet
Pada 1733, separuh orang Eropa di Batavia TEWAS gak sampai setahun setelah mendarat.
Batavia sampai dijuluki Kuburan Orang Belanda.
Kanal yang dangkal jadi sarang nyamuk. Daendels mundur ke Weltevreden di Selatan.
Dari situ, lahir pusat perbelanjaan baru yang masih digunakan sampai sekarang.
Namun ada yang ANEH.
Gapura merah gede di Pasar Baru itu bukan bangunan peninggalan. Dibangun tahun 2000 demi pencitraan wisata.
Ironinya, bangunan berusia lebih dari seabad kayak Toko Kompak justru terabaikan.
Nat & Ver retweeted
Bali ternyata juga punya "Blok M"-nya sendiri.
Sejak tahun 70an, kawasan Gajah Mada jadi tempat gaul para muda-mudi.
Tapi yang membuatnya spesial justru akulturasi arsitektur Bali + Kolonial + Tionghoa.
Dengan selasar buat pejalan kaki yang nyaman di bawah ruko, kolom-kolom ornamen bata merah Bali.
Dari Kopi Bhineka Djaja yang udah berdiri dari 1935 sampai kafe Nadhi Heritage.
Ruko-rukonya sempit namun memanjang ke dalam.
A thread š§µ by Narasi Visual
Bali ternyata juga punya "Blok M"-nya sendiri.
Sejak tahun 70an, kawasan Gajah Mada jadi tempat gaul para muda-mudi.
Tapi yang membuatnya spesial justru akulturasi arsitektur Bali + Kolonial + Tionghoa.
Dengan selasar buat pejalan kaki yang nyaman di bawah ruko, kolom-kolom ornamen bata merah Bali.
Dari Kopi Bhineka Djaja yang udah berdiri dari 1935 sampai kafe Nadhi Heritage.
Ruko-rukonya sempit namun memanjang ke dalam.
A thread š§µ by Narasi Visual
Revitalisasi kawasan sering kali baru menyentuh permukaan.
Penataan trotoar conblock atau bantaran Tukad Korea mempercantik suasana, tapi belum menyelesaikan kebutuhan mendasar pedagang agar fungsi bisnis ruko tua tetap relevan dengan zaman.
Nat & Ver retweeted
Ada lahan cagar budaya seluas 1,4 hektar yang terbengkalai di tengah kota Jogja.
Bukannya dibongkar, ia malah dipertahankan.
Struktur baja hollow kuning cerah didirikan buat memugar tanpa merusak bangunan aslinya.
Pohon beringin tua dan pendopo jadi ruang komunalnya.
Beda dengan M Bloc Group di Jakarta, JNM Bloc gak memaksakan tata ruang padat ala Blok M ke dalam kebudayaan khas Jogjakarta.
A thread š§µ by Narasi Visual
Nat & Ver retweeted
btw soal keterlibatan M Bloc Group dalam revitalisasi ruang kreatif, contoh lainnya adalah Lokananta Bloc. tempat ini sejujurnya diabaikan sampe akhirnya 2022 muncul gerakan #savelokananta dimana ada keterlibatan glenn fredly juga, Lokananta yang merupakan studio rekaman dan pabrik piringan hitam pertama Indonesia akhirnya direvitalisasi tahun 2022, dan dibuka lagi 2023.
peran M bloc disini sebagai pengelola operasional, sementara untuk arsitek dikerjakan oleh mas andra matin, orang yang sama yang mengerjakan akuatik gbk. M bloc mengubah lokananta menjadi creative and commercial hub beberapa fasilitas didalamnya ada museum arsip musik, studio rekaman, amphitheater/venue pertunjukan, F&B, gerai UMKM, record store, dan ruang komunitas.
Ada lahan cagar budaya seluas 1,4 hektar yang terbengkalai di tengah kota Jogja.
Bukannya dibongkar, ia malah dipertahankan.
Struktur baja hollow kuning cerah didirikan buat memugar tanpa merusak bangunan aslinya.
Pohon beringin tua dan pendopo jadi ruang komunalnya.
Beda dengan M Bloc Group di Jakarta, JNM Bloc gak memaksakan tata ruang padat ala Blok M ke dalam kebudayaan khas Jogjakarta.
A thread š§µ by Narasi Visual
Nat & Ver retweeted
Baca kata "M Bloc" aku jadi teringat salah satu bangunan Heritage di Medan. Namanya Pos Bloc, yang dulunya adalah Kantor Pos Medan zaman kolonial yg didirikan pada tahun 1911 silam.
Konsepnya sama, dijadikan sebagai ruang kreatif publik multifungsi yg memadukan pelestarian sejarah dengan gaya hidup modern.
Di dalamnya ada pusat dan ekonomi kreatif, ruang seni dan budaya, juga wisata edukasi dan hangout spot.
Masuk kedalam gedung ini seakan kembali kemasa lalu dengan gaya kehidupan modern sekarang.
Ada lahan cagar budaya seluas 1,4 hektar yang terbengkalai di tengah kota Jogja.
Bukannya dibongkar, ia malah dipertahankan.
Struktur baja hollow kuning cerah didirikan buat memugar tanpa merusak bangunan aslinya.
Pohon beringin tua dan pendopo jadi ruang komunalnya.
Beda dengan M Bloc Group di Jakarta, JNM Bloc gak memaksakan tata ruang padat ala Blok M ke dalam kebudayaan khas Jogjakarta.
A thread š§µ by Narasi Visual
Ada lahan cagar budaya seluas 1,4 hektar yang terbengkalai di tengah kota Jogja.
Bukannya dibongkar, ia malah dipertahankan.
Struktur baja hollow kuning cerah didirikan buat memugar tanpa merusak bangunan aslinya.
Pohon beringin tua dan pendopo jadi ruang komunalnya.
Beda dengan M Bloc Group di Jakarta, JNM Bloc gak memaksakan tata ruang padat ala Blok M ke dalam kebudayaan khas Jogjakarta.
A thread š§µ by Narasi Visual
Menariknya, M Bloc gak copy-paste desain Blok M Jakarta yang padat.
Di Jogja, tata ruangnya melingkari pohon beringin tua "Ringin Gampingan" dan pendopo. Ruang terbuka ini ngasih jarak agar pengunjung bisa duduk santai dan berdialog secara inklusif.
Keberhasilan revitalisasi cagar budaya gak cuma diukur dari seberapa ramai coffe shop atau seberapa estetis foto para pengunjungnya di media sosial.
Ia justru hadir pada kemampuan arsitektur menjaga sense of place, memastikan sejarah dan komunitas lokal tetap megang kemudi atas jiwanya.
Di kotamu ada bangunan tua yang layak dihidupkan kembali kayak JNM Bloc?
ArchiStory


















