nskzzhajsj9182bdks retweeted
Pada paham nggak sih makna oligarki?
Oligarki itu sistem kekuasaan di mana keputusan politik dan ekonomi suatu negara dikuasai atau dipengaruhi secara tidak proporsional oleh segelintir orang yang memiliki kekayaan, jaringan bisnis, dan akses terhadap kekuasaan.
Contoh sederhananya begini.
Misalnya di satu negara ada seorang kepala negara yang berasal dari keluarga elite politik dan bisnis. Adik kandungnya adalah seorang konglomerat yang memiliki jaringan usaha di sektor pertambangan, energi, dan kehutanan.
Setelah kakaknya menjadi presiden, sang adik ditunjuk sebagai utusan khusus di bidang iklim dan energi, sektor yang juga bersinggungan dengan kepentingan bisnisnya, termasuk terlibat dalam pembahasan arah kebijakan iklim nasional yang dapat memengaruhi industri tempat bisnisnya beroperasi.
nskzzhajsj9182bdks retweeted
Vonis MA yg membatalkan Suket Setara SMA utk. Gibran sdh jelas. Follow up atas jabatannya sbg Wapres terserah kpd politik, mau pilih jalan yang mana. TETAPI pembuatan Suket dan penyelundupan pasal 18 ayat (3) hrs diproses scr. pidana. KPU dan Dit. Dikdasmen seharusnya segera diperiksa.
nskzzhajsj9182bdks retweeted
BEM UI BARU SAJA MEMBAGIKAN VIDIO : HANYA PERLU 8000 ORANG UNTUK MENEMBUS DAN MENGOKUPASI BUNDARAN HI
Seruan ini adalah salah lanjutan ajakan aksi yang akan dilaksanakan besok tanggal 28 Oktober 2026 bertepatan dengan hari sumpah pemuda
MISSED OPPORTUNITY DI SEJARAH INDONESIA
1. Nasionalisasi ekonomi kolonial. Harusnya kita bisa mengelola kebun-kebun Belanda pasca merdeka. Malaysia berhasil. Kita gagal, output produksi malah roboh, 1963-1967 kejadian.
2. Oil Boom 1970an. Literally uang cash gratis dalam jumlah sangat raksasa. Hilang total dihamburkan oleh Ibnu Sutowo dan miskelola tentara terhadap Pertamina.
3. Maturasi dana pensiun negara-negara Barat 1990an. Literally uang cash gratis dalam jumlah sangat raksasa. Industrialisasi Asia Timur dibiayai utang dari aliran uang melimpah ini. Hilang total dihamburkan keluarga Cendana dan malah mengakibatkan Krismon 1997.
4. Commodity Boom 2000an. Literally uang cash gratis dalam jumlah sangat raksasa ribuan triliun. Ilang dicuri oligarki.
5. Zero Interest Rate Phenomenon (ZIRP) 2010, atau tech boom. Literally uang cash gratis dalam jumlah sangat raksasa. Hasilnya Gojek, Tokopedia, Traveloka... apa lagi ya. Gaada yang pabrik fisik?
6. AI Boom 2020an. Literally uang cash gratis dalam jumlah sangat raksasa ribuan triliun. Hampir semuanya masuk ke Malaysia dan Singapura.
Jadi kalau kita liat, sebenarnya kita punya kesempatan emas pembangunan dalam bentuk membanjirnya uang cash gratis dalam jumlah raksasa pada 1950an, 1970an, 1990an, 2000an, 2010an, dan 2020an. Harusnya tinggal dipakai dengan bijak...
Mumpung diskursus Penyebab Krismon 1997 lagi panas
Berita 2002: HASHIM DJOJOHADIKUSUMO RESMI DITAHAN DI RUTAN SALEMBA
"Hashim selaku komisaris utama Bank Industri merupakan salah satu tersangka kasus penyalahgunaan pemberian kredit kepada group sendiri, yang melanggar Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) tanpa melaporkannya kepada Bank Indonesia (BI)."
"Selain Hashim, yang menjadi tersangka penyalahgunaan pemberian kredit, yaitu Umar Yudi selaku direktur utama."
---
Jadi alkisah, konglo-konglo zaman Soeharto 1990an tuh pada gila insane sejak Pakto 88.
Mereka pada bikin bank baru secara liar ngasal kayak bikin franchise Indomaret, lalu dipakai untuk mencari dan menumpuk uang cash sebanyak-banyaknya. Semua uang cash yang berhasil dikumpulkan kemudian ditransfer ke group dan bisnis milik mereka sendiri.
Kenapa bisa gini? Karena zaman itu tuh aliran "hot money" dari luar negeri lagi masuk deras.
Saat itu para pemodal Barat duduk di tumpukan uang cash raksasa hasil maturasi dana pensiun Barat, dan bingung itu gunung uang mau diapain.
Mereka lalu pingin meminjamkan uang ke negara berkembang, karena tergiur dengan angka pertumbuhan GDP tinggi kita.
Mereka lalu bingung mau invest ke mana, terus yaudah invest dan pinjemin ngasal aja ke siapapun.
Di Korea Selatan, kesempatan emas aliran uang cash raksasa Barat semacam ini dipakai buat membangun pabrik: bikin gedung, beli mesin, gaji teknisi.
Di Indonesia, tidak jelas aliran uang cashnya dipakai apa. Kebanyakan jadi properti saja, antara bangun perumahan cluster atau malah spekulasi harga properti. (1) Ambil uang tabungan nasabah, (2) habiskan buat beli tanah, (3) tunggu harga tanahnya naik, (4) harga tanahnya malah turun, (5) ???
Padahal, kesempatan raksasa untuk mendanai usaha industrialisasi ini tidak akan pernah datang lagi untuk selamanya. Hari ini dana pensiun Barat sudah habis bahkan mau bangkrut, Prancis sampai krisis politik.
Instead, manajemen aliran hot money ini sangat liar dan menabrak seluruh regulasi yang ada, seperti aturan BMPK. Alasannya karena para konglo itu adalah kroni keluarga Cendana, dan para regulatornya isinya goons mereka.
Dengan penabrakan aturan secara sangat liar ini, para konglo dan termasuk anak-anak setan Cendana yang di atas hukum pun tidak perlu repot melakukan hal seperti "memanajemen uang nasabah dan utang dengan berhati-hati". Ngapain? Ambil aja semua uang cash yang ada di brankas bank, terus gas invest ke perusahaan milik sendiri. Invest buat bikin kantor puluhan lantai, buat bikin lobby yang dilapisin emas murni, buat golf dan pesta hedon tiap hari dan buat judi di pulau resort,
Ini sangat gila berisiko karena uangnya bukan punya sendiri, melainkan uangnya orang, yaitu punyanya nasabah dan dari utang. Kalau uangnya ilang, gimana cara bayar utangnya, yang dalam dollar? Gimana kalau nasabahnya minta uangnya kembali?
Gimana kalau literally seluruh bank yang ada di Indonesia, yang sudah di bawah kekuasaan keluarga Cendana sebagai the Lord of Crime, berakhlak ngawur dan ngasal kayak gini?
Gimana kalau pada saat bersamaan, ada peristiwa internasional seperti robohnya mata uang Thailand? Kuat nggak bank-bank kita buat menghadapi risiko eksternal seperti itu?
Kepikiran nggak?
Duar.
nskzzhajsj9182bdks retweeted
Semua bermula dari rencana untuk cetak uang mengatasi krisis. Selama ini BI gak bisa dikendalikan Wowo karena peruri sebagai tukang cetak duit tidak bisa berbuat banyak kalau tidak ada ijin BI.
Dirut Peruri sudah diganti, kini gubernur BI dikondisikan untuk mundur. Apalagi Perry ada kasus CSR BI. Aparat hukum jadi punya celah ngancam. Jadi tersangka atau mundur. Setelah ini orang wowo akan jadi gubenur BI. Jadi perintah cetak uang akan lancar jaya
From this To this
nskzzhajsj9182bdks retweeted
PENGAKUAN: PROGRAM KDMP TANPA NASKAH AKADEMIS DAN PILOT PROJECT
Pak Subi mengklaim itu cara berpikir cerdas & praktis. Dia yakin itu keputusan yang berani tapi terukur.
Gimana, Manteman?
Menurut Bagong INI NGAWUR, ratusan T gak pakai kajian dan test. Lihat saja hasilnya tuh
nskzzhajsj9182bdks retweeted
Kalo kamu suka liat opini bodoh berseliweran, mungkin penyebabnya bisa ditarik ke 13 tahun yg lalu. Those kids are now full grown adults by now.

















