Abdullah retweeted
Pemerintah Indonesia mendesak Rusia agar menghentikan secara efektif dan sesegera mungkin praktik perekrutan warga negara Indonesia (WNI) menjadi personel militer negara itu menyusul kabar tewasnya seorang WNI yang ikut dinas militer Rusia di Ukraina.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang mengatakan permintaan tersebut telah resmi disampaikan Indonesia kepada Pemerintah Rusia melalui jalur diplomatik.
Ketahui selengkapnya
⬇️⬇️⬇️
m.antaranews.com/berita/5824…
Abdullah retweeted
Dimana Bakar Duitnya? Nih gue kasih datanya...
Udah kayak PESTA SEX BEBAS nih... 🤣 PAKE DUIT MERTUA
Nih, daftar tandingan program yang bikin kepala senot-senot karena nabrak fungsi yang udah ada...
Sektor Pendidikan & Kaderisasi:
🔹️Udah ada sekolah negeri/swasta konvensional, dibuat lagi program "Sekolah Rakyat".
🔹️Udah ada sekolah reguler, dibuat lagi konsep "Sekolah Terintegrasi".
🔹️Udah ada Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional), mau dibikin lagi "Sekolah Pertahanan".
🔹️Udah ada IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) buat cetak birokrat, masih bikin lagi jalur-jalur "Sekolah Calon Pejabat".
Sektor Pangan & Konsumsi Harian:
🔹️Udah ada kantin sekolah dan warung/UMKM lokal di sekitar sekolah, diguyur program "MBG" (Makan Bergizi Gratis) yang sentralistik.
🔹️Udah ada warung kelontong rakyat, pasar tradisional, dan minimarket swasta (Indomaret/Alfamart), malah dibikin "Kopdes/KDMP" yang jualan ritel sembako juga buat head-to-head langsung di gang-gang kampung.
Sektor Kesehatan:
🔹️Udah ada Puskesmas yang dibiayai negara buat layanan preventif & kuratif dasar masyarakat, sekarang Kopdes/KDMP mau dijejelin "Klinik" tandingan yang otomatis bikin bentrok layanan dan perebutan klaim BPJS di tingkat akar rumput.
Sektor Jasa Keuangan & Logistik (Tambahan):
🔹️Udah ada bank himbara, BPR, agen laku pandai (BRILink/Mandiri Agen), sampai koperasi simpan pinjam swadaya, Kopdes/KDMP masih mau nyerobot masuk jadi "Bank Desa" dan hub logistik.
Semua entitas yang ada pakai suntikan dana APBN, tapi disuruh tarung bebas head-to-head ngerebutin porsi pasar yang itu-itu juga—bahkan nabrak lapak pedagang kecil, swasta murni, sampai fasilitas publik eksisting yang dari dulu sudah berfungsi.
Kalau udah gini, yang bobol bukan cuma anggaran fiskal negara, tapi tatanan ekonomi bawah yang tadinya adem ayem malah dipaksa chaos berjamaah.
Ada lagi sektor lain yang kelewat? Silakan dilanjut kalau masih ada yang kurang.
Jadi ideologi prabowo adalah ideologi kaum BORJUIS, apa itu? Mau enak sendiri, ga mau Susah... dan paduan kalimatnya Elu Kerja sendiri, udah sukses, punya duit, elu Bagi gue, tiap keringat lu ada jatah gue, jika elu hasilkan beras 10 karung, 2 karungnya setor ke gudang gue, supaya gue bisa Belanjain duitnya
Untuk itulah dia perlu kendalikan semua elemen agar jangan rewel
Darimana saya melihat itu? Dari Pattern nya / Patron nya / Pola nya jelas, seperti Penanganan banyaknya Bencana di negeri ini yang ga pernah selesai, dibiarkan selesai sendiri, bahkan menolak bantuan / dibantu, sementara Pemerintah sendiri tidak pernah mampu optimal menanganinya (pagu BNPB sangat Kecil) untuk menjamin perlindungan dan keadilan sosial, sehingga Nyata Penderitaan itu ada dimana?
Rakyat disuruh berjuang sendiri ("urus diri sendiri / kapitalis murni"), tapi dimanipulasi dengan kemasan Bergotong Royong lah (hanya sesama rakyat saling membantu). Negara enggan repot menjamin kesejahteraan, modal, atau perlindungan sosial yang layak.
Mau hidup, mau sukses, ya banting tulang sendiri di tengah kerasnya pasar bebas.
Giliran panen atau sukses, langsung ditarik upeti ("setor ke gudang gue")
Begitu rakyat berhasil menghasilkan sesuatu atau punya aset/uang, di situlah mesin birokrasi dan kekuasaan nagih bagian.
Keringat rakyat diperas lewat berbagai instrumen pungutan atau kebijakan fiskal, yang hasilnya kemudian dikelola dan dibelanjakan sesuai selera lingkaran elit di atas.
Makanya semua elemen harus dikendalikan ketat ("supaya nggak rewel")
Karena sistem seperti ini sejatinya tidak adil dan pincang, ia butuh kontrol totaliter ala komando.
Buruh, serikat, dan elemen masyarakat dipasangi figur pengendali dari ring satu agar tidak ada yang protes, tidak ada yang melawan, dan mesin "penyetoran" bisa terus berjalan mulus tanpa gangguan.
Paduan yang sempurna antara beban hidup dilepas ke pasar bebas (kapitalis) tapi penghisapan dan kekuasaannya dijalankan dengan kontrol total (otoriter), demi kenyamanan segelintir kaum borjuis penguasa, ini adalah potret paling dari "sistem banci" (Bukan itu juga Bukan yang Ini)
Borjuis suka BAKAR DUIT daripada alih-alih mensejahterakan Rakyat.
😎
Abdullah retweeted
Apesnya adalah, kepemimpinan yang kita miliki selalu lahir dari dasar kompromi Elit politik, alhasil kepentingannya bukan lagi soal apa yang dibutuhkan rakyat, tapi apa yang sedang menjadi agenda dan kemauan para elit politik ini.
Abdullah retweeted
Sejumlah negara di berbagai belahan dunia kini mulai meningkatkan kewaspadaan dengan mengimbau warganya untuk menyiapkan persediaan kebutuhan pokok. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kemungkinan situasi darurat global yang kian mengkhawatirkan.
Berdasarkan laporan Newsweek pada Rabu (28/10/2026), setidaknya ada 33 negara yang secara resmi meminta masyarakatnya untuk mulai menyimpan stok darurat berupa cadangan makanan dan obat-obatan.
Kendati demikian, durasi waktu persediaan makanan saat darurat yang disarankan bervariasi di setiap wilayah. Beberapa negara di Eropa seperti Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, dan Belanda, serta sejumlah negara di Amerika tercatat telah menginstruksikan langkah antisipasi yang sama.
Lantas, negara mana saja yang masuk dalam daftar tersebut? Dan apa alasan mendasar di balik instruksi darurat ini?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Case File Motion
Artikel terkait: kompas.com/global/read/2026/…
~NJ #DaruratGlobal #StokMakanan #KrisisGlobal #BeritaInternasional #ImbauanStokMakanan #Global #Konflik
Abdullah retweeted
Baca di sini: surabaya.kompas.com/read/202…
Witono (69), pensiunan PNS asal Jombang, rela menemani anaknya berburu pekerjaan di Surabaya setelah berulang kali gagal mendapat pekerjaan sejak lulus kuliah pada 2019, karena menurutnya kini sarjana pun semakin sulit terserap dunia kerja.
~IQ #carikerja #sarjana #newsplay [20261030123141378]
Abdullah retweeted
Soeharto membuangnya.
Habibie memecatnya.
Bu Titiek menceraikan nya.
Kalian malah memilihnya.
what a joke ??
Abdullah retweeted
BREAKING NEWS: Gugatan Pak Subhan untuk Kasasi pembatalan Suket Penyetaraan Pendidikan Gibran diputuskan KABUL.
Artinya Mahkamah Agung Sejalan dengan Putusan MK, bahwa Gibran BETUL-BETUL tidak memenuhi syarat pendidikan.
Setelah MK dan MA menegaskan syarat pendidikan tidak dipenuhi Gibran, maka hanya ada satu pilihan buat Gibran: MUNDUR!
Abdullah retweeted
Bila ada yg mengatakan Gibran itu lbh hebat dari Wproklamator Muhammad Hatta dan Presiden BJ Habibi, harus dalaporkan ke BARESKRIM, karena itu penghinaan dan fitnah yg nyata...
Abdullah retweeted
youtu.be/18lettbo6lU
Ayo Mas Gibran Bin Jokowi, tunjukkan Transkrip nilai di UTS Insearch? Berani?
Salam Integritas,
Denny Indrayana
#GibranJoGate
Abdullah retweeted
GUYS JANGAN STOP RETWEET DAN LIKES SEMUA KONTEN SOAL DEMO HARI INI BIAR ALGORITMANYA GAK BERANTAKAN 😭‼️
MERINDING BANGET liat temen-temen Trisakti hari ini, aku doain semoga nasi kalian selalu anget dan sehat-sehat semuanya 😭🫰🏻
#IndonesiaSadar
Abdullah retweeted
Dalam 300 hari, BCA sudah dua kali dirumorkan mau diambil alih.
Agustus 2025, beredar usulan Danantara mengambil paksa 51% saham BCA.
September 2026, giliran kabar Haji Isam mau membeli BCA.
Meski semua pihak termasuk OJK menolak ada rumor tsb.
Indonesia sudah berjalan 80 tahun, Bukan baru 2 tahun lalu MERDEKA... sehingga semua harus di Take Over ULANG, ada sekolah Bikin Sekolah Baru, ada Koperasi desa Bikin KDMP, ada Lemhanas Bikin Universitas pertahanan, ada IPDN Bikin Sekolah calon Pejabat, ada Kantin Sekolah, Bikin MBG, jika semua mau dibikin baru, kan repot semuanya karena KEHIDUPAN MASYARAKAT sudah Berjalan Sebelum REZIM ini berkuasa, perbaikilah yang ga bener dan jaga yang baik untuk terus semakin baik.
Kepercayaan Pasar dan "Don't Break What Works"
BCA (PT Bank Central Asia Tbk) adalah salah satu pilar stabilitas sistem keuangan nasional dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia. BCA berhasil dibangun menjadi bank swasta yang sangat efisien, dipercaya publik, dan berteknologi tinggi di bawah manajemen profesional.
Jika lembaga yang terbukti sehat dan menjadi benchmark tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) ikut digoyang, dampak psikologisnya bisa menjalar ke sentimen investasi nasional secara keseluruhan.
MENGAPA SEMUA YANG SUDAH BAIK, HARUS DIGANGGU, MEMANG JIKA KALIAN BISA MENGUASAINYA, KALIAN MAMPU MENGELOLAHNYA SEBAIK BCA LAMA?
SEKARANG DJARUMNYA DIKUNJUNGI KPK...
Negara yang matang biasanya mengutamakan perbaikan berkelanjutan (incremental improvement) pada lembaga yang sudah ada, bukan merombak total (disruption) hal-hal yang sebenarnya sudah berfungsi dengan sangat baik di masyarakat.
Keberhasilan sebuah bangsa yang sudah merdeka puluhan tahun terletak pada kemampuannya untuk merawat kebaikan yang sudah ada (preservation) sembari memperketat pengawasan pada hal-hal yang masih buruk (reform).
Mengganggu entitas swasta atau lembaga nasional yang sudah berkinerja unggul hanya akan menghabiskan energi bangsa dan menurunkan kepercayaan investor global maupun domestik.
😎
Abdullah retweeted
China malah DITOLAK sampai 4X tapi Bukan NGAMUK lalu NGANCEM-NGANCEM karena merasa DISERANG (ini konspirasi mereka MEMBENCI MENGHINA KITA) HAHAHAHA TAIK lah kau.
Tapi China Menjawab dengan INTELEK dan BERPENDIDIKAN seperti Umumnya Masyarakat TERDIDIK, dan MEMPERBAIKI agar memenuhi SYARAT GLOBAL, hingga DUNIA PERCAYA kalau China BISA DIPERCAYA
Kehormatan sebuah bangsa seharusnya DIUKUR dari KEMAMPUANNYA untuk melakukan INTROSPEKSI dan memperbaiki diri SAAT DI KRITIK, SAAT DITOLAK, bukan dengan kemarahan kayak JAGOAN NEON 🤣🤣🤣
HADEEUUUH ETIKA SAJA GA PAHAM, LALU NEKAD MEMIMPIN BANGSA...
🤖 Made with AI
Abdullah retweeted
Gara-gara si Pak Haji ngebet banget pengin punya BCA, Wowok sampai rela ngubek-ngubek Djarum, ya. Bukan berarti membela Djarum, tapi kontribusi Djarum buat Indonesia sendiri jauh lebih besar dibandingkan kontribusi pemerintah. Banyak banget program Djarum buat pemberdayaan masyarakat dan generasi muda.
Orangtua lebih mengetahui dan paham kemampuan anaknya, jangan paksakan anak memikul beban berat karena kerakusan sang bapak.
Citra Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden "babak belur" bahkan "remuk" setelah Mahkamah Konstitusi—secara implisit—menyatakan putra sulung Jokowi itu tidak tamat sekolah menengah atas, menurut analisis sejumlah pakar politik. Mengapa peran Gibran hanya dianggap 'pemanis'? bbc.com/indonesia/articles/c…
Yang terhormat Pak Kapolri @SuyudiArioSeto dan Pak Kapolda Metro Jaya @Poldametrojaya_ apa betul ijasah Pak Jokowi sudah diteliti Labforensik Mabes Polri dan Polda Metro Jaya? Jika sudah, mohon klarifikasi dan vetifikasi ijasah Pak Jokowi agar rakyat tau kebenarannya dan para termul tidak jual nama Polri. Terima kasih Pak Kapolri dan Pak Kapolda.
Abdullah retweeted
MSCI MAU TURUNKAN STATUS PASAR SAHAM INDONESIA, APA ARTINYA?
MSCI mengusulkan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market, level paling bawah dalam klasifikasi MSCI
Biar gampang dipahami, MSCI punya 4 kategori pasar saham:
1. Developed Market
2. Emerging Market
3. Frontier Market
4. Standalone Market
Indonesia saat ini masih berstatus Emerging Market. Namun, MSCI menyoroti masalah transparansi di pasar modal Indonesia, khususnya terkait transparansi kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan terkoordinasi
Sebenarnya, sejak Januari 2026, MSCI sudah menyampaikan kekhawatirannya dan memberikan peringatan terkait masalah transparansi ini. Salah satu risiko yang disoroti adalah kemungkinan Indonesia diturunkan dari Emerging Market ke Frontier Market jika persoalan tersebut tidak dibenahi
Namun, kini muncul usulan yang lebih serius. Indonesia berpotensi langsung diturunkan ke Standalone Market, kategori paling bawah dalam klasifikasi MSCI
Kalau usulan ini benar-benar diterapkan, dampaknya sangat besar bagi pasar modal Indonesia. Indonesia berisiko kehilangan tempatnya dalam indeks MSCI Emerging Markets, yang dapat mengurangi daya tarik pasar saham kita bagi investor global dan memicu keluarnya dana asing
Pasar keuangan Indonesia sedang menghadapi tekanan serius. Pada 16 Oktober 2026, IHSG sempat anjlok 8,01% hingga perdagangan dihentikan sementara (trading halt). Rupiah juga kembali tertekan, dengan dolar AS menembus Rp18.000. Pada penutupan, IHSG tercatat turun 11,57%
Tapi perlu diingat, usulan ini belum menjadi keputusan final. MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan akhirnya paling lambat 30 Juni 2027
Jadi, persoalannya bukan sekadar IHSG yang anjlok atau rupiah yang melemah. Kita juga perlu menyoroti masalah transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia yang menjadi perhatian investor global
Kalau masalah mendasar ini tidak segera dibenahi, kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia bisa semakin tergerus
MSCI considers downgrading Indonesia’s stock market classification to standalone status for the first time since 1998.
(bloomberg.com/news/articles/…)






















