Achmal Galbin retweeted
Dengan menyebut namaMu yang Maha Pengasih, Maha Pelindung, dan Maha Adil.
Berkatilah langkah kami hari ini🟢🔵🔴
Achmal Galbin retweeted
Dalam 2 hari ini makin banyak konten2 atau akun2 yg mau mendepolitisasi suporter.
NB: Depolitisasi = menjauhkan suporter dari kesadaran bahwa suporter juga warga negara yg berhak bersuara/bersikap.
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Achmal Galbin retweeted
‼️Bantu UP‼️
Info aksi di Malang besok. Tikum tanya teman. Ayo parti, rek! Tough guy out! 😈🫶🏻
Achmal Galbin retweeted
saya tidak membawa sajam, tidak juga membawa petasan.
kenapa dengan bendera palestine saja kalian begitu represif?
bukankah di alinea pertama disebutkan bawha “kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.”
#freepalestine🇵🇸
don’t stop talking about palestine.
Achmal Galbin retweeted
Duka mendalam atas berpulangnya saudara kita.
Novandika Dwi Adi, Fakhri Maulana Al-Zaki, Iyan Fathur Ar-Rozaq, dan Rio Rahman Sahid.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
REST IN PRIDE🕊️
Achmal Galbin retweeted
Memposisikan sepakbola dalam hidup saya cukup sebatas hiburan dan komedi saja, ga usah terlalu jadi pemuja fanatik atau ndakik-ndakik ngising beling adalah kunci hidup tenang.
Achmal Galbin retweeted
Sepakbola itu sebenarnya adalah yang tidak penting.
Tapi dari semua hal yang tidak penting di dunia ini, yang paling penting itu sepakbola.
lek malang iku opo? @ngobongban
Achmal Galbin retweeted
Membenci Timnas ini bukan karena tentang Kanjuruhan saja, hal berbau nasionalis tidak pernah linier dengan humanisme, terpelihara dalam kebodohan tanpa kesadaran kolektif dan dengan gampangnya ditipu gairah semu bernama Timnas.
Nasionalis adalah fasis, titik tanpa nilai tawar.
Achmal Galbin retweeted
#France — In the city of La Rochelle, a well-known local neo-nazi with SS and swastika tattoos was beaten by students and expelled from the public education protests.
Achmal Galbin retweeted
My investigation & documentary are out:
61 years ago, the Indonesian army used a failed coup to wipe out the Communist Party. Up to 3 million were murdered.
Germany's own files show how they backed the killing.
8 languages. All documents, free: hussedogru.com
Achmal Galbin retweeted
Two days ago, I made a summary video with Opus regarding how Germany financed a Genocide in Indonesia, not only financially, but also militarily and politically
Thanks for your effort to investigate and reveal what Germany did during the genocide period.
My investigation & documentary are out:
61 years ago, the Indonesian army used a failed coup to wipe out the Communist Party. Up to 3 million were murdered.
Germany's own files show how they backed the killing.
8 languages. All documents, free: hussedogru.com
Achmal Galbin retweeted
Mahasiswa UIN Bandung menggelar aksi peringatan Tragedi Kanjuruhan, Kamis, 1 Oktober 2026. Peringatan ini dilakukan sebagai refleksi dan desakan kepada pemerintah atas meninggalnya 135 supporter akibat tembakan gas air mata oleh pihak aparat.
#Kanjuruhan
Achmal Galbin retweeted
Ora masalah, ora nonton timnas yo ora marai mati. Turut berduka cita o dewe, timnas o dewe.
#DontStopTalkingAboutKanjuruhan













































