´• ˕ •` (@ciimiill) header
´• ˕ •` (@ciimiill) profile picture

Miaw miaw miaw miaw~

Joined June 2024
Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)Photo by ´• ˕ •` (@ciimiill)
´• ˕ •` retweeted
-PRAMOEDYA ANANTA TOER- (6 Februari 1925 – 30 April 2006) atau yang akrab disapa "PRAM", adalah salah satu sastrawan paling berpengaruh dan novelis legendaris dalam sejarah sastra Indonesia modern. Lahir di Blora, Jawa Tengah, ia menjadi saksi sekaligus pencatat kritis era kolonial Belanda, pendudukan Jepang, masa revolusi kemerdekaan, hingga rezim otoriter Orde Lama dan Orde Baru. Sepanjang hidupnya, Pram melahirkan lebih dari 50 karya yang telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa asing, menjadikannya satu-satunya penulis Indonesia yang berkali-kali masuk dalam nominasi Nobel Sastra. Sebagai figur penting dalam dunia literasi dan pergerakan, profil singkat Pram mencakup beberapa aspek utama: 1. Masa Tahanan dan Pembuangan di Pulau Buru Kehidupan Pram penuh dengan represi politik karena tulisan dan pandangan sosialnya yang dianggap membahayakan penguasa. • Era Kolonial & Orde Lama: Ia sempat dipenjara oleh Belanda selama masa revolusi kemerdekaan dan ditahan pada akhir masa pemerintahan Sukarno. • Rezim Orde Baru: Pasca-peristiwa 1965, Pram ditangkap dan menjadi tahanan politik tanpa pengadilan selama 14 tahun. Ia diasingkan ke Pulau Buru (1969–1979) dan menjalani kerja paksa dalam kondisi memprihatinkan. Setelah dibebaskan, ia tetap menyandang status tahanan rumah dan tahanan kota hingga akhir 1990-an. 2. Lahirnya Mahakarya Tetralogi Buru Di tengah keterbatasan, kekerasan, dan larangan menulis di Pulau Buru, Pram memanfaatkan ingatan dan tradisi lisan untuk merangkai cerita kepada sesama tahanan sebelum akhirnya menuliskannya di kertas semen bekas. Dari sinilah lahir mahakaryanya yang paling monumental, yaitu Tetralogi Buru: • Bumi Manusia (1980) • Anak Semua Bangsa (1980) • Jejak Langkah (1985) • Rumah Kaca (1988) Novel-novel tersebut mengisahkan perjuangan tokoh MINKE, seorang intelektual pribumi yang menantang feodalisme dan kolonialisme Belanda. Di Indonesia, buku-buku ini sempat dilarang beredar dan dibakar oleh rezim Orde Baru karena tuduhan menyebarkan ideologi terlarang. 3. Karya Penting Lainnya Selain Tetralogi Buru, Pram sangat produktif menulis novel sejarah, biografi kritis, serta kumpulan cerpen yang berfokus pada martabat manusia dan kritik sosial: • Keluarga Gerilya & Perburuan: Novel awal yang menangkap psikologi masyarakat di tengah perang kemerdekaan. • Gadis Pantai: Novel pilu yang diangkat dari kisah nyata neneknya mengenai penindasan feodal kaum priyayi terhadap perempuan desa. • Arus Balik & Arok Dedes: Novel sejarah epik yang menjadi kritik alegoris terhadap perebutan kekuasaan. • Panggil Aku Kartini Saja: Biografi kritis yang membedah pemikiran radikal R.A. Kartini menentang feodalisme. • Nyanyi Sunyi Seorang Bisu: Catatan nonfiksi personal berbentuk surat-surat berisi penderitaan dan refleksi kemanusiaan selama diasingkan. 4. Penghargaan Internasional Meski karyanya sempat disenyapkan di tanah air sendiri, dunia internasional memberikan penghormatan tinggi atas konsistensi Pram dalam menyuarakan keadilan. Ia menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya 1. Ramon Magsaysay Award (1995) 2. UNESCO Madanjeet Singh Prize 3. Fukuoka Cultural Grand Prize (2000). Pramoedya Ananta Toer wafat di Jakarta pada usia 81 tahun, meninggalkan warisan literatur tak ternilai yang terus menginspirasi generasi muda untuk berani berpikir kritis dan melawan ketidakadilan. Se-PRAM apa kamu disituasi sekarang?
234
688
4,380
´• ˕ •` retweeted
“JANGAN SAMPE ANAK KITA CUMA LIHAT CENDRAWASIH DARI FOTO” 😭😭 YA ALLAH SEDIH BANGET DENGERIN INI SAMPE HABIS😭 JANGAN SKIP. BANTU UP‼️‼️
52
20,540
195
38,049
193,728
´• ˕ •` retweeted
hari ini kamisan lagiii :DDD
1
783
4
6,042
20,129
´• ˕ •` retweeted
she's doing so much for indo lgbt community. bi, kind, pretty, talented, and political aware. oh naykilla, you will always be adored by me
Naykilla during her #AMIAwards speech: “Ini statement.”
45
11,033
218
45,397
353,241
Setuju. Aku lebih dulu tau laut bercerita. Lalu setelah punya kesadaran, aku beli buku non fiksi yang menjelaskan lebih detail terkait sejarah negara ini. Buku2 yang sudah aku baca
Diskursus terkait karya Leila (re: laut bercerita dan pulang) tu mengingatkan ku pada hukum ketiga Ranganathan "Setiap buku memiliki pembacanya". Being woke is good, tp jangan mencela orang-orang yg baru memasuki dunia sastra. Buku-buku Leila n Tere Liye kayanya-
9
428
19
2,935
26,636
´• ˕ •` retweeted
Diskursus terkait karya Leila (re: laut bercerita dan pulang) tu mengingatkan ku pada hukum ketiga Ranganathan "Setiap buku memiliki pembacanya". Being woke is good, tp jangan mencela orang-orang yg baru memasuki dunia sastra. Buku-buku Leila n Tere Liye kayanya-
48
1,274
225
6,111
114,905
´• ˕ •` retweeted
TAKUT PADA LUPA, saya ingetin lagi! Since 1998-now Prabowo itu PENJAHATNYA BUKAN KORBAN. Tetap fokus, berisik & bersuara, jgn ter-distract dgn berita yg saat ini sdg mereka naikkan. Ingat, hak hak kita masih dirampas & tidak dipenuhi. #INDONESIASADAR #ALLEYESONINDONESIA
25
11,005
24
17,217
95,795
´• ˕ •` retweeted
pernah disinggung sedikit di buku ini juga. dimana perintah pencopotan prabowo dari jabatannya sbg pangkostrad keluar setelah habibie mendapat informasi bahwa ada pasukan dari luar jakarta menuju ibu kota, termasik di kediaman presiden habibie yg baru saja dilantik.
7
507
10
1,340
14,919
ELU YG GUE BOIKOT ANJING
36
12,754
94
42,588
277,448
´• ˕ •` retweeted
#ArsipTempo Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
300
47,252
1,352
132,603
3,329,014
´• ˕ •` retweeted
sejak belajar soal 65, aku marah banget sama leila dan pulang karena eksil didepolitisasi parah sama dia. ngambil agensi para eksil dan konteks peristiwa penting dalam sejarah Indonesia buat jadi latar romansa elek huft
ini makanya gue akan selamanya melihat karya2 chudori menjijikkan. ini benar2 kekerasan kebudayaan.
13
313
43
2,238
31,840
´• ˕ •` retweeted
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.   Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini. *SBY*
6,977
147,311
7,685
388,365
14,220,638
Replying to @cewekbumble
1. Membungkam kasus karhutla kalimantan dan papua, karena banyak pejabat & pengusaha besar yg terlibat. 2. Menutup kasus tgl 29 okt, Krn kl diteruskan bakal ketauan sutradaranya. 3. Menutup tuntuntan mahasiswa tangggal 28 Okt, biar rakyat lupa. 4. Pemakzulan Gibran
3
30
2,666
´• ˕ •` retweeted
info aje bagi yg blm tau, BAGI YG BELOM TAU YE, pelakunya skrg jadi presiden btw.
#ArsipTempo Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
3
26,450
200
60,031
469,660
´• ˕ •` retweeted
MIND YOU DISTRIK MAIMA INI ADA DI LEMBAH BALIEM YANG KETINGGIANNYA 1500+ MDPL DAN KALO MALEM SUHUNYA BISA SAMPE 10-15 DERAJAT CELCIUS. Masa kebakar sendiri????
WARGA, TOLONG LIHAT PAPUA! Sejak 30 Oktober 2026, kebakaran hutan terjadi di Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sementara itu, api dan ancaman terhadap hutan gak bisa nunggu sampe kita ramai membicarakannya. Jangan sampai kabar tentang kebakaran ini ikut tenggelam. Papua juga bagian dari rumah kita. Tolong bantu sebarkan, beri perhatian, dan kawal kabar ini! #SalingJagaWarga
33
22,029
128
44,427
299,098
´• ˕ •` retweeted
arsip kita semua, jangan lupa di save.
90
36,645
283
78,159
501,591
´• ˕ •` retweeted
🚨BIG BREAKING: Nasib seluruh dunia akan ditentukan pada tanggal 7 November 2026. Karena perang dunia ke-3 bisa saja terjadi dalam waktu dekat ini. Penyebabnya adalah AS & ISRAEL yg sedang bersiap untuk perang NUKLIR melawan IRAN. Kalau kejadian, ini adalah perang NUKLIR pertama sejak pristiwa bom atom di Hiroshima & Nagasaki pada tahun 1945. WALLAHI WE'RE FINISHED.....😭
Under pressure from Israeli prime minister Benjamin Netanyahu, the Trump administration may be within days of launching a nuclear strike on Iran. The target would be Pickax Mountain in central Iran, where Israeli intelligence claims the Iranian government has restarted its nuclear enrichment program. No conventional weapon in the American arsenal can penetrate 300 feet of solid granite to destroy the tunnels where enrichment is supposedly taking place. The only military option is a nuclear strike. Netanyahu has been pushing hard for one. “Bibi calls Trump about it every day,” says an informed observer. Netanyahu is cornered and desperate. After last week’s election results, he can’t form a government unless Trump intervenes directly in Israeli politics and brokers a deal with other parties that gives Netanyahu 61 seats in the Knesset. Otherwise, he is out as prime minister and on his way to ignominy, investigations and possibly jail. Netanyahu must stay close to Trump. He needs this war. To that end, he’s applied maximum pressure to his closest allies in the administration, including Secretary of Defense Pete Hegseth and CENTCOM commander Brad Cooper. Both oppose a negotiated settlement to the war they’ve so grievously mismanaged; both are pushing to restart major combat operations. Secretary of State Marco Rubio and CIA director John Ratcliffe are also following Netanyahu’s lead, as are leaders of the Democratic Party. In a recent meeting on the subject, former president Barack Obama said he opposes the current Iran peace deal being drafted in Doha. The rest of America’s longtime allies in the Middle East are terrified by the prospect of more war. On September 27th, Netanyahu flew secretly to Abu Dhabi to enlist the UAE in his lobbying effort for a final attack on Iran. The Emiratis refused. After eight months of conflict, Gulf economies are teetering. So are global energy and fertilizer markets. They won’t recover soon. Globally, there are a total of about 850 supertankers used to transport oil from producers to the rest of the world. In October alone, 11 of them were badly damaged in Hormuz. At this pace, a global depression is imminent. A nuclear strike would radically accelerate the destruction. Fallout from a ground explosion at Pickax Mountain would contaminate the Persian Gulf, poisoning the water supply for 100 million people. And those are just some of the immediate consequences for the region. The rest of the world is every bit as exposed. No country other than the United States has ever used a nuclear weapon in war. Some would like to. An American nuclear attack on Iran would set a new precedent. The Russians have already told at least two other governments that an American nuclear strike on Iran would free them to use nuclear weapons against Ukraine. Pakistan and India would be tempted to do the same against each other, as would North Korea against Seoul. After the first nuclear strike, World War Three is inevitable. That war would be short and final. We’ve been sleepwalking toward this moment for months. Since February, the administration has quietly rewritten America’s nuclear doctrine to make first use of so-called “battlefield nukes” easier and therefore more likely. No one in Washington in either party seems bothered by this. Now we’re on the brink of it. Close observers say Trump is likely to decide by next weekend whether or not to use nuclear weapons. That would be November 7, six days from now. To his credit, he’s hesitating. At the moment, Trump is listening to his vice president, JD Vance, and to his envoy and friend Steve Witkoff, both of whom argue a deal with Iran can be made. They’re right, though it won’t be simple. The Iranians are famously frustrating to negotiate with under any circumstances, and elements of that government have become more radical since Ayatollah Ali Khamenei and his family were killed in February. After decades of isolation, even relatively moderate Iranian leaders seem confused by how decisions are made in the West. (There is a widespread belief in Tehran, for example, that the United States government controls Israel.) But overall, people who have spoken to decision-makers in Iran say there is consensus there that more war is bad for everyone and a deal is worth making. One group that hasn’t been consulted so far is the global population — the hundreds of millions of people who will be killed along with their children if Trump is pushed by Netanyahu into launching a nuclear strike next week. Now would be the time for them to speak up.
470
7,335
1,691
31,159
2,790,569
´• ˕ •` retweeted
menderitalah di neraka paling dalam, Prabowo Subianto.
180
26,185
401
72,778
521,532
semoga lu besok matinya gada yang mau nerima ya hasyim. baik itu tanah, batu, udara, air, bahkan api nolak mayat busuk lu
BREAKING!!! SEMUA TRANSAKSI HARIAN BAKAL DIPUNGUT PPN 11% MULAI DARI WARTEG, TUKANG CUKUR, JASA PIJAT, HINGGA BEAUTY SALON! SEMUANYA AJA KALIAN PAJAKIN🤬
280
23,124
294
62,211
421,448
´• ˕ •` retweeted
the kiss by gustav klimt
19
2,965
142
14,820
227,477