chick retweeted
Infonya Komdigi rajin mentakdown video-video yg berkaitan dengan karhutla. Nih gua upload lagi. silahkan di repost.
🚨 Update Karhutla 🚨
Malam ini, 2 November Hutan Kalimantan Timur masih membara🔥
Tetap Suarakan Karhutla!!!!
ALL EYESS ON KARHUTLA 🔥🔥
🎥:zumaahmd
chick retweeted
Fatimah : Prabowo berhentilah mengelak akui kesalahan, contoh pak Habibie saat menjadi presiden hentikan Mega proyek impiannya membuat industri pesawat demi rupiah menguat kembali.
Jelas ya pak Habibie bikin proyek pesawat yang bagus nama negara, kalo MBG yang bagus nama siapa?
chick retweeted
Replying to @myshawti
Kami tidak ada lelah²nya untuk mendengungkan ini:
PEMBERIAN MAKAN YANG BERNUTRISI DAN BERGIZI PADA ANAK ADALAH TUGAS ORANG TUA. SEDANGKAN TUGAS NEGARA ADALAH MEMASTIKAN ORANG TUANYA MAMPU UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS ITU LEWAT UPAH PEKERJAAN YANG LAYAK.
chick retweeted
Efek MBG di stop sementara:
1. Harga telur turun jd 24k
2. Harga ayam turun jd 30k
3. Susu uht plain tidak langka
4. Rupiah menguat sedikit
5. IHSG cetak +5%
6. Tidak ada siswa keracunan
7. Para Ka SPPG yg joget2 di bogor, pada gigit jari
8. Guru jadi ga sibuk buang sisa makanan dan ngitung ompreng
Ini baru stop semntara dalam beberapa hari, ekonomi langsung lebih baik.
Apalagi STOP TOTAL?
SETUJU MBG STOP TOTAL?
chick retweeted
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
chick retweeted
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
chick retweeted
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran.
Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini.
Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan.
Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja.
Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya.
Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia.
Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”.
Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal.
Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;)
Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan.
Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa.
Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri.
Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok.
Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
chick retweeted
Ngucapin lebaran kaga, puasa kaga, berduka kaga. Malah bikin ucapan ulang tahun mantan.
chick retweeted
kalian ngerasa idup hopeless dan pointless ga si.. tiap hari kerja tapi alienated dari value kita, commuting satu tempat ke tempat lain, ngais upah minimum… all for what?? utk sadar di belahan dunia lain other people are living with constant fear of death and colonialism??
chick retweeted
Dari segala banyak opini yang berseliweran, kita sering lupa satu hal penting:
Laras adalah warga biasa seperti kita, yang marah ketika melihat polisi MEMBUNUH Affan.
Maka mendukung Laras adalah sikap keberpihakan yang penting bahwa negara GAK BOLEH BUNUH warga serampangan.
chick retweeted
Laras bahkan bukan dari kalangan aktivis atau pegiat isu sosial. Dia cuma karyawan pada umumnya yg punya empati, dan dia cuma marah atas apa yg dilakukan negara, dan itu sangat berhak! Kemarahan Laras sama kek kemarahan gojek/buruh yg di eksploitasi. Negara jancok!
chick retweeted
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
chick retweeted
Made this myself, maaf kalau kurang rapi, not a professional editor. Feel free to use #ResetIndonesia
💙🩷💚
chick retweeted
Hanya karena bawa laptop ke mana2 bukan berarti kerjaan/tugas/skripsi/thesis/disertasi jadi dikerjain dan cepet selesai. Tapi setidaknya hati ini lebih tenang.






























