𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
GW9 Preview 🔥
14 questions every manager is asking this week
Don’t make a move until you’ve read this 👇
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
dunia makin gila aja gaes... 😅
modus begal makin pinter,
jadi dia buka loker job fotografer di threads, lalu pas ketemuan di begal diambil kameranya diancem pake clurit.
yg bangke nya pelaku request kamera yg mau dia begal pula 🥲
bahkan mau cari duit aja di konoha udah gak aman lagi, stay safe gaes 🥲
mau tanya gaes sbnrnya yg gini2 busa dilacak gak sii??? apalagi secara terbuka di threads tuh akun buka lokernya
cek 👇🏻👇🏻👇🏻
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Sory to say ini preseden buruk
Dari manajemen tj
Sampe sekarang ga berani kasih penjelasan yang masuk akal.
1 N rute integrasi dihabisi .
Rute 3 tahun saya dari naik MRT ke jatibaru
Bad management
🙏
RT if u agree
Baca di sini: otomotif.kompas.com/read/202…
Bus Transjakarta rute 1N (Tanah Abang-Blok M) dan rute 10D (Tanjung Priok-Kampung Rambutan) resmi berhenti beroperasi hari ini, 1 Juli 2026.
~DA #Transjakarta
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
@SonyEdwardLubis Ini bentuk perjuangan @Gerindra di Komisi VII. Penolakan atas kenaikan harga BBM.
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Jawaban buat pertanyaan zee sebenernya udah jelas, namanya Telkomsel. Operator paling gede, paling kaya, paling banyak pelanggan di negeri ini, yang paling pertama maju dan paling lantang soal masa aktif 28 hari, lalu dengan entengnya bilang ini semua demi kebiasaan pelanggan. Seakan-akan jutaan orang Indonesia ngantri minta jatah internetnya dipotong dua hari tiap bulan.
Indosat ikut nimbrung, XL katanya ikut di sebagian paket walau katanya mayoritas paketnya masih 30 hari. Tapi yang ngebuka pintunya Telkomsel, dan mereka ngebungkusnya pakai kata manis soal customer behaviour. Padahal lo ga butuh gelar ekonomi buat ngerti, ga ada satu pun pelanggan yang behaviour-nya pengen bayar lebih sering buat barang yang sama.
Mainnya halus, makanya jarang ada yang ngeh. Setahun ada 365 hari. Masa aktif 30 hari berarti lo beli 12 kali. Begitu jadi 28 hari, lo dipaksa beli 13 kali buat nutup tahun yang sama. Satu belanja ekstra, tiap tahun, dikali puluhan juta pelanggan. Simulasi IDN Times nyebut selisihnya bisa sekitar Rp100 ribu per orang per tahun, walau angkanya tergantung ke paket dan pola pakai, jadi cek lagi sesuai kasus lo. Kecil di kantong lo, tapi jadi gunung everest di laporan keuangan mereka.
Belum kelar di situ. Sisa kuota yang udah lo bayar bakal hangus begitu masa aktif lewat. Operator ngotot istilah hangus itu ga tepat, katanya yang lo beli cuma hak akses jaringan buat periode tertentu, dianalogiin kayak obat yang ada tanggal kadaluarsa. Tapi pas PLN diseret ke sidang, mereka jelasin token listrik ga pernah hangus, karena yang ngurangin saldo itu pemakaian, bukan jam dinding. Pertanyaannya, kenapa listrik bisa, internet enggak?
Soal hukum gw ga mau lebay, sampe detik ini belum ada putusan yang nyatain operator bersalah, karena perkaranya emang masih jalan. Yang nggugat bukan orang gede, cuman pengemudi ojol Didi Supandi dan kawan-kawan, plus sekelompok mahasiswa hukum, yang nilai kuota dihapus sepihak tanpa kompensasi adil itu nabrak hak atas harta benda di UUD 1945. Dan lo tau siapa yang pasang badan belain operator? Pemerintah sendiri, lewat Komdigi, yang bilang rollover atau refund bakal nambah beban biaya.
Jalannya berdarah-darah. Satu gugatan emang udah dipentalin MK pertengahan Mei 2026, tapi gugurnya gara-gara berkasnya dianggap kabur, bukan karena isunya kalah. Ibarat lamaran ditolak gara-gara formulirnya nggak lengkap, bukan gara-gara orangnya nggak layak, hakim bahkan belum sempet nimbang inti perkaranya. Tiga gugatan lain masih bertahan dan lagi diperiksa isinya. Di sidang, ada hakim yang nanya tajem ke operator, "kok kuota belum habis tapi udah hilang". Dari luar, YLKI ikut ndorong. Jadi tekanannya datang dari dua arah sekaligus.
Tapi apakah bisa menang?
Di Afrika Selatan, rakyatnya ngeluh soal hal yang sama persis bertahun-tahun, kalah terus, sampe akhirnya regulatornya nyerah dan maksa operator ngerollover otomatis kuota yang belum kepake mulai 2027. Bedanya, di sana yang ngalah duluan itu lembaga pengawasnya yang bikin aturan baru, bukan hakim lewat pengadilan. Di kita malah sebaliknya, lagi diperjuangkan lewat gugatan ke MK. Beda pintu masuk, jadi belum tentu hasilnya bakal sama.
Sejarah udah berkali-kali ngebuktiin, raksasa kayak gini tunduk bukan gara-gara digoyang orang gede. Tapi karena orang-orang biasa yang capek haknya dirampok diam-diam, lalu mutusin buat ga diem. Pertanyaannya tinggal satu, dia bakal menang, atau jadi tumbal yang namanya kita lupain begitu palu diketok?
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Keputusan pemerintah harus dihormati.
Namun dalam demokrasi, ia tidak luput dari komentar maupun kritikan.
Di satu percakapan dengan Nadiem, Ia pernah bilang bahwa dirinya bekerja untuk kepentingan generasi berikutnya. Ia masuk dengan sebuah blueprint dan impian: membangun ulang lingkungan bagi ratusan ribu siswa dan guru, membangun kembali pondasi dari mana sebuah bangsa belajar. A revolutionary in the making.
Saya mengenal keluarga Makarim selama puluhan tahun. Dalam semua waktu itu, di seluruh anggotanya, ketidakberesan tidak pernah menjadi sesuatu yang saya saksikan atau rasakan. Tidak sekali pun. Nadiem selalu menjadi, sejauh yang saya tahu, persis seperti apa yang ia katakan hari itu: seseorang yang bekerja untuk masa para penerus bangsa yang belum bisa bersuara.
Setahun tujuh bulan kemudian, kita ada di sini.
Kesalahan Nadiem mungkin adalah bahwa kenaifannya disalahpahami sebagai kurangnya rasa hormat terhadap memori institusional (kebiasaan sebuah lembaga dalam pola komunikasi, kerja, dan koordinasi yang telah mengakar puluhan tahun).
Kenaifan ini tidak unik. Ia niscaya akan menjangkiti siapapun dari luar yang diminta atau ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara.
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa keputusan pemerintah telah dan akan berdampak pada beberapa hal yang cukup struktural:
1. Proses penegakan hukum dan translasi ketidakpastian menjadi risiko. Bayangkan Anda hendak berinvestasi ke sebuah negara di mana hukumnya tidak jelas — di mana pendiri unicorn pertama Indonesia harus menghadapi 18 tahun atas dasar konstruksi hukum yang sulit dipertahankan oleh banyak ahli hukum. Pertanyaannya bukan lagi "Apakah Nadiem salah atau tidak?" Tapi: "Apakah ini tempat di mana kita bisa membangun?"
Ketika hukum tidak memberikan kepastian, negara kehilangan kemampuannya untuk mengukur dan mengomunikasikan risiko kepada dunia luar. Ketidakpastian hukum adalah risiko yang tidak bisa dipricing — dan modal global tidak bersedia tinggal di tempat yang tidak bisa menjawab pertanyaan paling dasar: seberapa besar risikonya, dan siapa yang terlindungi ketika jawabannya tidak jelas?
2. Pengedepanan inovasi teknologi. Pelajaran yang paling mudah diserap dari sidang ini adalah: main aman. Jangan punya keyakinan. Jangan berinovasi. Pilih yang paling aman secara administratif, bukan yang terbaik. Ketika pilihan teknologi bisa dijadikan dakwaan, ketika gagasan baru bisa menjadi jebakan, tidak ada ruang lagi bagi ide untuk tumbuh, inovasi untuk dipeluk, atau perubahan untuk disambut. Yang tersisa hanyalah birokrasi yang memilih selamat atas segalanya. Bahwa konformis adalah postur yang paling aman di dalam sistem.
3. Masa depan talenta bangsa. Yang paling fatal: kasus ini menjadi jera bagi mereka yang seharusnya melanjutkan bangsa ini. Bahwa seseorang yang berpendidikan, yang berniat baik, yang berani mencoba membangun dari nol akan dimuntahkan mentah-mentah oleh negara yang berusaha ia tolong.
Platform ini dibangun untuk mendiskusikan ide, bukan peristiwa. Namun episode yang kita saksikan tidak lepas dari sesuatu yang katalitik, untuk kepentingan nation building ke depan.
Dan kualitas itu, keinginan untuk memperbaiki sistem yang mungkin belum berkenan, mendongkrak edukasi bangsa, adalah salah satu yang paling langka di sebuah birokrasi.
Menjadi tragedi tersendiri ketika upaya mengintelektualisasi bangsanya, menjadi batu rajam untuk dirinya sendiri.
No one is perfect.
May the great force be on the right side of history.
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Hebat dalam jualan tapi parah abis dalam pelayanan pasca penjualan. Itulah @BYDCompany Indonesia, Sudirman. Dan, PT @clipan_official serta perusahaan asuransi @Asuransimag_ sempurnakan kerusakannya. Saya beli mobil BYD Seal premium di Kantor penjualan Sudirman secara kredit via leasing Clipan Finance. Desember 2025. Mobil bermasalah (oleng joget). Pihak BYD, leasing, asuransi dan bengkel yg dipilih BYD saling lempar tanggungjawab. Dua bulan lbh mbl saya tak jelas nasibnya. Hingga ditangani bengkel mrk. Ternyata mrk salah analisa dan jogetnya makin parah. Saya kembalikan ke mereka lg. Sdh masuk bulan ke-4 tanpa kejelasan. Pada Maret,utk pertama kalinya Saya ambangkan cicilan meski tetap saya bayar. Namun per April, sy tak mau bayar. Pihak Clipan Finance spt org gila menelepon menagih. Mereka gunakan puluhan nomor. Kuabaikan. Hari ini, Jumat 10 April Clipan kirim surat peringatan pertama. Mrk tak peduli nasib mbl saya. Jika mau tarik mbl itu, skrg ada dihalaman kantor kalian atau dibengkel payah yg kalian pilih. Hari ini pula saya tlh kirim somasi kepada tiga pihak ini: @BYDCompany, @clipan_official @Asuransimag_. Segera bertanggungjawab. Saya meminta @OJKRI mulai bekerja serius menangani perusahaan payah spt ini. Itu tugas kalian. @kemenkeu @DPR_RI
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Base link
link.clashofclans.com/en?act…
Base link
link.clashofclans.com/en?act…
Base link
link.clashofclans.com/en?act…
Base link
link.clashofclans.com/en?act…
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Telah wafat anak saya:
OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO
Vidi Aldiano wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33
Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak.
Swargaloka Vidi 🙏
Hey @NianticHelp @PokemonGoApp this should be your poster so we know what to expect on raid day
Hey @NianticHelp
A blast from the past
Raids against Legendary Pokémon not counting towards the Champion Medal
will be addressed in an upcoming release. support.pokemongo.nianticlab… xitter.gq/MrShinx3/status/895400…
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
I believe no government anywhere is ever 100% clean or good, sure, but what I really hate is how the Indonesian government nowadays is just openly acting like:
‘Yeah, I’m an asshole. Always have been. What are you gonna do about it?'
𝕯𝖆𝖚𝖓𝕮𝖎𝖙𝖗𝖚𝖘 retweeted
Pak Presiden @prabowo saat ini (setelah bencana banjir longsor lumpur, kayu gelondongan) sudah tidak relevan lagi memilah yg Legal dan Ilegal.Melihat masifnya kerusakan, kehancuran lingkungan, infrastruktur, kematian kehidupan, rakyat yg kehilangan ayah ibu anak saudara, flora fauna hancur. STOP penebangan sekarang.
Berapa uang Negara dapat selama ini dr penebangan hutan? Sawit? Tambang? Berapa kerugian Negara setelah bencana ? Berapa kerugian masyarakat material & immaterial ? Pasti tidak berimbang. Dengan segala hormat, mohon hentikan dengan kuasa Bapak Presiden @prabowo sebagai pimpinan tertinggi di NKRI.🙏🙏🙏🙏
Prabowo mengatakan, pemerintah tengah menertibkan perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki izin legal dan memperkuat koordinasi antarinstansi untuk pengawasan di lapangan.
Baca di sini: money.kompas.com/read/2025/1…
~AM #Prabowo #PembalakanLiar #SumateraUtara










































