
Peneliti arkeologi @brin_indonesia | @UGMYogyakarta, @Edu_MNHN, @UParisNanterre | dagang emas-perak-tembaga bullion | arkeopreneur
Joined October 2010
- Tweets25.9K
- Following314
- Followers10.7K
- Likes14.1K
Harry SOFIAN retweeted
Baru saja menambahkan sekitar 80 lokasi situs arkeologi ke database IPAD. Semuanya berasal dari satu kabupaten, Lahat, Sumatera. Semuanya zaman Neolitikum. Sungguh luar biasa betapa kayanya Indonesia akan bukti budaya #prasejarah. arches.ipadarkeo.id/en/
Harry SOFIAN retweeted
1. Saya akan bercerita arkeologi mengapa sistem kuncian antara candi di Indonesia berbeda dengan Asia Tenggara Daratan khususnya Kamboja. Trit kali ini saya membahas sistem penguncian candi di Kompleks Candi Angkor, Kamboja yang menggunakan penjepit/klem/krampon dari besi
Replying to @ChrisWibisana
Betul, sistem takik ini yg membuat batu2 candi saling terkunci mirip pada kayu. Kalau di Romawi menggunakan besi yg dilelehkan ditengah batu, pun di Angkor spt itu juga.
Harry SOFIAN retweeted
Kali ini sy membahas tokoh arkeologi Indonesia yg mengabdikan diri dan berkontribusi untuk mempelajari masa lalu sehingga dapat dirangkai menjadi kronologi sejarah utuh seperti yg dipelajari di sekolah dan universitas.
Raden Pandji Soejono, Bapak Akeologi Prasejarah Indonesia
Kemenbud Rilis 5 Jilid Buku Sejarah Indonesia Digital Gratis, Ini Aksesnya investor.id/national/452328/… lewat @InvestorID
Harry SOFIAN retweeted
📢#IPAD Indonesian Prehistoric Archaeology Database is LIVE!
2 Platforms: IPAD ArkeOpen (public user) and IPAD Arches (archaeological management)
ipadarkeo.id
arches.ipadarkeo.id
#prasejarah #indonesia #arkeologi
Harry SOFIAN retweeted
Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta menghadirkan Pameran Temporer Museum Arkeologi Onrust Tahun 2026. #kepulauanseribu #dkijakarta #JagaJakarta pulauseribu.jakarta.go.id/po…
Harry SOFIAN retweeted
Did you know that one of the world’s oldest centres of learning lay hidden in Sumatra’s jungle?
What connects them to Borobudur, Kedah and Temasek?
Join my free *Srivijaya* book talk at the Indonesian Embassy in Singapore, Saturday 19 September.
Harry SOFIAN retweeted
SURAT TERBUKA KEPADA
BPK ( Balai Pelestarian Kebudayaan ) YOGYAKARTA
KRITISI PADA KESALAHAN TEKNIS FATAL PEMASANGAN PENANGKAL PETIR DI CANDI BANYUNIBO SLEMAN YOGYAKARTA
Pemasangan sistem penangkal petir pada bangunan cagar budaya seperti Candi Banyunibo memerlukan standar yang jauh lebih ketat dibandingkan bangunan modern. Berdasarkan bukti visual foto di lapangan, terdapat beberapa kesalahan teknis fatal yang tidak hanya merusak kelestarian fisik candi sebagai situs arkeologi, tetapi juga membahayakan efektivitas proteksi petir itu sendiri.
Berikut adalah paparan mengenai kegagalan teknis tersebut:
1. Kerusakan Fisik Langsung pada Batuan Kuno (Metode Anchoring)
Temuan: Klem penyangga kabel konduktor dipasang dengan cara mengebor langsung ke dalam blok batu andesit candi.
Dampak Fatal: Tindakan ini melanggar prinsip dasar konservasi cagar budaya. Pengeboran memicu keretakan mikro pada batuan purbakala, mempercepat proses pelapukan, dan menciptakan celah bagi air hujan untuk masuk. Air yang terjebak di dalam sela batu akan memicu tumbuhnya lumut dan mempercepat kerusakan struktural internal batuan.
2. Tekukan Kabel Terlalu Tajam.
Temuan: Pada foto terlihat kabel konduktor mengalami tekukan yang sangat tajam (hampir membentuk sudut siku-patah) sebelum mencapai area tanah.
Dampak Fatal: Arus petir adalah arus transien berfrekuensi tinggi yang memicu sifat induktif yang sangat kuat. Secara hukum fisika, arus sisa petir akan mencari jalur lurus terdekat. Tekukan tajam seperti ini menciptakan reaktansi induktif yang tinggi, sehingga saat terjadi sambaran, arus petir berpotensi besar melompat keluar dari kabel langsung ke batuan candi. Loncatan energi masif ini bisa seketika memecahkan atau menghancurkan batu andesit di sekitarnya.
3. Penempatan Jalur Kabel Merusak Estetika dan Relief
Temuan: Kabel dibiarkan menjuntai bebas dan menempel langsung melewati bidang relief serta ornamen arsitektur penting candi.
Dampak Fatal: Selain merusak estetika visual cagar budaya, getaran mekanis kabel akibat tiupan angin lambat laun akan mengikis detail relief kuno tersebut. Terlebih lagi, jika petir menyambar, kabel akan mengalami lonjakan suhu yang sangat ekstrem; kontak langsung antara kabel panas dan batu andesit dapat meninggalkan hangus permanen atau memicu pecah termal pada permukaan relief.
4. Masalah Terminasi Bawah dan Risiko Korosi
Temuan: Di bagian bawah, sambungan kabel menggunakan klem/baut penyambung yang posisinya terbuka di atas tanah dan batuan fondasi tanpa adanya pipa pelindung (conduit). Tampak pula sisa isolasi plastik yang tidak standar.
Dampak Fatal: Bagian terminasi menuju elektroda pembumian (ground rod) adalah titik krusial. Membiarkannya terekspos tanpa pelindung mekanis membuatnya rentan terhadap korosi akibat kelembapan tanah, air hujan, dan benturan fisik. Korosi atau kelonggaran pada titik ini akan menaikkan nilai resistansi pembumian. Jika resistansi pembumian tinggi (di atas 5 Ohm), arus petir tidak akan terserap maksimal ke dalam bumi, melainkan berbalik arah (back-flash) ke struktur candi.
Solusi Standar Konservasi yang Seharusnya Diterapkan
Untuk melindungi situs sekelas Candi Banyunibo, sistem proteksi petir seharusnya dirancang dengan pendekatan khusus:
Sistem Tiang Mandiri: Menempatkan tiang penangkal petir independen di sekitar luar area struktur candi, sehingga jika terjadi sambaran, energi petir sama sekali tidak melewati tubuh bangunan candi.
Klem Non-Invasif: Jika terpaksa menempel pada dinding candi, pemasangan klem tidak boleh mengebor batu. Klem harus memanfaatkan celah antar-batu (nat) dengan sistem jepit non-destruktif yang dilapisi isolator timbal atau karet khusus.
Sudut Kelengkungan Lebar: Setiap belokan kabel konduktor harus dibuat melengkung halus dengan radius kelengkungan yang lebar (minimal radius 20 cm) untuk menjamin kelancaran arus AC frekuensi tinggi menuju tanah tanpa risiko side-flashing.
cc: @JogjaUpdate @fadlizon
Harry SOFIAN retweeted
Muara Jambi in Sumatra deserves to be on every traveler’s shortlist. Already in c700 it was a major Buddhist learning centre.
On e-bike, zip along jungle paths between temples and orchards in this vast complex. And, you’re never far from small warungs with tasty local food.
Harry SOFIAN retweeted
From a materials science perspective, the pillar’s resistance is due to:
•Thermodynamically stable passive film (δ-FeOOH)
•Phosphorus-assisted passivation kinetics
•Heterogeneous microstructure aiding film adhesion
•Mild atmospheric exposure (no chloride-driven breakdown) #metallurgy
Harry SOFIAN retweeted
Lukisan dinding di gua-gua Pulau Muna merupakan jejak peradaban seni tertua yang menjadi bukti sejarah perkembangan budaya manusia prasejarah sekaligus aset arkeologi penting di Indonesia yang perlu dilestarikan.
mongabay.co.id/2026/02/25/lu…
Harry SOFIAN retweeted
The UniSZA e-manuscript portal contains over a thousand digitised manuscripts in Arabic and Malay (and Javanese and Acehnese), mostly from Malaysian and Indonesian collections, and is fully and freely accessible once you register and log on: emanuscript.unisza.edu.my/re…
Harry SOFIAN retweeted
Manik-manik Jatim yang dipamerkan di Museum Nasional Gyeongju, Korea Selatan
Manik-manik Jatim umumnya dikaitkan dengan dua peristiwa: kebangkitan perdagangan maritim dan kedatangan ajaran Buddha di Korea. Manik-manik kaca ini merupakan bukti kontak antar peradaban lintas ruang dan waktu
Harry SOFIAN retweeted
Penjelasan Ferry Irwandi tentang masalah gaji guru honorer telah digunakan oleh banyak pihak untuk menormalisasi nasib guru honorer agar mereka menyalahkan dirinya sendiri, yayasan, dan pemerintah daerah. Padahal, masalah guru adalah masalah kepemimpinan nasional.
-Thread-
Harry SOFIAN retweeted
Arkeolog Menemukan Punden Berundak di Kawasan Situs Cibalay di Kabupaten Bogor
nationalgeographic.grid.id/r…
Harry SOFIAN retweeted
Breaking News :
ITS Surabaya bebaskan UKT korban terdampak Bencana Ekologis Sumatera, hingga semester 8.
Wakil Rektor Bid. Akademik dan Kemahasiswaan ITS,
Nur Syahroni mengungkapkan, pihaknya akan memberikan keringanan dan pembebasan UKT.
here we go !!!
Harry SOFIAN retweeted
CC: @harrysofian
Placing silverware in hot water with baking soda, salt, and aluminum foil creates a small electric current. This redox reaction pulls sulfur from tarnished silver
A process called Electrochemical reduction
xitter.cf/MarchUnofficial/status…
Harry SOFIAN retweeted
Sebuah publikasi baru meneliti kedatangan migrasi manusia pertama ke Sahul: genom baru yang berhasil diurutkan dari Sulawesi (Zaman Besi), sekaligus menganalisisnya dengan mDNA wanita Toalean berusia 7.200 tahun. (Leang Panninge). #Sahul #Toalean #Sundaland
Harry SOFIAN retweeted
Interested in a run down on the history of Majapahit and the making of Indonesia? Well, here is a video! Get a coffee or tea, nestle yourself on the sofa and click this link:
youtu.be/grvy3BJnRtg
#Indonesia #sejarah #majapahit #history #seasia












































