echon pasaribu retweeted
ALM. BURHANIS KORBAN SUKOLILO SUDAH MENINGGAL, JANGAN BUNUH DIA UNTUK KEDUA KALI!
*dilanjut jika banyak yg RT*
echon pasaribu retweeted
KUIS TEBAK SKOR
Man City 🆚 Arsenal
Syarat:
1. Follow @Indo_Gunner
2. Like & RT tweet ini
3. Komen tebakan kalian dan menit keberapa gol terakhirnya tim yg kalian dukung, jika jawaban sama ditentukan gol yg paling dekat
Contoh:
Man City 2-2 Arsenal | Arsenal 73 #IndoGunnerKuis
echon pasaribu retweeted
Saran Batalkan Wacana Hak Angket, Eks Sekjen PKB: Pekerjaan yang Sia-sia
~N #HakAngket #PKB
SaranBatalkan Wacana Hak Angket,Eks Sekjen PKB: Pekerjaan yang Sia-sia
Eks Sekjen PKB Lukman Edy menyebut ada baiknya PKB tak melanjutkan dukungan terhadap hak angket kecurangan Pemilu 2024. Pasalnya, Lukman menilai bahwa hak angket akan berakhir sia-sia.
echon pasaribu retweeted
Pagi2 udah keliatan Dirty Vote makin panas nih, direspon langsung ama ex Mendag, Lutfi 👀
echon pasaribu retweeted
Masih gk percaya Prof Jimly Asshiddiqie ?
1. Pakdhe dan Gibran terbukti sama sekali tdk terlibat dalam kasus MK. Semua atas inisiatif si paman.
2. Pakdhe menginginkan 03 cawapres dan 02 capres
3. PDIP gk setuju. Majukan 03 secara resmi
4. Gibran cawapres netral untk prabowo.
Ijin ya bang @Fahrihamzah memberikan yg versi HD🙏.
echon pasaribu retweeted
Sebuah tanggapan menarik dari @hasyimmah untuk @pandji
Andai saya Jokowi...
(menjawab video @pandji, silakan membaca atau mendengarkan suratnya saya membacakan)
Mas Pandji yang terhormat, izinkan saya merespon video Mas Pandji yang ditujukan ke saya.
Saya dengar Mas Pandji di Pilpres kali ini, tak mendukung Pak Anies seperti halnya di Pilgub DKI 2017 lalu. Mas Pandji beralasan bahwa Pak Anies seharusnya melanjutkan dulu perubahan yang Pak Anies lakukan di Jakarta.
Mas Pandji, alasan itulah yang mendasari saya merasa harus ikut cawe-cawe dalam pilpres kali ini.
Menurut Mas Pandji, apa yang dibangun Pak Anies di Jakarta selama 5 tahun bisa sia-sia jika dilanjutkan gubernur lain yang tidak satu visi karena pondasi yang dibuat selama 5 tahun belumlah cukup kuat.
Begitu juga di posisi Presiden, perlu Mas Pandji sadari, bahwa membangun pondasi selama 10 tahun itu belum cukup kuat karena negara ini sangat besar.
Sejak 2014, saya sudah memulai sebuah perubahan besar. Perubahan besar yang saya mulai ini, menurut saya, harus terus berlanjut. Pembangunan pondasinya saja belum benar-benar selesai, akan besar sekali kerugian negara ini jika pondasi itu dibongkar kembali.
Jika di pemerintahan selanjutnya, arah pembangunan harus diubah lagi, maka pembangunan tidak akan sampai ke tujuan karena kita harus sibuk membuat pondasi lagi. Kita pastinya tidak mau itu terjadi.
Kita tidak ingin setiap kali pergantian pemerintahan, isu yang diangkat adalah perubahan. Kondisi yang terus berubah pasti tidak kondusif bagi dunia usaha.
Sebagai bangsa, kita masih terus berproses agar suatu saat nanti, pergantian kepemimpinan nasional tidak lagi mengubah arah pembangunan bangsa ini ke depan. Arah pembangunan akan tetap pada jalurnya siapapun presidennya.
Bayangkan, pembangunan sekelas IKN pun bisa terancam tak dilanjutkan hanya karena ada pihak yang tidak suka dengan saya.
Pembangunan IKN, jalan tol, jalur kereta api, atau pembangunan yang lain, semua itu bukan tentang saya. Itu kepentingan bangsa yang jauh lebih besar dari sekadar nama pribadi saya.
Saya rela nama saya dihapus dan tidak disebut sebagai pencetus pada program-program pembangunan itu asalkan semua program itu tetap dilanjutkan. Jadi, ini bukan tentang saya, ini untuk kepentingan bangsa ke depan.
Pembangunan ini harus tetap jalan. Ini bukan tentang saya, apalagi tentang keluarga saya. Ini tentang Indonesia yang sudah menentukan arah pembangunannya, dan saya tidak ingin kita berbelok dan memulai dari nol lagi.
Betapa mahalnya pengorbanan kita yang terbuang jika kita mulai dari nol lagi. Siapa yang dirugikan? Rakyat Indonesia. Kalau saya pribadi, apapun yang terjadi di pemerintahan selanjutnya, insya Allah saya dan keluarga masih bisa hidup layak.
Jadi, ini bukan tentang kehidupan saya. Ini tentang kerugian negara ini jika pembangunan ini tidak dilanjutkan.
Untuk bangsa ini, saya rela kalau hanya dituduh:
- Jokowi memanipulasi konstitusi.
- Jokowi membangun politik dinasti.
- Jokowi otoriter.
- Jokowi perusak demokrasi.
- Gibran anak haram konstitusi.
Silakan saja menuduh saya dan keluarga. Perlu Mas Pandji ketahui bahwa dari orang tua saya, saya pribadi, hingga anak-anak saya, sudah terbiasa mendapatkan tudingan yang jauh lebih buruk dari itu.
Tujuan saya melakukan cawe-cawe ini hanya satu, yaitu Indonesia yang lebih baik di masa depan.
Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, yang penting saya dan keluarga saya tidak melanggar hukum dan bisa melihat Indonesia menjadi lebih baik.
Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, karena tuduhan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan besarnya manfaat yang akan kita raih untuk negara ini.
Mas Pandji, sekarang coba kita ingat ucapan Bung Karno, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri."
Nah, Mas Pandji sekarang tahu, kan, bagaimana beratnya perjuangan saya menghadapi semua tudingan itu?
-lanjut👇-
echon pasaribu retweeted
Gmana tanggapannya kochi atas komentar dari legenda Timnas era 1970-an? @CoachJustinL
echon pasaribu retweeted
Plot twist!
Sebagai kader PDIP akhirnya Jokowi benar2 ikut kampanye, tapi untuk Ganjar-Mahfud, seperti keyakinan Adian Napitupulu. Lalu mereka yg sekarang rame2 unfoll @jokowi kembali memfollow beliau sambil sibuk bikin pembenaran.
echon pasaribu retweeted
Bernard Kent Sondakh adalah pendukung Den Wadas, pembelian heli yg katanya bermasalah itu terjadi di era Presiden Megawati. Lalu reply-nya jadi salah Prabowo 🤔
This quoted post is unavailable.
echon pasaribu retweeted
Dari sekian kader, hanya Jokowi dan Gibran yg berani terang2an ke publik bicara ini.

















