
Accelerating low carbon energy transition. Think tank & public policy advocacy org. Tweet in EN/ID. #EnergyTransition #SustainableEnergyAccess #ClimateDiplomacy
Jakarta, Indonesia (ID)
Joined September 2009
- Tweets19.9K
- Following685
- Followers6.9K
- Likes1.6K
The countdown to #IETD2026 is on, Sobat Essentials! 🌏
Three days of big ideas, meaningful conversations, and new opportunities to accelerate Indonesia’s energy transition.
From energy security and green investment to youth action and regional energy development, explore the conversations shaping a more competitive, secure, and sustainable energy future.
The Indonesia Energy Transition Outlook (IETO) 2027 is coming, Sobat Essentials!
Under the theme “The Real Independence Agenda: Accelerating Indonesia’s Transition Away from Fossil Fuels”, IESR invites you to join the launch of IETO 2027.
📅 Monday, 30 November 2026
Join us to explore the challenges, opportunities, and pathways to accelerate Indonesia’s #energytransition and reduce its reliance on fossil fuels.
Save the date and register now!
🔗 s.id/IETO2027
Lonjakan harga minyak dan pelemahan rupiah diperkirakan meningkatkan beban energi APBN 2026 menjadi Rp525 triliun, terdiri atas subsidi Rp253 triliun (BBM, LPG, listrik) dan kompensasi Rp272 triliun (Pertamina Rp207 triliun, PLN Rp65 triliun). Di sisi lain penerimaan negara masih defisit 600T.
Pemerintah @prabowo @KemenkeuRI harus segera menjamin pembayaran kompensasi tepat waktu agar keuangan Pertamina dan PLN tetap sehat sehingga ketahanan energi terjaga. Subsidi harus direformasi menjadi bantuan langsung yang tepat sasaran, disertai perlindungan masyarakat rentan.
Percepatan elektrifikasi transportasi, energi domestik, dan energi terbarukan wajib menjadi prioritas. Tanpa reformasi struktural, beban energi akan terus menggerus ruang fiskal pembangunan dan menjauhkan dari kemandirian energi @BappenasRI @dewanenergi.
ekonomi.bisnis.com/read/2026…
Sobat Essentials, delaying industrial #decarbonization could cost Indonesia its export competitiveness. With the implementation of EU CBAM, Indonesian steel faces a significant cost disadvantage, with potential carbon liabilities reaching USD 208.1 million.
Decarbonization is no longer just about reducing emissions, but also about keeping Indonesian industries competitive.
Discover the insights and recommendations in IETO 2027. Join the launch at s.id/IETO2027. 🔗
Konflik global lagi-lagi nunjukin betapa rentannya energi fosil dan ironisnya, ini malah bikin transisi energi bersih melesat jauh lebih cepat dari prediksi siapa pun.
Berdasarkan outlook perusahaan energi global asal Perancis, TotalEnergies 2026, krisis di Timur Tengah saat ini memicu percepatan luar biasa untuk adopsi teknologi rendah karbon. Hasilnya, prediksi puncak permintaan minyak global (peak oil) ditarik maju ke tahun 2035–2040.
@prabowo @BappenasRI @KementerianESDM @PerekonomianRI buat Indonesia, ini wake-up call yang nggak bisa dicuekin.
Kita harus gerak cepat antisipasi pergeseran besar ini, dengan (1/2):
reuters.com/business/energy/…
1⃣Kuasai Ekosistem EV: Adopsi kendaraan listrik global lagi meroket. Kita harus nge-gas ekspansi hilirisasi nikel dan manufaktur baterai buat ngunci posisi strategis di rantai pasok dunia. Tapi rantai pasoknya harus dihijaukan.
2⃣ Rombak Strategi Subsidi: Lonjakan harga minyak gara-gara tensi geopolitik bikin APBN makin tercekik. Tekanan fiskal ini harusnya jadi momentum buat geser pelan-pelan dari subsidi fosil, dan alihkan dananya ke investasi panel surya (PLTS) domestik serta modernisasi jaringan listrik & penyimpan energi.
3⃣ Strategi Biofuel yang Pas: Aturan global yang makin ketat membuktikan kalau roadmap BBN kita udah di jalur yang benar. Tapi ingat, implementasinya harus hati-hati biar nggak mengorbankan ketahanan pangan & merusak hutan serta membuat Karhutla.
4⃣ Diversifikasi Ekonomi: Menjelang era peak oil, kita harus siap-siap hadapin turunnya pendapatan negara dari ekspor fosil dengan banting setir ke industri manufaktur hijau dari sekarang.
Sistem yang bergantung pada energi fosil perlahan runtuh karena volatilitasnya sendiri. Ini saatnya Indonesia memimpin di sektor energi bersih, bukan malah tertinggal. (2/2)
reuters.com/business/energy/…
Bumi semakin panas akibat pemanasan global. Kehamilan jangan menjadi semakin berisiko.
Perubahan iklim bukan ancaman masa depan tapi sekarang! Dampaknya sudah hadir dalam kehidupan kita, termasuk melalui panas yang semakin ekstrem yang membuat kehamilan lebih berisiko.
@prabowo @KemenkesRI Indonesia membutuhkan kebijakan yang melindungi ibu hamil:
1⃣Peringatan dini panas,
2⃣Perlindungan pekerja,
3⃣Layanan kesehatan yang tangguh,
4⃣Akses terhadap listrik dan pendinginan yang andal.
@dewanenergi @KementerianESDM @BappenasRI transisi energi yang adil bukan hanya tentang mengurangi emisi tapi memastikan setiap ibu dapat menjalani kehamilan dengan aman di tengah iklim yang semakin panas.
Membangun energi terbarukan yang bersih. Ibu terlindungi. Generasi mendatang lebih tangguh.
#TransisiEnergi #AdaptasiIklim #KesehatanIbu #ClimateAction #IndonesiaEmas2045
reuters.com/investigations/h…
Indonesia mengimpor lebih dari separuh kebutuhan BBM dari Singapura. Ini menciptakan risiko terhadap keamanan pasokan energi. Gangguan pasokan bisa terjadi karena konflik geopolitik, gangguan rantai pasok, perang dagang dan lain-lain.
Untuk mencegah risiko gangguan pasokan BBM, Indonesia harus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari kilang Singapore. Ini murni upaya mitigasi risiko untuk memastikan keamanan pasokan energi kita. Diversifikasi sumber pasokan BBM baru tidaklah mudah.
Kita harus mencari negara dengan kilang yang punya Nelson Complexity Index yang tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan BBM spesifik kita. Biaya pengadaan BBM juga akan meningkat karena biaya transportasi & logistik.
Mitigasi risiko yang paling ampuh adalah menurunkan impor BBM dengan cara menerapkan fuel economy standard pada kendaraan bermotor, mendorong penggunaan transportasi publik & elektrifikasi transportasi serta pengaturan akses BBM bersubsidi untuk merasionalisasi konsumsi & mendorong penggunaan BBM yang lebih bersih @KementerianESDM @dewanenergi @PerekonomianRI.
ekbis.sindonews.com/read/176…
Sobat Essentials! Affordable, clean electricity is within Indonesia's reach. However, unlocking its full potential requires decisive policy reforms, faster solar PV deployment, and a stronger domestic industry.
So, what will it take to get there?
Discover the actions needed to accelerate Indonesia's clean energy future at IETD 2026 on 1–3 December 2026! Engage with prominent speakers, network with policymakers, industry leaders, investors, and energy experts, and explore practical solutions to drive real progress.
🎟️ 50% EARLY BIRD DISCOUNT
📅 30 October – 7 November 2026
💰 Only Rp150,000 for a 3-day pass!
🚀 Register now: ietd.info #IETD2026 #TheActionToTake #EnergyTransition
Türkiye's COP31 Presidency is preparing the 35-by-35 Global Electrification Pledge, aiming to increase electricity's share of global final energy consumption to 35% by 2035, compared with approximately 23.4% in 2025.
Electrification is becoming a central global energy-security and climate-policy objective. Its benefits depend on electricity generation, grid capacity, end-use efficiency and the sectors being electrified. Indonesia must support this this pledge @KLH_BPLH @Kemlu_RI @BappenasRI @KementerianESDM. Indonesia could position its 100 GW solar programme as part of a national electrification strategy for transport, industry, buildings and households.
A credible 35%-by-2035 pathway requires bottom-up electricity-demand forecasts, grid investment, affordable tariffs and coordinated sectoral policies #COP31 #35by2035 #ElectrificationPledge.
unfccc.int/news/cop31-presid…
Krisis BBM yang terjadi beberapa waktu ini di Indonesia harusnya membuat kita sadar bahwa ada hal yang lebih serius, yakni masalah struktural ketahanan energi di Indonesia.
Elektrifikasi bisa jadi salah satu solusinya ⬇️
Teori konspirasi netizen bilang krisis BBM dan promosi beralih ke EV cuma akal-akalan supaya mobil listrik laku.
Padahal ini masalah struktural ketahanan energi Indonesia:
1️⃣ Ketergantungan impor ➡️ pasokan terganggu ➡️ cadangan seret, menurun hingga < 20 hari.
2️⃣ APBN merana ➡️ harga minyak mahal, rupiah lemah = anggaran untuk subsidi & kompensasi ikut naik.
Risiko pasar global sebagian berpindah menjadi beban fiskal.
3️⃣ EV bukan obat ajaib ➡️ ganti EV = upaya menurunkan konsumsi BBM.
Tapi hanya ganti jenis kendaraan ya nggak akan menyelesaikan kemacetan, kebutuhan jalan, dan ketimpangan akses transportasi.
4️⃣ Transportasi publik = prioritas.
MRT, LRT, KRL, BRT, dan bus listrik yang terintegrasi dapat mengurangi konsumsi energi sekaligus ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Bukan soal ganti mesin aja, tetapi mengubah sistem mobilitas.
5️⃣ Bersihkan sumber (listriknya).
Elektrifikasi = memindahkan sebagian emisi dari knalpot ke pembangkit.
Dekarbonisasi kelistrikan harus berjalan bersamaan.
6️⃣ Subsidi EV = yes, supaya pasar juga terbuka. Harus adil siapa yang menikmati insentif dan bagaimana ini mengurangi ketergantungan impor jangka panjang.
7️⃣ Reformasi subsidi energi jangka panjang = supaya lebih terarah, adil, berkelanjutan. Nggak mengulang krisis ke krisis.
Rekomendasi @IESR:
iesr.or.id/ketergantungan-im…
Majalah berita mingguan (MBM) Tempo @tempodotco menginvestigasi kelangkaan BBM yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
Ada 3 hal penting yang perlu jadi perhatian @prabowo:
1⃣Klaim stok BBM aman oleh @bahlillahadalia jauh panggang dari api. Kelangkaan terjadi karena stok BBM tidak ada di terminal-terminal penyimpan BBM.
2⃣Kuota BBM subsidi dan penugasan jauh dari cukup. Kuota ini dibuat untuk “menahan” beban subsidi tapi tidak realistis karena upaya pengendalian pembelian BBM bersubsidi gagal.
3⃣Beban subsidi dan kompensasi energi diperkirakan melonjak jadi 900 triliun. Kantong pemerintah sudah boncos & pembayaran kompensasi ke Pertamina & PLN baru bisa dilakukan tahun depan, yang artinya menciptakan beban fiskal baru @KemenkeuRI.
Indonesia masuk dalam kondisi krisis energi, jauh dari aman & mandiri energi yang jadi cita-cita Presiden @dewanenergi.
tempo.co/kolom/krisis-bahan-…
Sudah dirundung asap, listrik pun ikut padam. Sejak Juni 2026, sistem interkoneksi Kalimantan mengalami defisit daya akibat kerusakan beruntun pembangkit (PLTGU Bangkanai, PLTU Asam-Asam, PLTGU Senipah, Graha Power Kaltim) dan perawatan yang bersamaan.
PLN menerapkan pemadaman bergilir demi mencegah blackout, dan empat provinsi terdampak sejak Juli, di Samarinda, pemadaman berlangsung sekitar empat bulan. Akar masalahnya diduga cadangan daya yang tipis, pasokan terkonsentrasi pada pembangkit besar, serta pemulihan yang lambat.
Dampaknya nyata... (1/2)
kaltengdaily.com/kabar-terki…
...peternak ayam merugi ratusan juta rupiah, UMKM terganggu, layanan kesehatan dan pendidikan terhambat, dan protes peternak dan mahasiswa meluas, menuntut penghentian pemadaman dan kompensasi.
PLN menargetkan pembangkit sewa 158 MW dan tambahan kapasitas beroperasi November–Desember 2026 #2TahunPrabowo ditandai dengan krisis energi yakni listrik & BBM. @prabowo perlu evaluasi total @_pln_id @KementerianESDM @BappenasRI dan menyelesaikan akar masalah. (2/2)
Sobat Essentials, pada 29 Oktober 2026, IESR diundang oleh @Kemdiktisaintek untuk memberikan pandangan mengenai proyeksi dan potensi penciptaan lapangan kerja di sektor transisi energi.
Di kesempatan ini, IESR membawakan 3 topik bahasan utama yakni:
⚪️Tenaga Kerja dalam Rantai Pasok Teknologi Energi Terbarukan
⚪️Tenaga Kerja di Sektor Hidrogen Hijau
⚪️Peluang Kerja di Industri Baterai Nikel
IESR merekomendasikan:
1⃣ Pengembangan tenaga kerja di sektor energi terbarukan perlu memperhatikan terkait dengan ketimpangan suplai dan kompetensi tenaga kerja di luar Jawa. Universitas dan institusi pendidikan vokasi perlu menjadi hub regional untuk pengembangan ini.
2⃣ Perlu mendorong institusi-institusi lokal untuk menjadi "center of excellence" yang spesifik pada pengembanagn teknologi tertentu dan ekosistem pendukungnya memerlukan penguatan lebih lanjut. Ini juga penting untuk mendorong tenaga kerja Indonesia yang juga dapat berkontribusi di pasar regional ASEAN.
3⃣ Pengembangan tenaga kerja hijau tidak perlu memulai dari nol. Beberapa skill pekerjaan hijau di sektor-sektor energi terbarukan, hidrogen hijau, dan manufaktur baterai berbasis nikel bersifat transferable dari industri yang sudah ada. Selanjutnya, yang perlu dipikirkan adalah jalur adaptasi keterampilan yang sudah dimiliki.
Pemerintah Thailand baru mengesahkan $1.5 miliar untuk insentif program rooftop solar “People’s Solar” dengan target 1O GW PLTS Atap di 1 -1,5 juta rumah dengan kapasitas 5-10 kW/instalasi.
Subsidi sebesar 50 ribu Baht/rumah dan ada pinjaman lunak yang diberikan bank pemerintah. Kelebihan listrik dapat dikirimkan ke grid dengan tarif pembelian 2.2 Bath/Rp1180/kWh dengan maksimum 5 kWh. Ini adalah program untuk mengatasi krisis energi dan mengurangi tekanan harga energi yang diimpor.
Program di Thailand ini dapat jadi contoh untuk @prabowo @bahlillahadalia @PerekonomianRI @BappenasRI dan Danantara Indonesia sebagai bagian dari program PLTS 100 GWp. Potensi PLTS Atap di bangunan rumah >2200 VA 15-20 GW.
Pemerintah bisa mendorong adopsinya dengan memberikan insentif pinjaman berbunga rendah & mengembalikan net-metering dengan nilai 75% tarif listrik. Syukur kalau bisa dapat subsidi 10%-20% dari capex. Ketentuan ini bisa dimasukkan dalam rancangan Perpres PLTS 100 GW @djebtke @KementerianESDM #PLTS100GW.
reuters.com/world/asia-pacif…
Sobat Essentials, semangat Sumpah Pemuda juga bisa diwujudkan lewat aksi nyata untuk energi yang lebih bersih! 🇮🇩
Mulai dari menggerakkan komunitas lintas kampus, menghadirkan inovasi energi surya untuk pertanian...
...hingga memperluas akses energi bersih dan air bersih bagi masyarakat, anak muda punya peran penting dalam mendorong #transisienergi di Indonesia.
IESR juga mendukung gerakan anak muda melalui Generasi Energi Bersih, wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan bergerak bersama lewat edukasi, kampanye, serta advokasi energi bersih.
Karena anak muda bukan cuma pewaris masa depan, tetapi juga penggerak perubahan hari ini. ✊🌏























