Malinoa retweeted
Ramai #TolakRUUTNI duuh 😱
Peltu Lubis dan kopka Basar oknum TNI pemilik sabung dan backing sabung ayam yg menembak polisi menggunakan senjata Laras panjang saat tempat usahanya akan digrebek polisi di lampung
Malinoa retweeted
Membela hak LGBT = homo. Dukung legalitas ganja medis = tukang cimeng. Solidaritas pada korban kekerasan negara = pemberontak. Tidak bayar pajak = tidak ingin hidup di Indo. Keren! Keren!
Silahkan didownload, kawan-kawan. Gratis seperti udara.
Lumayan buat temen nonton film sci-fi yg biasanya tanggal segini diputer di RCTI 🙏
Download full mixtape di sini:
drive.google.com/drive/folde…
Kembali berpartisipasi di pameran seni multi-sensori, Tak Kenal Maka Tak Sayang. Teman-teman yang di Jakarta, silahkan berkunjung ke M-bloc Space untuk melihat karya instalasi audio dari kami.
instagram.com/p/DAX8J6LS-lZ/…
Di bagian pameran audio, kami membuat rangkaian rekaman percakapan, music score, dan foley yang kami harap bisa mengingatkanmu terhadap masa kecil. Gak cuma suara-suara yang nyaman, suara-suara tidak nyaman pun juga akan kami tampilkan di pameran ini.
Malinoa retweeted
Replying to @MurtadhoRoy
Anarkis ini sering menyimpulkan terburu-buru. Dari A langsung ke Z. Sudah terlalu banyak darah jatuh dari konflik dengan negara, kemenangan yang didapat pun tidak seberapa.
Malinoa retweeted
Perjuangan di ruang2 konflik agraria/ lingkungan, menghadapi PSN, tdk ada yg berhasil. Semua dipukul mundur. Betul Marcos bilang, kata adalah senjata. Tp ngomong gitu mereka beneran punya senjata. Di sini tdk ada yg seperti petani Chiapas merebut San Cristobal de las Casas
Malinoa retweeted
Kalo bentuk perlawanannya adlh protes2, marah2 saja, lumayan, mengganggu, tapi tdk memberi pukulan apapun/jawaban apapun pd problem struktural. Kecuali beneran, kaum revolusioner itu berani diberi tugas misal, menduduki sebuah kota secara bersenjata dls.
Malinoa retweeted
Posisi anarkis jg sdh waktunya diperdebatkan secara terbuka dlm konteks transformasi politik menuju sosialisme. Apa & bgmn caranya jwb problem struktural sprti: komodifikasi pendidikan, sembako mahal, biaya kesehatan mahal, upah murah dls.
Pasca sebotol Atlas dgn temanku tadi malam soal "terlalu apatis untuk melihat peluang", ternyata melayang-layang di kepalaku.
Padahal ruang-ruang terbuka yg disediakan oleh musuh (negara), seharusnya dapat dilihat sebagai peluang untuk pukul balik di medan yg mereka buat.
Malinoa retweeted
Lagunya The Hanging Tree. Di film THE HUNGER GAMES keknya ini ajakan buat revolusi & memberontak pada The Capitol deh...




















