Bantu jejak pendapat dung dulur mlaku, menurut kalian jalan di Surabaya yang paling ramah pejalan kaki dan paling tidak ramah pejalan kaki ada dimana nih?
Weekend malam kemarin, kan minkop bareng temen yg lain jalan kaki di jalan Tunjungan. Karena jarang bgt kesana, agak kaget aja disana ada bbrp kafe yg tempat duduknya meluber ke trotoar. Jadi pas jalan dngn kondisi crowded agak kesusahan.
Cuma sebenere harus diakui lebih hidup kawasannya, seru liat orang2 saling interaksi. Tapi karena memang trotoarnya bukan yang luebar bgt (lbih lebar dapur mbq #eh), jadi kemakan space aja.
Koalisi Pejalan Kaki Surabaya retweeted
bacaan bagus buat warga surabaya
projectarek.id/reportase/duu…
Koalisi Pejalan Kaki Surabaya retweeted
Temen-temen kerasa ngga, kalo arah tujuan yang ada LED di bagian atas itu ga bisa terbaca bahkan seringkali mati? Melihat hal ini, Transmin berinisiatif membuatkan beberapa papan penanda nomor dan jurusan yang saat ini telah terpasang di beberapa unit Suroboyo Bus dan WiraWiri.
Semoga cukup bisa membantu teman-teman pengguna untuk memastikan armada yang dinaiki yaa.
Project ini bersifat pro bono dan didanai dari kas kami sendiri, itulah kenapa papan itu jumlahnya terbatas. Jika teman-teman ada kritik dan masukan bisa diarahkan langsung ke akun dinas terkait yaa.
Sebagai informasi, perbaikan 1 modul LED di bus kurang lebih setara dengan penyediaan 200 papan berukuran sama seperti buatan kami. Di tengah keuangan yang carut marut begini, opsi ini pastinya lebih baik bagi fiskal Surabaya yang minim.
Koalisi Pejalan Kaki Surabaya retweeted
Yang selalu dinormalisasi dengan
"Macet cuma di jam-jam tertentu aja"
"Macetnya gak kayak Jakarta" (Ini aneh sih, giliran transumnya dibandingin sama Jakarta ngomongnya "surabaya itu beda ga bisa disamain kayak jakarta" Halah Mpret)
"Lek kesusu budalo wingi"
"Bus iki mek ngebek-ngebeki dalan ae"
😌
Menarik. Tpi tlong arek2 yg bidangnya sesuai, bisa bantu jelaskan dri sisi teknisnya apakah ideal?
Karena mnrut minkop, kampung/gang2 di Surabaya itu sbenere jg nyaman drpd jalan besar sekalipun tnpa trotoar. Kecepatan kendaraan biasane lbih rendah dan interaksi sosialnya dpt.
Replying to @projectkopsby
trotoar itu harusnya dibangun dijalan-jalan yg kecil + gang gang, bukan malah jalan raya besar
Ini bukan tentang Arga, ini tentang banyak warga Surabaya hidup dalam ketidakberpihakan dan dibiarkan tanpa pembuktian. Pertanyaannya, sampai kapan kita menunggu?
Saksikan langsung di jalanan kota!! dengan jalan kaki sambil meso-meso itu hanya di SURABAYA.
Koalisi Pejalan Kaki Surabaya retweeted
bahkan di tempat paling walkable di surabaya, kamu masih bisa kepleset grgr ubin trotoar & kesandung rantai lompat tali 😇😇😇
Sampe sekarang gak ngerti maksude dinas iku ngekei rantai nak bollard. Ben motor gak lewat trotoar? tapi pada akhirnya "Semua fasilitas yg mengatasnamakan demi kebaikan pejalan kaki, dibangun utk mengantisipasi pelanggaran yg dilakukan pengendara".
Kabar gembira buat Warga Surabaya! 🚋✨
Boyorail hadir untuk mobilitas kita semua! Catat tanggal launchingnya dan nikmati layanan GRATIS selama periode promosi.
📍 Stasiun Intermoda Joyoboyo Lt. 3
🗓️ 1 April 2026
🔗 Daftar di sini! tinyurl.com/Boyorail
Sampai jumpa di sana!
Koalisi Pejalan Kaki Surabaya retweeted
Masa kampanye udah lama lewat, tapi transum kita masih gitu-gitu aja. Bahkan ada yg bilang, makin downgrade, bener nggak sih rek?
Nah sehubungan dengan itu, kami dari Surabaya Worker Support bermaksud buat ngajak kalian gabung ke acara Weekly Gathering Surabaya Worker Support yang berkolaborasi dengan Transport For Surabaya (@tfsurabaya) yang bertema "Mana Janji Transumnya, Ri?"
Acara ini akan dilaksanakan pada hari Rabu, 1 April 2026 dari jam 19.00 - 21.00 WIB dan bertempat di Wisata Kuliner Deles, Sukolilo. Tidak perlu registrasi ataupun HTM, langsung saja datang dan silahkan beli makanan/minuman di tenant yang ada ya!
Sampai bertemu hari Rabu!
Koalisi Pejalan Kaki Surabaya retweeted
Medan dan Surabaya seharusnya sudah jadi kota global.
Keduanya punya modal geografis yang strategis untuk jadi kota yang lebih maju (bahkan secara historis Surabaya sudah maju duluan), tapi skill issue dalam pembangunan menjadikan kota ini cuma jadi bayang-bayang Jakarta.
Tak takokni ganti "Selama iki berapa kali nyowomu arep ilang gara-gara mlaku nak Suroboyo?". Lek durung tau, wajar awkmu ngomong ngunu. Karena kota tidak bergantung pada pengalaman satu orang saja, tpi klo bnyk yg bilang gak ramah, yws ancen kotamu elek cik.
Salah satu penyeberangan mematikan yg tiap hari dilalui oleh banyak orang ketika menuju Royal Plaza
instagram.com/reel/DFDJUyQyj…
This Post is from a suspended account. Learn more





























