akhmad sahal retweeted
🇮🇩 JUST IN: Bloomberg reported that the Chief Investment Officer of Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, indirectly owns 27.5% stake in Supra Sekuritas (SS), which is recently sanctioned by OJK in relation to stock-market manipulation case.
Based on data from Stockbit, Supra Sekuritas top net buy this year in all market are $DSSA, $CUAN and $BUMI.
akhmad sahal retweeted
Orang ini asli aneh bener.
Diingatkan bisa tidak naik kelas dan kena DO jika tidak rajin kerjakan PR, tidak belajar sungguh–sungguh agar dapat nilai baik.
Eh malah menepuk dada sambil teriak lantang: "Gue gak takut same loe. Loe gak usah nakut–nakutin".
Jenius atau ######?
Presiden Prabowo Subianto melayangkan peringatan amat keras kepada lembaga pemeringkat internasional Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengancam akan menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia.
Prabowo menilai ancaman downgrade tersebut sebagai upaya menakut-nakuti dan mengganggu kedaulatan ekonomi nasional. Dengan nada tegas dan berapi-api, Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak akan pernah takut atau gentar terhadap ancaman pihak manapun.
Simak berita selengkapnya di BeritaSatu.com, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #PrabowoSubianto #MSCI #PasarModal #Ekonomi #Indonesia #Viral #BEI #Saham #OJK #Kabinet #MerahPutih
akhmad sahal retweeted
Menyikapi Data Survei: Pesan Ade Armando untuk Istana dan Politisi.
~masih ada akal sehat.
youtu.be/kHfSDJvBYOU?si=I77s…
akhmad sahal retweeted
Akuisisi oleh pengusaha RI tdk sama dg nasionalisasi. Kekayaan konglomerat RI tdk sama dg kekayaan rakyat RI. Kepentingan pengusaha nasional tdk sama dg kepentingan nasional.
BIG BREAKING NEWS
EKS MENDAG BILANG HAJI ISAM MELAKUKAN AKUSISI BYAN ADALAH MEREBUT KEMBALI KEKAYAAN YANG SELAMA INI DI BAWA KE SINGAPURA
anaknya pengusaha byan baru menyumbang 101 juta dolar singapura untuk beasiswa dan pendidikan di singapura
dia bertanya, kekayaan alam indonesia untuk menyejahterakan indonesia atau bangsa asing
dia menyebut low tuck kwong, warga singapura yang pada 1992 melepas paspor singapura untuk jadi pemegang paspor indonesia
pertanyaannya, orang singapura macam apa yang mau turun dari paspor peringkat satu ke paspor kita
jawabannya satu: serakah, supaya bisa menguasai izin konsesi tambang batu bara raksasa di kalimantan yang hanya boleh dimiliki warga negara indonesia secara mutlak
akhmad sahal retweeted
Inilah alasannya kenapa Presiden Prabowo sering tidak paham kondisi sebenarnya karena berdasar laporan yang sudah diatur oleh orang dekatnya.
akhmad sahal retweeted
#IDNWatch 🇮🇩: During an address to his 118 ministers, Pres. Prabowo warned that Indonesia would not be intimidated by the MSCI rating, which announced its intention to downgrade Indonesia's stock market from "emerging" to "standalone".
PRABOWO = DELUSIONAL.
SUAMI ISTRI SAMA2 SET*N!!
Kasus : Menganiaya anak di dlm lift, ditendang, dijewer, dipukul, ditabrak2in pake stroller.
Setega itu sm anak sendiri, kejadian ini bakal diinget terus sm anaknya sampe dewasa.
Padahal mereka org berpendidikan, ternyata "0" besar dlm mendidik anak!
akhmad sahal retweeted
In @TheEconomist today, we ask how President Prabowo Subianto will respond to crashing approval ratings, which are nearing record lows.
akhmad sahal retweeted
Kenapa Orang gampang dibakar narasi antek asing, harta kita dicuri, atau bahasa kerennya narasi-zero sum
1. Selama berabad2 (sampai abad 18, lihat graph) orang hidup dalam kelangkaan. Pertumbuhan ekonomi = pertumbuhan penduduk, sebagian besar manusia berada dlm situasi Zero-sum.
akhmad sahal retweeted
Yth. Seskab Teddy atau Ses Tiwi, sebagai rakyat saya bangga banget dengan postingan ini. Laporan hampir Rp4.000 triliun dibuat pakai kertas print, diedit pakai AI Canva, tampilannya mirip tugas anak TK. Isinya sangat valid, sampai tim audit Big Four pun pasti sungkem.
Yang bikin makin terharu, laporan ini bertanggal 19 Oktober 2026, tetapi masih memakai acuan kurs dolar Rp16.500. Berarti laporannya benar-benar up to date, datang dari masa depan! Cocok banget buat bahan laporan dan pidato Pak Prabowo.
Kalau begini terus, rakyat makin cinta sama pemerintah. ❤️
akhmad sahal retweeted
media kelas dunia mengabarkan rontoknya approval rating presiden prabowo. media msinstream nasional ga peduli 😊 🙈reuters.com/world/asia-pacif…
akhmad sahal retweeted
mentreck elektabilitas itu penting untuk
kawal
pemilu jurdil. dari sekarang sampai hari h penghitungan suara. cara terbaik trecking adalah lewat sensus. tapi ga mungkin. terlalu costly. yang mungkin lewat survei dg sampel ilmiah. bila ada irregualirity tertangkap survei itu perlu didalami. mubgkin ada intervensi. bisa legal, bisa ilegal. kl ga ada survei kita ga tahu ada tindakan ilegal. maka bahaya kl informasi dari survei tidak bisa dirilis. tidak ada kebebasan menyampaikan informasi ilmiah. juga media tak memberitakan info secara berimbang. ada survei manipulatif. banyak survei benar tapi tak diberitakan karena dibiayai pihak yang tak mau dirilis. berkat teknologi survei sekarang relatif murah. masyarakat bisa melakukannya secara independent untuk nangkap maunya rakyat. penting bagi yang peduli. kl ga peduli ya maklum aja. 🙏
akhmad sahal retweeted
PRABOWO SEMAKIN TIDAK DIINGINKAN: KALAH BUKAN HANYA OLEH KDM, TAPI JUGA BISA OLEH ANIES, GIBRAN, DAN AHY
Jika pemilihan presiden dilakukan sekarang, besar kemungkinan Prabowo Subianto tidak akan terpilih kembali. Itulah yang ditunjukkan berbagai simulasi dalam survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) awal Oktober 2026. Survei ini mewawancarai 1.213 responden yang dipilih secara acak. Sebanyak 1.013 di antaranya diwawancara lewat telepon, dan 200 lainnya secara tatap muka untuk menjangkau warga yang tidak memiliki telepon seluler. Margin of error survei ini sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam simulasi semi terbuka, responden diberi daftar 24 nama tokoh dan boleh menuliskan nama lain di luar daftar itu. Hasilnya, Prabowo hanya didukung 9,8 persen. Angka itu bersaing ketat dengan Anies Baswedan (10,3 persen) dan Gibran Rakabuming Raka (8,4 persen). Sementara itu, Dedi Mulyadi (KDM) jauh meninggalkan semuanya dengan 35,5 persen. Seorang presiden petahana kini berada di kelompok yang sama dengan tokoh-tokoh berdukungan sekitar 10 persen.
Dalam simulasi head to head dengan Dedi Mulyadi, Prabowo hanya didukung 18,8 persen, sementara Dedi 69,3 persen. Padahal pada survei Februari–Maret 2026, Prabowo masih unggul 50,5 persen berbanding 42,6 persen. Pada Juli 2026 keadaan berbalik: Dedi naik menjadi 59 persen dan Prabowo turun ke 28,3 persen. Pada Oktober, jaraknya makin lebar. Dalam delapan bulan, posisi Prabowo merosot dari unggul menjadi tertinggal lebih dari 50 poin.
Mungkin ada yang berpikir bahwa suara Prabowo hanya diambil Dedi Mulyadi, yang juga kader Gerindra. Kalau Dedi tidak maju, bukankah suaranya akan kembali ke Prabowo? SMRC menguji kemungkinan ini dengan simulasi tiga nama tanpa Dedi: Prabowo, Gibran, dan AHY. Hasilnya, Gibran mendapat 29,7 persen, AHY 28,2 persen, dan Prabowo 22,7 persen. Sisanya, 19,4 persen, tidak menjawab.
Dugaan itu ternyata keliru. Gibran dan AHY bersaing ketat satu sama lain, tetapi keduanya sama-sama unggul atas Prabowo. Tanpa Dedi pun, sang petahana tertinggal dari dua politisi yang jauh lebih muda. Hilangnya Dedi dari arena tidak dengan sendirinya mengembalikan pemilih ke pangkuan Prabowo.
Yang juga menarik, mayoritas pemilih partai tidak mendukung Prabowo, termasuk pemilih partai-partai yang elitnya sudah mendeklarasikan dukungan dua periode, seperti Gerindra, Golkar, PAN, dan PKB. Dalam simulasi semi terbuka, hanya 20 persen pemilih Gerindra yang memilih Prabowo, sementara 74 persen memilih calon lain. Di kalangan pemilih Golkar angkanya 17 persen, PAN 8 persen, dan PKB 4 persen. Di luar koalisi pendukung, angkanya Nasdem 11 persen, Demokrat 6 persen, PDIP 6 persen, dan PKS 2 persen. Jumlah sampel per partai memang terbatas, tetapi polanya konsisten: di partai mana pun, Prabowo tidak menjadi pilihan mayoritas. Bahkan jika banyak pemilih Gerindra beralih ke Dedi, sesama kader partai, itu tetap berarti satu hal. Deklarasi elite tidak otomatis diikuti oleh pemilihnya sendiri.
Dari sini terlihat bahwa publik umumnya memang sudah tidak menginginkan Prabowo menjabat dua periode. Persoalannya bukan semata karena muncul figur yang sangat cemerlang. Ketika figur itu disingkirkan dari simulasi pun, Prabowo tetap tertinggal.
Elite partai bisa berkoalisi dan mendeklarasikan dukungan jauh-jauh hari, tetapi suara pada akhirnya ada di tangan pemilih. Pemilih menimbang dari apa yang mereka alami sehari-hari dan dari cara pemerintahan dijalankan. Angka-angka ini adalah pesan mereka, dan pesan itu semakin jelas dari bulan ke bulan.
Bintaro, 17 Oktober 2026
SAIDIMAN AHMAD
Link presentasi lengkap hasil survei di kolom reply.
akhmad sahal retweeted
Gerindra, golkar, pkb, dan pan bilang akan milih prabowo 2 periode: sekarang, apakah pemilih partai2 itu memilih prabowo? ternyata kecil saja dari mereka yang milih prabowo (menurut survei nasional smrc oktober 2026): pemilih gerindra yang milih prabowo 20%, golkar 17%, pkb 4%, dan pan 8%. ada gap besar antara sikap elite partai dan masa pemilih partai2 itu. partai2 itu lantas mewakili siapa?
akhmad sahal retweeted
Beda dengan rilis Juli 2026 tentang kepuasan kinerja presiden, rilis oktober 2026 untuk 2 tahun presiden prabowo tak banyak media yang memberitakan. padahal penurunan kepuasan belum berhenti … sekarang mayoritas publik tidak puas dengan kinerja presiden. Nusantara TV mungkin satu2nya yang menberitakan @KompasTV , @Metro_TV @liputan6dotcom , @NewsTvone @kompascom Dua Tahun Pemerintahan, Survei SMRC: Kepuasan Publik Kinerja Prabowo Men... youtu.be/-uAVvPmxAkk?si=QrCa… via @YouTube
akhmad sahal retweeted
Bali jadi pulau zombie???
bener bener ga ada yg gerak, antrian panjang sampe jalan lumpuh, bankan ada pemotor yang pingsan + bapak bapak supir yang nangis 🙂
akhmad sahal retweeted
Barangkali para pegawai SPPG sangat perlu melihat video ini, hingga detik terakhir. Sebuah 'footage mahal' yang menampilken si pongah sudaryono tertunduk lesu, memberi klarifikasi dengan lemas sebab dihujani penagihan kejelasan oleh mitra / investor² SPPG.
akhmad sahal retweeted
Sudah mulai.
1. Kas negara mengering.
2. Program gak jelas dipaksa lanjut.
3. Banyak PHK, yang bayar pajak menurun, otomatis pemasukan negara turun.
4. Negara buka lapangan kerja sendiri, duit dari kas, gak bantu pemasukan.
Covid aja gak pernah begini, gila pemerintah sekarang!
akhmad sahal retweeted
apakah indonrsia sekarang menuju ke arah yang benar atau salah? ini penilian publik nasional youtu.be/9ja_qZNj4zo
akhmad sahal retweeted
Baca selengkapnya: kompas.com/tren/read/2026/10…
Malaysia menyatakan telah mengirimkan surat kepada mitra masing-masing di Indonesia untuk menindaklanjuti tawaran bantuan pemadaman karhutla. Namun, hingga Minggu (11/10/2026), belum ada jawaban yang diterima.
~MS #karhutla #Malaysia [20261012120100565]




































