myn retweeted
My aunt’s memoir, May 1998, student in IKIP (UNJ). “Beli koran ttg tewasnya 6 mhs Trisakti. Darahku mendidih .. di tengah keramaian demo & teriakan lantang, hatiku sepi tanpamu .. tiap hari kulihat aparat, menyebalkan. No day without police .. Soeharto turun jam 4.00WIB .. HORE.”
“your income should be enough to live in the town you work in” and 80% of workers in jakarta tinggalnya probably di bodetabek karena ga sanggup afford tmpt tinggal di jkt lol
ugh
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Palestinian flag in every single protest cause it represents more than just palestinian nationhood, it represensts courage, resisitance, liberation and freedom. There is no liberation of the working class of the world without the liberation of the palestinians ❤️🇵🇸
🇵🇸🇵🇸
myn retweeted
Hmmm sorry to say tapi stressing masalah kebakaran hutan pada ketiadaan budaya riset di daerah, dalam kondisi negara yang nggak percaya riset, nggak ngasih anggaran riset, dan Presiden yang bilang akademisi goblok sih……..agak absurd menurut saya.
Analisa yang menarik dari Bagus Muljadi mengenai fenomena kebakaran hutan saat ini.
>Menurutnya, karhutla bukan lagi bencana nasional, melainkan internasional.
>Di Indonesia, bukan paham kanan atau kiri yang menjadi perdebatan, melainkan daerah dan pusat.
>Budaya mengenai pemahaman gambut masih minim di daerah
>budaya riset di daerah masih lemah, akibatnya untuk menghadapi bencana spt ini menjadi tumpang tindih antara pusat dan daerah
>untuk memadamkan gambut di Indonesia, 1 hektar perlu 200rb liter air, helikopter untuk terbang perlu 10 rb usd untuk 1 jam, itupun masih hit n miss, belum tentu bisa memadamkan gambut
>saat terjadi bencana masyarakat cenderung terpolarisasi. Misalnya di Tamiang, selalu menjurus ke tobat ekologis. Padahal jika pemhaman akan gambut dan pengawasan yang ketat tentu lebih efektif dibandingkan demikian
Di Indonesia sudah ada mengenai UU pembakaran lahan, yang masih jadi PR adalah bagaimana regulasi tsb diawasi dan diemplementasikan dengan baik
Jua masyarakat paham, mengapa harus bakar apa yang ia dapat, dan kapan waktu yang tepat untuk membakar. Itu semua bisa diwujudkan jika budaya riset mulai diberdayakan.
myn retweeted
Barcelona’s only Palestinian bookshop, designed by Palestinian-Spanish architect Malek Murad
perlu sih revitalisasi terminal inih tp apa perlu ada mall dan apartment di atasnye emang ad demand kah WKWKWKW
Ngomong2 soal rencana revitalisasi terminal Blok M, beberapa gua baca komennya pada menyayangkan karena menurut mereka jd ga organik, wajah aslinya hilang, dll.
Punten… rencana revitalisasi ini udah ada dari 2019, dari sebelum org2 pada ngeramein Blok M, dari taman literasi masi jelek, dan MRT pun juga baru jadi. Tapi karena saat itu terminalnya masih dikelola swasta, kontraknya baru abis di tahun 2022, jadi belum bisa diapa2in. Setelah 2022 kontraknya udah abis, baru deh pengelolaannya + revitalisasinya dipegang sama PT MRT Jakarta.
Terminal Blok M sekarang itu udh harus bgt direvitalisasi. Peronnya panas, ga ramah disabilitas, konektivitasnya jelek kalo mau transit, ga terintegrasi dengan MRT, dan akan lebih bagus kalo dibikin jd mixed use (mall-hotel-apart-kantor).
Jadi bukan karena sekarang Blok M viral, rame, jadi negara, dll terus tiba2 direvitalisasi dan dimodernisasi, engga gitu…













































