ruly retweeted
sebenernya, struggle kuliah buat gw tuh bukan di nilainya, tapi di bertahannya. tiap akhir semester tuh selalu was-was, smt depan bisa kuliah nggak ya? ada uang buat byar uktnya nggak ya? berkali sempet hampir cuti, mau gadaikan laptop juga pernah.
ruly retweeted
gw harus selalu inget bahwa gw bukan nepo baby, gw dari kelas menengah mepet melarat, klo gw gagal gaada chance lagi, gw masih mengandalkan orangtua buat biaya kuliah, gw goblok dikit, gw medioker, jadi gw harus kerja keras dan belajar yg rajin biar gw dapet ipk bagus
ruly retweeted
yaTuhan kalau dia bukan jodohku tolong beri aku uang 5M untuk membayar test ielts dan translate dokumen2 untuk apply beasiswa S2 aku tunggu besok sore paling lambat jam 6 sore tanggal 3 november 2026
ruly retweeted
the saddest part is, kau sebenarnya bukan pendiam, kau suka bercerita, suka bermanja, suka share benda random, dan selalu excited bila dengan orang yang kau sayang, but somehow life turned you into someone who barely talks anymore
ruly retweeted
Suruh2 jaga2 siapain stok darurat salah satunya makanan 3-10hr kedepan.
Sementra masih banyak warga hanya bisa makan untuk hari itu aja. Kedepannya blm bisa nyetok krna blm tau bisa dapat uangnya engga...
Pemerintah anjing
Udah nambah nihh..
Ada 33 negara udah nyuruh warganya siapin stok darurat 3–10 hari
India, Filipina sama Singapura juga ready bag
Sisanya diem aja seolah gak ada apa apa.
Kalau yang disuruh yang paling siap
Yang gak disuruh biasanya yang bakal paling kaget nanti
atau emang ada yang dikasih tahu duluan sementara yang lain dibiarkan kaget? 👀
Menurut kalian kenapa cuma sebagian negara yang kayak gini?
ruly retweeted
ternyata kakak kakak yang kehilangan banyak energinya dan mudah capek itu, sekarang adalah aku. sadly, I really miss when I was still excited about living life.
ruly retweeted
Saya mau cerita sedikit tentang anak saya, mahasiswa TRISAKTI yang kemarin ikut demonstrasi. ❤️
Lagi ramai tuduhan mahasiswa yang turun ke jalan itu bayaran 100 ribu. Nah, saya jadi ingin ikut cerita. 😅
Anak saya 19 tahun. Latar belakang pendidikannya dari sekolah internasional, dan sekarang menjadi mahasiswa Universitas Trisakti.
Alhamdulillah, selama ini kami mampu memberikan pendidikan yang baik, kehidupan yang nyaman, dan memenuhi segala kebutuhannya.
Ketika dia bilang ingin ikut demonstrasi, saya tidak melarang. Justru saya SUPPORT PENUH!
Lucunya, bukannya pulang membawa uang, dia malah chat minta emaknya isi e-wallet karena takut ATM-nya dibekukan. YA SAYA TRANSFER DONG! 🤣
Tidak lama kemudian dia mengirim pesan:
“Doain Ma, aku takut asline.” 🥹
Bahkan sempat bertanya, “Nek ditangkep?”
Saya jawab, “Tak bebasin!” 🤣
Sebagai ibu, tentu saya khawatir. Tapi di balik rasa khawatir itu, saya justru merasa bangga.
Bangga karena anak saya tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar peduli terhadap apa yang terjadi di negaranya.
Saya bisa memberikan pendidikan terbaik yang saya mampu, kehidupan yang nyaman, dan segala fasilitas yang dibutuhkannya. Tetapi saya tidak ingin semua kenyamanan itu membuatnya tumbuh menjadi manusia yang tidak peduli terhadap keadaan orang lain.
Jadi ketika ada yang begitu mudah menuduh mahasiswa yang turun ke jalan sebagai mahasiswa bayaran, saya cuma bisa tersenyum.
KALAU SOAL SIAPA YANG BAYAR ANAK SAYA, JAWABANNYA SAYA, EMAKNYA SENDIRI! 😭🤣
Saya yang membiayai pendidikannya. Saya yang memberikan uang sakunya. Saya yang mengisi e-wallet-nya. Dan saya pula yang deg-degan menunggu dia pulang.
Tapi satu hal yang tidak pernah saya beli adalah HATI NURANINYA.
Anak saya tidak perlu turun ke jalan demi uang 100 ribu. Dia ikut karena punya kepedulian dan ingin menyuarakan aspirasi yang diyakininya.
Tidak semua anak yang hidup berkecukupan tumbuh menjadi pribadi yang apatis. Dan tidak semua mahasiswa yang turun ke jalan pantas dituduh bayaran.
Bagi saya, keberhasilan mendidik anak bukan hanya ketika kita mampu memberikan kehidupan yang nyaman, tetapi ketika di tengah segala kenyamanan itu, anak tetap memiliki empati terhadap kehidupan orang lain.
Dari seorang ibu yang bangga, sekaligus deg-degan menunggu anaknya pulang dengan selamat. ❤️
UANG SAKUNYA DARI EMAKNYA, TAPI IDEALISME DAN HATI NURANINYA MILIK DIA SENDIRI! 🇮🇩❤️
#trisakti
ada tau manusia yang awkward bgt (aku☝🏻) mungkin karena jarang interaksi sama orang and not really knowing how to socialize, jadi suka ragu buat kenalan, takut dibilang annoying or cringe, but the worst part kalo excited suka oversharing yang berujung overthinking jirs 😭🤌🏻
ruly retweeted
temen-temen yang tidurnya jd satu-satunya cara untuk kabur dari dunia, smoga dunia memperlakukan kamu lebih ramah yaa
ruly retweeted
satu lagi duka yang jarang dibicarakan: matinya anak kecil cerdas yang dulu tumbuh dalam diri kita. kita melihatnya memudar dan sekarat pelan-pelan. ada yang bisa hidup lagi, kebanyakan tidak.
























