Pinned Tweet
#repost foto habis cukur
Tidur aaaah, good night y'all
(Terapis Pijat)
TW, CW// 🔞🏳️🌈
Rumah kosong, orang tua lagi di kampung, kakak udah pindah karna tinggal bareng istri dan anaknya, adek lagi ada di timur tengah saat itu.
Emang sendirian di rumah bikin pikiran jadi ada-ada aja. Aku buka aplikasi hornet, ubah nama pengguna jadi "Cari Pijat", gak lupa dijelasin di bio "Pijat yang beneran enak ya bro bro ku sekalian"
Sengaja gak aku pasang foto sama sekali supaya yang chat adalah terapis beneran atau orang yang punya informasi tentang terapis.
Beruntung aku, gak lama ada beberapa chat masuk. Yang menarik adalah chat dari akun bernama 'Massage Lover',
"Aku punya daftar terapis, mau?" Ia gak basa-basi.
"Boleh, yang deket lokasi kita aja yak." Balasku.
"Cari yang bisa dipake gak?"
"Enggak, cuma butuh pijet beneran." Aku tegas.
"Oh ya ada namanya pak Syarif, dia satpam di xxx, teman gymku juga. Punya istri. Normal, jadi gak kasih plus-plus. Ini nomornya, bilang tau dari xxx temen gym dia, biar dia gak bingung."
Waktu udah hampir maghrib tapi aku chat aja dulu pak Syarif. Katanya dia bisa datang setelah isya. Oh, waktu yang tepat. Bisa minta sekalian scrub, abis itu aku langsung tidur karna gak ada rencana keluar rumah.
19.30, pesan dari pak Syarif ku terima. Dia udah sampai katanya. Ku suruh langsung masuk karna pintu gerbang gak aku kunci.
"Saya gak berani buka pintu, boleh dibukain a?" Pesannya setelah beberapa saat ku dengar motor terparkir. Sopan juga beliau.
Aku pakai singletku dulu supaya gak telanjang dada saat keluar.
Aku shock, orang yang disebut 'Pak' ini ternyata bisa dibilang masih mas-mas, abang-abang, aa-aa. Potongannya beneran kayak satpam. Badannya beneran keliatan rajin gym. Wajahnya belum keliatan bapak-bapak sama sekali. Rambutnya juga hitam dan lebat, cepak, khas satpam.
Karna aku cuma seorang diri di rumah, aku pijat di ruang tengah rumahku. Di depan tv ku pasang kasur lipat yang gak terlalu empuk. Aku gak suka kalau kasurnya terlalu empuk, badanku bisa amblas ketika ditekan.
Setelah mencuci tangan pak Syarif bertanya apakah aku udah siap pijat.
Aku gak jawab tapi langsung melepas singletku, meninggalkan boxer donker merk cole yang beli di matahari. Celana untuk tidur emang yang penting nyaman. Boxer ini enak banget dipake malam hari tanpa celana dalam.
Baru dipijet betisku, aku langsung kegirangan, "anjir pijetnya enak banget" ucapku dalam hati.
Naik ke paha, pak Syarif gak ragu buat memijat sampai ke pantat bagian bawah. Boxerku longgar, dia bisa dengan mudah masuk ke dalam sana.
Aku tau dia gak sengaja, tapi sekitar tiga kali jarinya nyentuh kantung biji zakarku. Yah walaupun dia gak niat gitu, namanya laki-laki, apalagi homo, berdesir lah darahku.
Naik lagi, kali ini dia tanpa risih mijet pinggang bawah sambil memelorotkan boxerku sedikit. Pantat bagian atasku kena. Dasar aku si eksibisionis, padahal dia gak kesusahan mijet tapi tetap aku tanya "susah ya pak mijetnya? Apa saya lepas aja?"
"Enggak susah sih a, tapi kalo aa nya mau lepas biar gak kotor gak apa-apa" nadanya polos banget.
Aku lepas boxerku tanpa babibu lalu berbaring lagi di atas kasur yang udah di alasin kain yang dibawa oleh pak Syarif.
"A, maaf banget yah. Apa saya boleh pake celana pendek mijetnya? Saya pake celana kain sampe agak kesemutan ini mijet di kasur lantai." Ia meminta ijin.
Padahal ini yang aku harapkan dari saat pertama ketemu dia di pintu depan tadi.
* * *
Gila...1,4k bookmarks setelah ditinggal kerja keras 6 jam, dinner yang bikin aku beneran kek topeng monyet 🥸
Dilanjut besok ya guys, adit si daging favorit kamu mo istirahat dulu muehehe
(Terapis Pijat)
TW, CW// 🔞🏳️🌈
Rumah kosong, orang tua lagi di kampung, kakak udah pindah karna tinggal bareng istri dan anaknya, adek lagi ada di timur tengah saat itu.
Emang sendirian di rumah bikin pikiran jadi ada-ada aja. Aku buka aplikasi hornet, ubah nama pengguna jadi "Cari Pijat", gak lupa dijelasin di bio "Pijat yang beneran enak ya bro bro ku sekalian"
Sengaja gak aku pasang foto sama sekali supaya yang chat adalah terapis beneran atau orang yang punya informasi tentang terapis.
Beruntung aku, gak lama ada beberapa chat masuk. Yang menarik adalah chat dari akun bernama 'Massage Lover',
"Aku punya daftar terapis, mau?" Ia gak basa-basi.
"Boleh, yang deket lokasi kita aja yak." Balasku.
"Cari yang bisa dipake gak?"
"Enggak, cuma butuh pijet beneran." Aku tegas.
"Oh ya ada namanya pak Syarif, dia satpam di xxx, teman gymku juga. Punya istri. Normal, jadi gak kasih plus-plus. Ini nomornya, bilang tau dari xxx temen gym dia, biar dia gak bingung."
Waktu udah hampir maghrib tapi aku chat aja dulu pak Syarif. Katanya dia bisa datang setelah isya. Oh, waktu yang tepat. Bisa minta sekalian scrub, abis itu aku langsung tidur karna gak ada rencana keluar rumah.
19.30, pesan dari pak Syarif ku terima. Dia udah sampai katanya. Ku suruh langsung masuk karna pintu gerbang gak aku kunci.
"Saya gak berani buka pintu, boleh dibukain a?" Pesannya setelah beberapa saat ku dengar motor terparkir. Sopan juga beliau.
Aku pakai singletku dulu supaya gak telanjang dada saat keluar.
Aku shock, orang yang disebut 'Pak' ini ternyata bisa dibilang masih mas-mas, abang-abang, aa-aa. Potongannya beneran kayak satpam. Badannya beneran keliatan rajin gym. Wajahnya belum keliatan bapak-bapak sama sekali. Rambutnya juga hitam dan lebat, cepak, khas satpam.
Karna aku cuma seorang diri di rumah, aku pijat di ruang tengah rumahku. Di depan tv ku pasang kasur lipat yang gak terlalu empuk. Aku gak suka kalau kasurnya terlalu empuk, badanku bisa amblas ketika ditekan.
Setelah mencuci tangan pak Syarif bertanya apakah aku udah siap pijat.
Aku gak jawab tapi langsung melepas singletku, meninggalkan boxer donker merk cole yang beli di matahari. Celana untuk tidur emang yang penting nyaman. Boxer ini enak banget dipake malam hari tanpa celana dalam.
Baru dipijet betisku, aku langsung kegirangan, "anjir pijetnya enak banget" ucapku dalam hati.
Naik ke paha, pak Syarif gak ragu buat memijat sampai ke pantat bagian bawah. Boxerku longgar, dia bisa dengan mudah masuk ke dalam sana.
Aku tau dia gak sengaja, tapi sekitar tiga kali jarinya nyentuh kantung biji zakarku. Yah walaupun dia gak niat gitu, namanya laki-laki, apalagi homo, berdesir lah darahku.
Naik lagi, kali ini dia tanpa risih mijet pinggang bawah sambil memelorotkan boxerku sedikit. Pantat bagian atasku kena. Dasar aku si eksibisionis, padahal dia gak kesusahan mijet tapi tetap aku tanya "susah ya pak mijetnya? Apa saya lepas aja?"
"Enggak susah sih a, tapi kalo aa nya mau lepas biar gak kotor gak apa-apa" nadanya polos banget.
Aku lepas boxerku tanpa babibu lalu berbaring lagi di atas kasur yang udah di alasin kain yang dibawa oleh pak Syarif.
"A, maaf banget yah. Apa saya boleh pake celana pendek mijetnya? Saya pake celana kain sampe agak kesemutan ini mijet di kasur lantai." Ia meminta ijin.
Padahal ini yang aku harapkan dari saat pertama ketemu dia di pintu depan tadi.
* * *
Adit retweeted
respect sama orang yang mental healthnya berantakan tapi tetap hidup semestinya, ga milih ngerusak diri, ga salah pergaulan, selalu self improvement dan tetap perjuangin masa depan, kamu hebat! cuma orang pilihan yang mampu seperti itu. believe your life will change. trust me
Gimana caranya tidur jam 10 kalo aku pulang kerja paling cepet jam setengah 11? Toleransi sampe jam 11, Jumat-Sabtu jam 11 baru sampe rumah.
Oh, I have no lyfe~
Tired of this hospitality job, mierda
Klo ada challenge #GerakanTidurJamSepuluh selama November, mulai malam ini, mau ikutan gak?
Coba dulu dua minggu ini deh!
Toleransi telat pukul 23.00 deh maksimal sdh harus tidur. Berani??
Klo berani, reply! ini jg Challenge buatku sii
Mau liat seberapa banyak yg ikutan 😆👊🏻
Adit retweeted
Kesepian & kesendirian menjadi nyaman ketika kamu sadar bahwa tidak semua kebersamaan itu membawa kebahagiaan & ketenangan. ☺️
#QuoteOfTheDay
Adit retweeted
Guys, Adit penulis cerita cabul favoritmu balik lagi ☺️
*janji yang terakhir, capek bener bikin akun mulu.
Adit retweeted
Ternyata kakak-kakak yang gajinya 67juta itu aku sekarang.
Gaji + tips kartu kredit/ debit : $3,109.46
Tips uang cash : $706
Total : $3,815.46 alias 69jutaan per 2 minggu. Yap, disini gajian 2 kali sebulan.
2 minggu, 97 jam kerja.
Worth it?
Adit retweeted
Cutting people off itu nggak selalu berarti benci. Masih bisa say hi, masih ngobrol kalo butuh just not like before. Energinya udah beda. Gw masih baik, cuma nggak se-open dulu. We're fine but it's different now. Gw nggak pernah benci siapa-siapa, tapi once i lose respect... I leave quietly
Adit retweeted
KITA BEBAS:
• BEBAS NGETWEET APA YANG KITA MAU
• BEBAS NGEPOSTING FOTO APAPUN YANG KITA SUKA
• BEBAS BERPENDAPAT APA YANG PENGEN KITA SAMPAIKAN
tadi kebanyakan ragu-ragu takut di judge orang :(
Halloween join party dengan kostum ❌️
Halloween jadi waiter dengan kostum pocong seharian ✅️
POCONG TERKENAL BANGET TERNYATA DI KALANGAN BOCIL KEMATIAN LOKAL SINI WKWK
Ternyata kakak-kakak yang gajinya 67juta itu aku sekarang.
Gaji + tips kartu kredit/ debit : $3,109.46
Tips uang cash : $706
Total : $3,815.46 alias 69jutaan per 2 minggu. Yap, disini gajian 2 kali sebulan.
2 minggu, 97 jam kerja.
Worth it?


















