Pinned Tweet
I think I'll pin this. The writings in this medium was part of my journey anyway.
medium.com/@ALtheDiscreet
Green Day Udah Bangun retweeted
troquei a música de encerramento desse último episódio pela música da primeira abertura de Bleach, e se encaixou tão bem, cinema absoluto.
#Bleach #BLEACH_anime
Episode terakhir Bleach dan satu episode sebelumnya harusnya jadi satu episode panjang ajah.
Jadi kayak semacam encore gituh.
Interior Borneo harus dijadikan exclusion zone seperti Chernobyl. Dibiarkan saja 100 tahun, ngga boleh disentuh. Eksternalitas kerusakan lingkungan dihitung dan dirampas kembali dari yang selama ini menjarah buminya.
Green Day Udah Bangun retweeted
Gambarnya cukup unik (ompreng), jadi garudayaksa ini klub sepakbola milik Presiden.
Dan hasil kemenangan tadi malam sesuai gambar, ompreng yang hancur.
Green Day Udah Bangun retweeted
Menstruasi adalah fungsi biologis, bukan gaya hidup. Memberlakukan PPN pada pembalut sementara menggratiskan kondom di puskesmas menunjukkan ketimpangan gender dalam pembuatan kebijakan publik. Pink Tax is real and it shows.
Green Day Udah Bangun retweeted
Tengkulak singkong sedang menggali kuburnya sendiri. Tahun lalu mereka menekan harga singkong sampai hanya tinggal 300 rupiah per kg.
Untungnya saya punya beragam metode untuk menyimpan singkong agar awet selama 15 bulan.
Selamat nyungsep kalian para tengkulak singkong 🤣🤙
Green Day Udah Bangun retweeted
I still have no idea how capitalism turned olahraga yang paling murah dan bisa dilakukan dengan nyeker into.. whatever this is..
Green Day Udah Bangun retweeted
it's like watching monalisa getting painted
THREAD: Kunjungan langsung menemui korban konten Shifani @SistersInDanger tepat di lokasi kejadian. ⬇️
Bung ini lupa ketika kekuatan Eropa dan kolonialismenya melemah, ada kekuatan lain yang menggantikan. Amerika Serikat (US).
Apakah ini termasuk “blessing in disguise”? Ketika bisa “yang penting merdeka” tapi sumber daya alamnya dicaplok kapitalis di bawah lindungan Paman Sam?
Aku paham kenapa kita gak sesensitif itu sama isu antisemit - Yahudi.
Karena emang isu ini tuh disuapin paksa ke Asia. Gak relate dan gak relevan. Why?
Karena Hitler somehow adalah blessing in disguise bagi orang Asia dan Afrika. Kalau gak ada Hitler, Eropa masih jadi great power. Masih akan jahatin negara yang teknologinya inferior. Harus dibangkrutin dulu sama perang besar biar lepas itu negara jajahan.
Satu-satunya representasi Yahudi yang paling sering kita lihat sekarang ini malah Israel. Sudah jadi tersangka War Crime dan Genosida by ICC.
Lagian, Antisemit tuh isunya orang Eropa bukan Asia. Yahudi udah ribuan tahun coexist di Asia Barat. Baru ratusan tahun hidup di Eropa langsung kena genosida.
However, stance saya tetap sama. Anti zionist, anti Israel, tapi tidak anti yahudi. Soalnya the moment we bring that identity into the equation, dimanfaatin sama zionist buat playing victim.
I dont want that, enak aja.
So, anti-semitism is bad also because Arab Linguistic is considered as Semite as well.
Green Day Udah Bangun retweeted
Gay guys good at risk mitigation because we ANALyze, ASSess, and evaluATE
Green Day Udah Bangun retweeted
((Selama bukan penista agama islam))
Diskriminatif pilih pilih, munafik. Pantes disebut Israelnya Asean
Indo mending raup pangsa pasar artist kontroversial (selama bukan penista agama Islam wk).
Contoh Kanye. Artist ini punya fans, tapi tempat ngonsernya terbatas karena dia aja dibanned dari Aussie.
Yaudah suruh ngonser aja di Indo. Kemenpar fokus kasih kemudahan izin buat promotor. Mayan tuh narik turis asing.
Tinggal cek siapa lagi yang kontroversi tapi punya fans banyak, undang ke Indo.
Kita ga punya capability ngelobi kayak Singapore, tapi kita punya skill yang tidak dimiliki negara lain: TEBEL MUKA.
Manfaatin ini jadi positioning creative tourism di Indonesia.
Siapa lagi sih artist kontroversi selain Kanye?




































