Football Fandom retweeted
Fun fact.
Manuel Neuer dan Gianluigi Buffon tercatat saling berhadapan sebanyak 8 kali sepanjang karier profesional mereka,
4 kali terjadi di level klub (Liga Champions UEFA) dan
4 kali di level internasional (Piala Eropa/Euro serta laga persahabatan).
Dari 8 pertemuan tersebut,
- 4 kali dimenangkan oleh tim yang dibela Manuel Neuer.
- 3 kali berakhir imbang (salah satunya berujung adu penalti)
- 1 kali dimenangkan oleh tim yang dibela Gianluigi Buffon.
Pertemuan paling memorable di antara keduanya terjadi di Perempat Final Euro 2016 yang mempertemukan Jerman melawan Italia.
Masih ingat hasil & skor pertandingan tersebut?
Football Fandom retweeted
Gembar Gembor Sport Tourism, Belajar dari Como.
Terinspirasi @TheSideView_ID @FandomID_ jadi pengen ngulik sisi lain @Como_1907 @Indo_Como yg mungkin menarik buat klub Indonesia
Kutipan kunci dari Mirwan Suwarso ke SportsPro: “We don’t have sporting ambition, we have business ambition.”
Pemiliknya melihat Como sebagai brand yang kebetulan punya tim sepak bola. Manset.
Kenapa sports tourism make sense buat Como? Data kunjungan wisatawan ke Como 4,8 juta orang setahun, naik dari 1,6 juta pre-Covid. 40% pendapatan tiket klub datang dari turis internasional.
Stadionnya cuma 13.602 kursi, kedua terkecil di Serie A. Mereka tidak menang dari volume. Mereka jual paket matchday €290–490: tur ruang ganti, hospitality di villa tepi danau, akses pitchside, via SENT Tourism, unit pariwisata resmi klub.
Relevansi yg bisa dipelajari untuk Indonesia apa?
Klub Super League dan Liga 2 banyak yang punya aset yang Como pun iri: lokasi dengan arus wisata yang udah jalan sendiri.
Bisa bisjad aset terbesar klub Indonesia mungkin bukan yang ada di dalam stadion. Tapi yang ada di sekitarnya.
Tapi Como punya dua hal yang klub Indonesia sering tidak punya: kepastian jadwal, turis gak beli tiket untuk pertandingan yang bisa dipindah H-7. Dan fasilitas hospitality yang layak dijual sebagai produk premium, bukan sekadar tribun VIP
Klub Indonesia mana yg menurut kamu punya potensi lokasi indah yg jg layak jual?
Tah, tulisan serius tanpa bercanda 💪🏼💪🏼
Football Fandom retweeted
Angkat pak Mirwan jadi walikota Como 💪🏻
Alih-alih dipamerkan pertama kali oleh pemain bintang, Como 1907 merilis jersey home terbaru justru dipakai duluan oleh staf restoran hingga petugas feri lokal
Para pemain bahkan rela lepas sepatu bola, pakai celemek, dan melayani pelanggan pizza di kota demi peluncuran ini
Mengusung kerah polo klasik dengan detail pinstripes dan tulisan "Semm Cumasch" (Kami Orang Como) di belakang kerah, jersey yang digarap Adidas dan Rhuigi Villaseñor ini menyatu dengan ritme harian warga
Sebuah jersey yang dirancang bukan cuma untuk dipakai di lapangan, tapi sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan kota itu sendiri
Football Fandom retweeted
Kronologi
11 Juni 2010 → Prancis bermain imbang 0–0 melawan Uruguay di laga pembuka.
17 Juni 2010 → Prancis kalah 0–2 dari Meksiko. Di ruang ganti, Nicolas Anelka berselisih dengan pelatih Raymond Domenech.
19 Juni 2010 → Federasi sepak bola Prancis mengusir Anelka dari skuad.
20 Juni 2010 (pagi) → Kapten Patrice Evra bertengkar dengan pelatih kebugaran Robert Duverne di depan kamera.
20 Juni 2010 (siang) → Para pemain menolak berlatih dan tetap berada di dalam bus, aksi mogok yang jadi sorotan dunia.
20 Juni 2010 (malam) → Skuad mengeluarkan pernyataan tertulis menentang keputusan federasi dan mendukung Anelka.
21 Juni 2010 → Domenech membacakan surat protes pemain di depan media, mempermalukan tim secara publik.
22 Juni 2010 → Prancis kalah 1–2 dari Afrika Selatan, tersingkir dari turnamen sebagai juru kunci Grup A.
23 Juni 2010 → Tim pulang ke Prancis dalam keadaan kacau; Evra diskors, Domenech dipecat.
Babak kedua laga Prancis vs Meksiko di Piala Dunia 2010, pelatih Raymond Domenech menegur gaya bermain Nicolas Anelka di ruang ganti
Bukannya menerima, Anelka malah melontarkan caci maki kasar yang langsung membakar suasana ruang ganti Les Bleus
Berita itu bocor ke koran L'Équipe dan Anelka langsung dicoret serta dipulangkan dari Afrika Selatan hari itu juga
Keputusan tersebut memicu amarah para pemain Prancis. Mereka kompak mogok latihan dan menolak keluar dari bus tim sebagai bentuk protes
Prancis akhirnya gugur tragis di dasar grup dan insiden ini dicatat sebagai salah satu skandal paling memalukan dalam sejarah sepakbola Prancis
Sebenarnya, siapa yang lebih bersalah dalam tragedi ini? Perselisihan Anelka-Domenech atau bocornya ruang ganti ke media?
Football Fandom retweeted
Pokoknya selepas Mas no.7 itu pergi. 😍🥰
Saat Ronaldo pindah ke Real Madrid pada tahun 2009, Nani memikul beban berat untuk menggantikan posisi kompatriotnya tersebut
Karier Nani di United sering dipandang sebagai teka-teki yang menarik
Ia diberkati dengan kemampuan menggiring bola kelas dunia, gol-gol jarak jauh yang spektakuler, dan perayaan gol salto yang akrobatik, namun terkadang dikritik karena penampilannya yang tidak konsisten
Menurutmu masa prime Nani itu terjadi musim/tahun berapa?
Football Fandom retweeted
Salah satu alasan Mbappe bisa cetak 10 gol di pildun kali ini🥰
Selain drama 10 gol, ada juga yang resmi mencetak 10 gol di sepanjang Piala Dunia 2026 ini. Yak, tak lain dan tak bukan adalah Jendral Kylian Mbappe 🫡
Tambahan 2 gol di laga pagi ini membuat kapten Prancis ini unggul 2 gol atas Lionel Messi dengan koleksi 8 gol
Golden boots confirm? Atau Messi bakal kasih kejutan nanti malam?
Football Fandom retweeted
Kalo menurut ku, kordinasi antara Lacroix gagal membaca situasi umpan terusan dari Dani Olmo. Disitu dia berada dalam pilihan untuk menutup ruang yang sudah ekspose dari keeping ball Olmo.
Bisa juga dia menutup ruang Pedro, terlihat disitu eksekusinya nanggung. Dan kenapa aku bilang juga soal kordinasi, Doue dan Digne bisa melihat akselerasi Pedro yang mengincar ruang kosong antara pemain.
Situasi ini memang sulit apalagi momentum biasa terjadi sangat cepat, namun setidaknya bisa diminimalisir sehingga Pedro Porro tidak langsung nyaman ketika menerima umpan terusan Olmo dikotak penalti.
Football Fandom retweeted
gimana ya.
Spanyol menang, rekor tak terkalahkan berturut-turut Italia disalip Spanyol. (Italia 37, Spanyol 38)
Argentina menang, empat bintang dan juara back to back Italia disamain oleh Argentina.
Orang yang cuma lihat statistik bakal pilih Spanyol, tetapi sebagian orang tahu kenapa Prancis jauh lebih berbahaya.
Sebelum aku jelaskan lebih lanjut, video ini aku buat dengan tools AI dengan mode seadance yang ada di @capcutapp dan @capcutindonesia .
Mari kita lanjut..
Dalam pertandingan menguasai bola memang indah, tapi semifinal bukan lomba possession. Prancis datang dengan mesin transisi paling mematikan di turnamen.
Satu kesalahan kecil saja bisa mengakhiri mimpi La Roja, siap-siap banyak yang salah prediksi malam ini.
Ini bukan sekadar semifinal, tapi babak baru rivalitas dua raksasa Eropa. Spanyol memang unggul rekor pertemuan secara keseluruhan dan sempat mengalahkan Prancis di semifinal Euro 2024 serta UEFA Nations League 2025.
Namun di edisi Piala Dunia 2026 kali ini ada tekanan, ritme, dan mental bertanding selalu menghadirkan cerita yang berbeda. Statistik hanya pembuka, bukan penentu hasil.
Pada 2025 lalu, Spanyol dan Prancis berhadapan di babak semifinal Nations League dan pada laga ini terjadi drama 9 gol
Spanyol yang kala itu sempat unggul 5-1 terlebih dahulu kemudian harus mengakhiri laga dengan skor 5-4
Melihat banyaknya gol yang terjadi di laga ini, apakah duel mereka di semifinal Piala Dunia nanti juga akan menyuguhkan tensi pertandingan yang sama?
Football Fandom retweeted
Gol Lamine Yamal ke gawang Perancis di semfinal Euro 2024 adalah gol terbaik turnamen saat itu.
Bakalan bikin gol lagi dik Yamal?
Football Fandom retweeted
gak bisa nyalahin Sorloth deh ya. . .
momen kayak gt mmg striker targetnya gol. . bukan oper mint.
Kalau Norway akhirnya kalah, sepertinya momen ini bakalan dibahas terus deh
Bisa2nya ga dikasih ke Haaland 🥺🥺🥺
xitter.gq/BigNoodle0439/status/2…
Football Fandom retweeted
sudah tiada sabar menunggu keributan yang terjadi dini hari nanti.
kalau logika mengarah ke prancis, tapi hati ini pengin maroko yang melaju sampai final.
selalu dukung negara yang belum pernah juara demi piala dunia yang lebh segar.
vamos maroko!
FIFA mengumumkan pertandingan babak 8 besar antara Prancis melawan Maroko akan dipimpin oleh wasit asal Argentina
Wasit : Facundo Tello🇦🇷
Asisten Wasit 1: Juan Pablo Belatti🇦🇷
Asisten Wasit 2: Gabriel Chade🇦🇷
Wasit ke-4: Dario Herrera🇦🇷
Asisten Wasit Cadangan: Cristian Navarro🇦🇷
Sebutkan hal yang akan terjadi di laga ini nanti?
Football Fandom retweeted
Kapten 1 vs Kapten 2
Saka vs Odegaard
Tahukah kamu kalau Martin Odegaard mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang pernah membela timnas Norwegia, melakoni debut internasional senior pada usia 15 tahun dan 253 hari.
Selain itu, dia juga memegang rekor sebagai pemain termuda yang pernah tampil di pertandingan kualifikasi Kejuaraan Eropa UEFA.
Tahukah kamu, Bukayo Saka adalah Pencetak Gol Terbanyak Termuda dari Arsenal.
Dia memecahkan rekor gol berusia 86 tahun milik Cliff Bastin untuk Inggris pada Oktober 2025. Saka juga mengukuhkan diri sebagai pemain termuda asal Arsenal yang mampu mengoleksi gol internasional terbanyak untuk Inggris.
Keduanya sudah mengenal tanggung jawah sejak belia. Keduanya memberi dampak yang nyata.
Keduanya, akan berjumpa di quarter-final Piala Dunia.
Takdir memang suka bercanda.
Dennis Bergkamp melihat dua juniornya dari kejauhan dengan perasaan bangga.
Sebuah catatan menarik dari para penggawa Arsenal saat ini.
Martin Ødegaard dan Bukayo Saka resmi menyamai rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia milik legenda klub, Dennis Bergkamp
Daftar raja assist Arsenal di satu edisi Piala Dunia (Sejak 1966):
Dennis Bergkamp (1998) — 3 Asis
Martin Ødegaard (2026) — 3 Asis
Bukayo Saka (2026) — 3 Asis
Komentarnya Chef @arsenalskitchen?
Football Fandom retweeted
Dear algoritma,
Pertemukan saya dengan akun-akun yang suka bahasa drakor, anime, dan film/series barat.
Siapa tau ada yang mau bantu ngelist juga.
List mutual saya (maaf yang kelewat tag)
@Windekind_Budi
@TribunMilano
@sepakbolatribun
@injurytime83
@fanatikball_
@FaktaSepakbola
@bahaspemainbola
@ConcacafID
@GIBOLofficial
@CityzensIDN
@realmadridindo1
@SeputarBolaID24
@SeputarMadrid
@thejurgenholic
@kawulabolaid
@garistengah_id
@JCIndonesia
@Juve_info01
@juvegaristabah
@cityzens62
@indoseagulls
@pocongarsenal_
@arsenalskitchen
@ARSHolicID
@InsOArsenal
@zonainteristi_
@UTDFreya
@UTDFadil
@utdreign
@Meong_UTD
@utdfocusid
Dan lain-lain
Ramaikan TL bola 🔥🔥🔥
Football Fandom retweeted
Ekspresif banget si jude ini 🤣
Reaksi Bellingham ini menarik, antara dia “hih kok bisa ditepis” sama “lo keren juga yak kaya gitu bisa kamu save”
Kipernya jago jadi no goal buat Bellingham
xitter.gq/azulesbico/status/2072…
Football Fandom retweeted
Salah satu kisah paling menarik di Piala Dunia mungkin datang dari Maroko
4 tahun lalu mereka membuat sejarah bersama Walid Regragui dengan menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia
Tapi kini, hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026, federasi sepakbola Maroko menunjuk Mohamed Ouahbi untuk menggantikan Walid Regragui
Masalahnya, kesuksesan Maroko di 2022 bukan hanya soal kualitas pemain. Ada sistem, disiplin, dan identitas permainan yang dibangun Regragui dengan sangat baik
Skuadnya mungkin masih ada, tapi apakah identitas permainannya juga masih ada? Piala Dunia nanti akan menjadi ujian pertama Ouahbi
Apakah Ouahbi bisa membawa angin segar?
Jangan pake sudut pandang orang Indonesia yang apa-apa harus instan. Tim Asia emang paling jauh sampai fase pertama knock out (kecuali Korsel yang curang di 2002). Jepang bisa jadi kaya sekarang karena programnya jelas.
Kemunduran? Bagi mereka ini bukan kemunduran, ini maju selangkah demi selangkah. Dulu mereka jadi bulan-bulanan tim eropa atau latin. Sekarang bisa bersaing ketat dengan Brazil, Belanda, dll.
Kesabaran, ketelatenan, displin, dan program jangka panjang yang jelas.
Football Fandom retweeted
Ironis. Brazil yang counterpress-nya lebih banyak bolong malah dapat gol dari counterpress.
Btw, itu pentingnya momen di dalam turnamen fase knock out. Beda sama liga yang butuh pengembangan bertahap & panjang. Di turnamen adaptasi taktik mesti klik langsung utk momen spesifik.












































