RianHS (@RianHS) header
RianHS (@RianHS) profile picture

Academician. Former bureaucrat and quarantine medical veterinarian.

Kota Makassar
Joined December 2009
Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)Photo by RianHS (@RianHS)
Yaaa saya jawab lagi daaah.🤍😫
39
605
53
2,127
76,239
quand on sait que tiktok recrute à coup de millions des ingés en neurosciences comportementales et des spécialistes du design persuasif pour hacker nos circuits dopaminergiques, je me félicite chaque jour de n'avoir jamais créé de compte sur cette plateforme mdr regardez ces études scientifiques en IRMF et eeg qui montrent très clairement quele format vidéo court attaque directement le cortex préfrontal et le cortex cingulaire antérieur (pour info ces zones gèrent le contrôle exécutif, la prise de décision et la régulation de l'attention) sachez qu’een bombardant le cerveau de micro stimuli imprévisibles, l'algo altère la densité de matière grise et réduit l'activité du réseau par défaut & cette surstimulation permanente entraîne une incapacité chronique à penser à long terme et détruit la capacité à être focus, 2 facultés qui pour moi sont littéralement indispensables à notre époque pour construire l'avenir  bref je pense que refuser d'entrer dans ce système, c'est simplement préserver son autonomie cognitive et la souveraineté de sa propre attention face à une ingénierie de l'addiction taillée sur mesure
281
6,428
579
25,474
1,992,725
朋友跟我说,人的一生一定要生个孩子 我问为什么? 他说,人这一辈子,能体验到的快乐是极其有限的。 5岁,你玩的是游戏机,画面糙得没法看,但你抱着它能玩一整个暑假。 10岁,你泡街机厅,一个币盯一下午,老板赶都赶不走。 15岁,你钻进网吧通宵,第二天顶着黑眼圈上学,心里美得很。 18岁,你去滑冰场,摔得屁股生疼,就为了拉旁边那个人的手。 22岁,你拿到第一份工作,工资不多,但你觉得这个世界开始为你发门票了。 28岁,你买了房,贷款买的。签字那天手是抖的,晚上站在毛坯房里,觉得天下都是你的。 从那一年起,日子一年比一年难。三十多岁,责任一年比一年重。收入越来越多,但快乐越来越少。 你买了当年梦寐以求的最顶配的电脑,把以前喜欢玩的游戏全玩了一遍。 却体会不到曾经的乐趣。 你换了曾经想买的车 却开心不到三天。 你有了很多曾经梦寐以求的东西,却再也感受不到曾经的快乐。 直到你有了一个孩子。 你不用做什么,只是看着他的成长。 他快乐,你会感同身受, 你儿时的那些快乐跟着他全部都回来了, 孩子会带着你重新的活一次 这份快乐,远远超过你自己余下人生快乐的总和。 我不知道他说的对不对,陷入了沉思。
733
774
171
6,477
694,832
Soal klaim besaran gaji padahal tinggal minta data ke DJP aja: Bukti potong A1 dan A2 dosen pns dan dosen swasta dari kampus. dapet langsung tuh se-Indonesia Raya. Kenapa pembuktiannya harus adu klaim dari dosen vs rektor. Dosen cenderung ngecil2in Rektor cenderung besar2in
menurut Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, rata-rata take home pay dosen: - tenaga pengajar berkisar Rp20 juta hingga Rp21 juta per bulan; - asisten ahli menerima sekitar Rp25 juta; - lektor Rp33 juta-Rp34 juta; - lektor kepala Rp38 juta-Rp39 juta; dan - guru besarantara Rp45 juta hingga 50 juta per bulan. Bu Rektor, kok saya engga 😭
19
58
4
170
16,207
Mohon perhatian untuk mahasiswa, ini bukan hal yg baik. Dengan rasio mahasiswa terhadap dosen tinggi maka dosen akan punya lebih sedikit kesempatan berinteraksi dengan mu dalam hal apapun. Jumlah dosen tidak bertambah karena dianggap beban anggaran. Tapi mahasiswa terus bertambah dengan ragam UKT yg fantastis itu. Ingat, jumlah ruang kelas masih sama sehingga makin sesak kelasmu. Makin panas dan bising perkuliahanmu. Makin lambat WiFimu. Makin sedikit storage google drivemu. Makin panjang antrean bimbingan tugas akhirmu.
🚨 PTN makin agresif menerima mahasiswa? Jangan buru-buru menyebut ini “demokratisasi akses pendidikan”. Bisa jadi ini justru tanda bahwa pendidikan tinggi negeri sedang berubah menjadi mesin pemasukan. Mahasiswa menjadi revenue stream. Dosen menjadi OPEX. Riset menjadi pelengkap. Kampus menjadi pabrik ijazah. Padahal DUHAM 1948 Pasal 26 menegaskan: pendidikan tinggi harus dapat diakses secara setara berdasarkan merit/prestasi, bukan kemampuan membayar. UUD 1945 Pasal 31 ayat 5 juga memerintahkan negara memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tetapi bagaimana mungkin IPTEK maju jika perguruan tinggi hanya sibuk mengajar ulang ilmu usang yang dikembangkan di tempat lain? Kita bicara Indonesia Emas 2045. Kita bicara pendapatan naik berkali-kali lipat. Tapi fondasi pendidikan tingginya keropos. Bangsa besar tidak lahir dari kampus yang menjual kursi kuliah. Bangsa besar lahir dari universitas yang menciptakan ilmu. Baca artikel opini lengkap 👇 kompas.com/edu/read/2026/05/… #PendidikanTinggi #PTN #Dosen #Kampus #IndonesiaEmas2045 #UUD1945 #DUHAM #PendidikanBukanKomoditas #ReformasiPendidikan
5
95
5
298
15,077
RianHS retweeted
Allah selamatkan dia. Tapi kita yg gak selamat
Anies Baswedan dalam postingan di Instagram cerita kalau dirinya sejak tahun lalu mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasehat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh
308
20,928
484
70,930
1,050,619
RianHS retweeted
Jikalau kalian butuh hiburan, coba mampir di channelnya @tirta_cipeng nonton yang podcastnya dia sama Aldi Taher. Ya kalian bayangin aja, ketika manusia soft spoken ketemu dengan "semua burung milik Allah" 😂 Bagian Intro aja udah rukun banget ni dua orang, di akhir tambah ngakak, serius, tonton deh!😅
13
51
4
486
48,771
RianHS retweeted
pernyataan gue selalu relevan soal warlok indo : Warlok Indonesia kalau lihat satwa liar pikirannya cuman : > Tangkep lalu jual kalau dimatanya ada cuan. > Tangkap lalu bunuh kalau kelihatan ganas. > Tangkap lalu makan kalau kelihatan enak. - Liat ikan banyak di sungai otaknya langsung mancing. - Liat ular atau biawak otaknya langsung mau tangkep lalu dibunuh dan dimasak(buat biawak). - Liat burung keliatan bagus aja otaknya langsung mau tangkep buat pelihara.
maaf OOT, sejak aku pindah ke ostrali, aku tu sering posting kakatua karena emang banyak di sini (di sekitar rumah, di taman, dimana2) Reaksi temen/kerabat di Jakarta liat kalo aku posting kakatua: "Kita punya nih" (gatau beli di mana, tp dikandangin) "Kak tangkep aja di Indo bisa 10juta harganya" ini gak cuma kakatua tp burung dara juga diginiin "wah banyak ya burung dara di sama, kalo di sini udah tangkepin atau digoreng" apakah memang banyak yg mindsetnya bgitchuuu gabisa liat hewan liar hidup dgn semestinya, dan ya, berdampingan. (Jadi inget suamiku kmaren lagi joging tb2 ada uler lewat depan dia juga dia biasa aja 😂😂)
53
503
27
1,658
69,856
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
525
34,662
449
70,427
1,139,634
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang 👇🏼 Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam. Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang. Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar. Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali. Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan. Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana. Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan. Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam. Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami. Tolong, suarakan ketidakadilan ini. Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi. Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka. Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
117
4,381
155
6,697
428,802
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
821
13,872
1,249
20,144
2,976,018
overheard a new insult: you have a short context window 💀
227
982
127
11,740
411,806
RianHS retweeted
🔔🔔 saw the smallest dog among other breeds leads other dogs and i had to go read the story on a chinese news website. this is insane 😭 > seven neighborhood dogs (different breeds like plucky corgi, a big german shepherd, golden retriever, labrador, and other breeds) were stolen together from their owners' homes. > the thieves steals them to go sell as processed meat 💔 which is illegal btw > while they were in the bus they were being transported with, the bigger dog somehow escaped, then bite the rope holding the door, the door got opened and others started jumpingoff the vehicle mid-highway. now it gets more interesting here: > instead of scattering in panic like most animals would, these seven immediately formed a tight, loyal unit. They made one of them lead them while others guard the injured german shepherd who was limping badly after being wounded from jumpin the moving van. > the shortest dog, which is the corgi became their leader. leading them in front while others follow 😂😂 > they went through highway, the larger dogs positioned themselves on the outside to shield the pack; they kept the injured german shepherd protected in the middle. > some people saw them and started taking videos of them from March 18–19, 2026, all seven made it home. the question is why did the smallest dog in the pack take the lead? someone said it’s because they’ve strong sense of smell so they can trace their way from where they’re coming from. my grandma use to tell me about how dogs urine help them trace their route 🤔 is this true ?
Seven dogs stolen from their owners have gone viral after escaping from an illegal transport truck and making their way home. They traveled around 17 km together, led by a corgi across highways and fields, now safely back with their respective owners..🐶🐾🥺❤️
147
3,038
211
18,141
1,446,498
🇮🇩
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
7
275
12
1,578
39,272
Kacau lu @tokopedia
🚨Menguak Jejaring Jual Satwa Liar Online Modus Samarkan Produk🚨 Perdagangan satwa liar terus terjadi. @bellingcat dan @MongabayID melakukan investigasi dengan menelusuri aktivitas toko online Sato Exotic. Dari 71 daftar satwa yang ada, di @tokopedia, sebagian besar gunakan kategori yang tak sesuai produknya. Satwa yang dijual tercantum sebagai alat, mainan, dekorasi akuarium, dan buku. Beberapa juga sebagai spesies berbeda: burung dan tupai, misal, telah masuk sebagai hamster dan reptil. Perdagangan satwa liar ini berjejaring. Toko Sato Exotic, misal, terafiliasi dengan ‘broker’ atau ‘makelar’ yang mempromosikan satwa liar lewat Facebook. Bellingcat sudah menelusuri sembilan grup Facebook dengan total anggota lebih dari 70.000 orang. Bellingcat mengidentifikasi operator di balik sembilan grup itu. Mereka menemukan enam profil Facebook yang mengarah pada satu perantara (broker) dan Toko Sato Exotic. Pelaku, terus mengembangkan modus canggih, seperti temuan Bellingcat, pelaku memakai ‘kode transaksi’ untuk menghindari deteksi Meta. Dwi Januanto Nugroho, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan mengatakan, akan menindaklanjuti temuan tim investigasi. (omdo si ini... ekekwkwkwk) mongabay.co.id/2026/03/19/me… cc : @Jakartalk @ainunnajib
88
2,447
86
6,915
304,102
Kita mengalami masa-masa dimana pengangguran itu bukan cuma yg baru lulus sekolah. Yg uda punya expertise pun banyak kehilangan pekerjaan. Alih-alih dapat pekerjaan pengganti, kumpulan ahli ini justru ditawarkan untuk melatih AI agar bs melakukan pekerjaan mereka. Jangan-jangan besok-besok kita bisa beneran kaya jaman Plato dan Socrates guys. Tidur2an di bawah pohon, piknik di taman sambil diskusi ngomongin filosofi kehidupan.
Lawyers and scientists and other people who have lost their jobs have now entered the gig economy, where they get paid to help train AIs to do their old job. nymag.com/intelligencer/arti…
4
32
1
111
6,977
RianHS retweeted
Pernah nulis ini di akun pribadi. Singkatnya tahun lalu, di tengah hujan deras dan macetnya jalanan, gue ketemu ibu dan anak lagi kehujanan tanpa mantel. Gue ingat ada jas hujan plastik di jok motor, lalu gue teriak, “BU SAYA ADA JAS HUJAN, MAU NGGAK?” Beliau berhenti, lalu gue menawarkan untuk pakaikan mantel plastik biru ke anaknya yang lagi pegang pisang goreng yang layu karena hujan. Sewaktu gue pakaikan, si Ibu tiba-tiba nangis dan bilang, “Mbak, makasih sudah baik sama saya. Hari ini, saya lagi hancur sekali. Dunia jahat banget sama saya, Mbak." Gue — yang masih keribetan bantu anaknya pakai mantel dan kita lagi bertarung sama kaki-kaki hujan yang nusuk wajah, agak kebingungan. Setelah selesai, gue tanya, "Ibu kenapa?" Beliau bilang, "Saya habis pergokin suami saya di kontrakan bareng selingkuhannya, Mbak. Mereka ternyata sudah nikah. Saya dan anak saya diusir." Tangisnya sederas hujan. Gue lihat anaknya yang masih menggenggam pisang goreng layu — yang gue asumsikan sudah menyaksikan pentas patah hati orang tuanya, matanya masih terlalu polos untuk lihat semuanya. Dunia betulan jahat. "Mbak, makasih ya. Ternyata di tengah jahatnya dunia, masih ada kebaikan di sini untuk saya,” lanjut si Ibu. Gue si manusia kikuk ini, entah gimana caranya bisa elus pundak si Ibu dan bilang, "Air mata dan luka Ibu sudah dihitung Allah. Insyaa Allah semuanya akan diganti dengan yang lebih indah. Masih banyak kebaikan di dunia ini." Sekalipun diam-diam gue setuju bahwa dunia ini jahat. Tapi gue berharap ada kekuatan di kalimat yang gue sampaikan. Percakapan kita cuma sampai di situ. Setelah untuk yang kesekian kali beliau bilang makasih, karena hujan deras dan khawatir Adik kedinginan, si Ibu buru-buru pamit. Ini kisah tahun lalu.. semoga sekarang mereka selalu direngkuh dengan banyak kebaikan 🤍
give me your tiny wholesome lore
129
1,859
140
19,831
618,542