tiana ⚢ retweeted
Selama isu penindasan, mulai dari seksisme, rasial, diskriminasi, kelas, sampai queerphobia masih dianggap sebagai isu horizontal alih-alih isu struktural dan sistematis, jangan harap deh bisa revolusi. Yang ada cuma ganti pemain aja.
tiana ⚢ retweeted
indon stop mimpi bisa bergerak bareng kayak di paris yaaa <3 ada kaum marginal ngecall out INFLUENCER aja tanggepan kalian malah begini
? see how harmful the narrative of them being gay is cus one is an assumption and one (me) is a lived reality and im being dragged inti it and this is why all the gay jokes arent funny either nor should it be the focus
Replying to @nailsaoonn @cherubbie
Yah @cherubbie kicep, berarti fix ya ges. Kemungkinan beneran circle queer real lifenya teddy🙏
tiana ⚢ retweeted
Repliesnya banyak yg biner. Lu bisa dukung sikap Windah yg jadi corong buat lawan pemerintah sekaligus ngeritik sikap dia yg homophobic dan itu gapapa. Silahkan dituduh kontra-produktif, tapi akan selamanya interseksionalitas itu pondasi otokritik bagi smua pergerakan akar rumput
tiana ⚢ retweeted
Ketika mengelola gerakan:
- Menolak kultus individu/penokohan BUKAN berarti menolak kepemimpinan.
- Menolak hierarki yang menindas BUKAN berarti menolak koordinasi.
- Menolak organisasi yang buruk bukan berarti kita menghindari pengorganisiran.
Ayo belajar barenggg!! 🫶
tiana ⚢ retweeted
Indons yang ga peduli-peduli banget sama kelompok rentan emang paling susah disuruh learn and unlearn, jawabannya kek gini semua.
tiana ⚢ retweeted
adding to this: ‘bunted’ is misogynistic in itself. the joke only lands because calling a man “bunda” is meant to feminize and shame him as if being motherly or womanly is an insult. you can always criticize wowo and teddy without making women and queer people the punchline :-)
icb someone drove all the way from gading serpong to sudirman just to pick me up from work #watdatmean
my tl either saying club in flopped or it was peak nothing inbetween but imma stay out of that #fakequeer



















