Pinned Tweet
Salah satu alasan gua ogah bela 🇮🇷 krn 🇮🇷 juga banyak dibela liberal terutama liberal indon
Salah satu alasan bela negara gulf krn gua tau liberal ga akan bela mereka
Hesselink retweeted
Ini yg tadi aku pikirin pas lihat video kapolda Jateng sama yasin.
Yasin nya diem aja nih? Nggak pengen pencitraan dikit gitu di hadapan orang-orang pesantren? Mereka ini bukannya target market politiknya yasin juga? Apa jangan-jangan bukan pesantren NU makanya yasin gaada urgensi buat pencitraan? Alias dia pencitraannya ke YNNA? (yang NU NU aja)
Sin Yasin.... Kuwapokmu kapan....
Hesselink retweeted
>Alirannya aliran yang menghindari berlawanan sama pemerintah
>Tetap kena geruduk
>Tuduhannya ada senjata tajam
>Cuma panah buat ekskul parangnya buat bertani dan berkebun
>Yang diambil? EMAS
>Santriwatinya tak ada yang bersalah
>Emasnya belum dibalikin
Wtf?
diduga bahwa pengurus ma'had atau santriwati terlibat dalam pembakaran warung babi di Sukoharjo, sebuah pondok pesantren hamalatul quran di sukoharjo di grebek polisi pada jam 03.20 dinihari.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan bukti keterlibatan mereka sehingga seluruh ustadzah dan santriwati dipulangkan. Meski demikian, barang-barang inventaris ma'had dan milik pribadi, seperti uang, kendaraan, emas, tabungan, komputer, dan HP, dengan total nilai sekitar Rp50 juta, belum dikembalikan. Hingga berita ini ditulis, pengurus maupun pemilik barang juga belum menerima surat penyitaan.
baca kronologinya ga tega banget😭😭
Grup miw apaan egee...
Wait wait..
Oooohh jadi selama ini kalian punya grup islamophobic yaa sampe sampe mengira semua orang kontra sama kalian juga punya grup kayak kalian??
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Replying to @Yuri_Anyya
Buat di share di grup circlenya miw anyway, buat dijadiin archieve mereka, nanti bakal dibahas terus waktu u bikin statement yang menentang kelompok mereka waktu ada blunder..si @blebew20 aja sampai bikin fitnah gue yahudi dll dengan crop post gue saking ga ada celah
Hesselink retweeted
Taj Yasin ini idiot juga. Pantas saja ternyata mentang-mentang ponpesnya bukan dibawah naungan NU jadi boleh seruduk santriwati pakai laraspanjang?
Topik ginian tu sama aja kaya pas demo buruh tp yg diomongin malah motor buruhnya
"Lu bisa beli ninja, harusnya gajinya udh bagus dong"
"Beli nmax bisa, beli bensin mau yg subsidi mulu"
Shalima Hakim bales telak abis dijulidin gaya hidupnya setelah viral pas demo 28 Oktober kemarin.
Anak Wanda Hamidah ini emang sempet viral gara-gara orasinya yang emosional dan berani pas ngritik Presiden Prabowo soal penanganan karhutla.
Nah setelah viral, Shalima malah dijulidin soal gaya hidupnya seolah dia "ketauan" bukan orang susah.
Shalima jawab santai, emang dia bukan orang susah. Tapi dia balik nanya, emang harus susah dulu baru boleh demo? Justru dia demo biar nggak susah.
Dia ngejelasin kalo rupiah udah terjun bebas, IHSG anjlok, kelas menengah dan Gen Z makin susah beli rumah, kualitas udara buruk dan job market lagi nggak asik.
Menurutnya, semua orang kena dampaknya, bahkan business owner dan investor saham, sementara yang makmur cuma oligarki, pejabat dan buzzer.
Shalima juga cerita DM-nya penuh orang yang bilang dia nggak punya empati buat anak kelaparan yang makan karena MBG. Dia nanggepinnya sambil ketawa, "wallahi we're cooked".
Di Instagram Story, Shalima nanggepin netizen yang niatnya muji tapi bilang cewek yang bener itu bukan hobi ke cafe, pilates sama matcha doang kayak dia.
Shalima blak-blakan ngaku emang hobi ngafe, pilates dan minum matcha bahkan pas berangkat demo lagi bawa matcha.
Menurut dia, hobi-hobi itu nggak bertentangan dengan kepedulian. Orang bisa hidup enak dan tetap peduli sama yang kurang beruntung.
Shalima juga bilang rezim yang korup ini ngaruh ke dia meski lebih kecil dari kebanyakan orang dan kalau nggak dilawan bisa makin buruk. Jadi selain empati, dia turun ke jalan juga buat dirinya sendiri kok.
Pesan Shalima udah jelas, peduli sama negara nggak harus nunggu hidup susah dulu dan nggak ada dress code buat jadi pendemo.
Suka sekali sama perempuan pintar yang berani melawan kayak Shalima. Panjang umur perjuangan 👊
Hesselink retweeted
...Circa 2011-2015, bagi yg masih ingat,
Ketika pergerakan buruh saat itu lagi jaya²nya,
Buruh² pake motor Ninja/CBR dinyinyirin karna ikut demo.
Padahal itulah bentuk solidaritas bahwa buruh² yg agak welfare masih mau demo perjuangin buruh² yg UMR aja masih sulit... (``,)
Shalima Hakim bales telak abis dijulidin gaya hidupnya setelah viral pas demo 28 Oktober kemarin.
Anak Wanda Hamidah ini emang sempet viral gara-gara orasinya yang emosional dan berani pas ngritik Presiden Prabowo soal penanganan karhutla.
Nah setelah viral, Shalima malah dijulidin soal gaya hidupnya seolah dia "ketauan" bukan orang susah.
Shalima jawab santai, emang dia bukan orang susah. Tapi dia balik nanya, emang harus susah dulu baru boleh demo? Justru dia demo biar nggak susah.
Dia ngejelasin kalo rupiah udah terjun bebas, IHSG anjlok, kelas menengah dan Gen Z makin susah beli rumah, kualitas udara buruk dan job market lagi nggak asik.
Menurutnya, semua orang kena dampaknya, bahkan business owner dan investor saham, sementara yang makmur cuma oligarki, pejabat dan buzzer.
Shalima juga cerita DM-nya penuh orang yang bilang dia nggak punya empati buat anak kelaparan yang makan karena MBG. Dia nanggepinnya sambil ketawa, "wallahi we're cooked".
Di Instagram Story, Shalima nanggepin netizen yang niatnya muji tapi bilang cewek yang bener itu bukan hobi ke cafe, pilates sama matcha doang kayak dia.
Shalima blak-blakan ngaku emang hobi ngafe, pilates dan minum matcha bahkan pas berangkat demo lagi bawa matcha.
Menurut dia, hobi-hobi itu nggak bertentangan dengan kepedulian. Orang bisa hidup enak dan tetap peduli sama yang kurang beruntung.
Shalima juga bilang rezim yang korup ini ngaruh ke dia meski lebih kecil dari kebanyakan orang dan kalau nggak dilawan bisa makin buruk. Jadi selain empati, dia turun ke jalan juga buat dirinya sendiri kok.
Pesan Shalima udah jelas, peduli sama negara nggak harus nunggu hidup susah dulu dan nggak ada dress code buat jadi pendemo.
Suka sekali sama perempuan pintar yang berani melawan kayak Shalima. Panjang umur perjuangan 👊
Krn beda audiens
audiens kdm byk yg gatau barang mahal sm murah, audiens jokowi msh ada tu kaum2 urban yg melek harga barang, makanya pas jokowi pake pakean sederhana kaum urban ini malah makin kesemsem
Hesselink retweeted
Mentang2 kaum Muslim disunnahkan bljr panah,lantas dianggap sbg salah satu kegiatan yg menuju TERORISME-kah..???
Giliran KKB yg jelas2 pakek SENJATA API aj ampe skrg msh bebas keliaran bunuh2in wrga sipil dn aparat..,
Nyebut mrka pun msh pakek istilah KKB
LAWAK betul..
Hesselink retweeted
Ini Polisi yang memimpin,
penggerebekan pesantren yang dituduh membakar warung Mie Babi di Solo
Dini hari jam 3 pagi para santriwati masih dalam kondisi tidur dan tidak menggunakan jilbabnya,
polisi menerjang membuka paksa pintu² kamar para penghuni pesantren tersebut
Cuma perkara warung dibakar yg padahal blm tau siapa pelakunya, tp SICEPET tuh kerjanya, tumben BAEK 🙏
⚠️TRAGEDI PENGGEREBEKAN PONPES HAMALATUL QURAN SUKOHARJO
Sebuah insiden traumatis menimpa para santriwati di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Sukoharjo pada Rabu (29/10/2026) dini hari.
🕒 Kronologi Kejadian (Versi Ponpes):
Pukul 03.20 WIB: Belasan polisi & Brimob bersenjata lengkap mendobrak pintu asrama saat santriwati tertidur karena tidak sempat membukakan pintu.
Tanpa Hijab & Ditodong: Santriwati yang kaget dan belum sempat mengenakan hijab/cadar ditarik keluar, ditodong laras panjang, hingga mengalami intimidasi fisik & verbal (wajah dicengkram & dibentak). Bahkan, balita 3 tahun ikut terbawa dan mengalami trauma, serta anak 5 tahun sempat terpisah.
Pukul 03.51 - 17.00 WIB: Santriwati digiring ke Polsek Mojolaban lalu dipindah ke Polres Sukoharjo untuk diinterogasi tanpa didampingi wali/kuasa hukum dan tanpa surat panggilan. Mereka juga sempat kelaparan karena baru diberi makan sore hari.
Penyitaan Barang (~Rp50 Juta): Polisi menyita peralatan ekstrakurikuler (busur panah & drone), HP santri/ustadzah, uang tunai, emas, dirham, hingga 3 unit motor tanpa surat penyitaan. Aktivitas ponpes lumpuh akibat garis polisi.
🛡️Klarifikasi & Versi Pihak Kepolisian:
Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut penyidikan kasus pembakaran warung di Grogol, Sukoharjo.
Polisi mengamankan dan memeriksa 27 orang saksi (termasuk anak di bawah umur) dari dua lokasi di Karanganyar & Sukoharjo dengan melibatkan pendampingan P2TP2A/UPTD PPA.
Setelah pemeriksaan, seluruh santri dan pihak ponpes yang diperiksa telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat, meskipun pihak ponpes menyayangkan prosedur penggerebekan yang dinilai tidak humanis dan mendesak pengembalian barang-barang yang disita.
(Sumber: Yayasan Dakwah & Sosial Al-Mukmin / Rilis Resmi Pesantren)
Hesselink retweeted
Begini lho... thawaf itu ritual. Ritual itu terkait teologi (kredo) agama masing2. Namanya ritual, ada unsur faith-nya. Kalau lu bukan expert, apalagi bukan orang beragama, ngapain lu urusin? Lu tim medis jamaah hajinya?
Memang kalau bukan kosong, ternak rezim itu mah.
Hesselink retweeted
Yg bilang thawaf sbg aktivitas muter batu hitam itu cuma islamofobia di dunia maya.
FYI aja.
Hesselink retweeted
Feminis di X itu pada dasarnya adalah pembenci Islam.
Nggak akan mereka banyak bersuara soal ini karena korbannya Muslimah, bukan golongan kufur mereka.
Ya emang mau berharap apa? banci masuk toilet cewe dan lelaki menyamar pake hijab aja yang mereka bela malah si lakinya.
Sbg cowo gua juga sadar byk yg pinter cari uang, tp ga pinter dlm dapetin hal lain yg gaperlu uang sebenernya, kaya perhatian kalo mrk mau dpt itu, mesti keluar uang juga
Even yg ganteng pun kadang msh suka andelin uang utk dpt perhatian, yg padahal bisa dia dapet dgn gratis – at Cilandak, Indonesia
Kondisi negeri kaya gini knp yg dibebankan kesalahan banyak di orang2 yg bersyukur? Seakan2 krn orang2 bersyukur, ni negara jd ancur krn dianggapnya yg bersyukur ini pd ga melawan
Padahal yg destruktif itu orang2 yg ga pernah bersyukur sampe bakar hutan, korupsi, dzalim
Oiya bersyukur itu bukan berarti ga resah ya
Kita bersyukur bisa napas bisa makan, tp kita juga ttp kepikiran besok nasibnya gimana, tp ya balik lagi kita juga punya iman utk ga terlalu disetir sm keresahan
Hesselink retweeted
Polarisasi Politik di Indonesia itu sebenarnya bibit benih nya start waktu di Tahun 2012, Waktu itu Pak Jokowi maju Gubernur DKI Jakarta menggandeng Pak Ahok sebagai Wakil Gubernur juga
Waktu itu momen gong nya Rhoma Irama ngisi Ceramah Subuh bahwa jangan milih Gubernur Non Muslim (Ahok), Terus dulu itu banyak momen dimana ada coretan coretan Jakarta jangan dikuasai China
Nah dulu Pak Jokowi itu bisa menarik perhatian kelas bawah dan menarik perhatian Kelas Menengah khususnya yang progresif
Dan case kemenangan Jokowi Ahok dengan tagliine Jokowi Basuki - Jakarta Baru itu luar biasa
Dulu Tim nya Pak Jokowi itu ada Tim Sosmed yang aktif namanya JASMEV (Jokowi Ahok Social Media Volunteer), Zaman itu istilah Buzzer mulai merajalela kemana mana




































